Kamis, 21 September 2017

Resmikan Koridor 13, Djarot: Kita Harus Terima Kasih pada Ahok

Rabu, 16 Agustus 2017 | 18:31 WIB
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menggunting pita peresmian Koridor 13 Transjakarta di Halte Cipulir, Jakarta Selatan, 16 Agustus 2017. TEMPO/Friski Riana

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menggunting pita peresmian Koridor 13 Transjakarta di Halte Cipulir, Jakarta Selatan, 16 Agustus 2017. TEMPO/Friski Riana.

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta semua pihak berterimakasih pada mantan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang telah memutuskan membangun jalur layang Transjakarta Koridor 13. Jalur yang melayani rute Tendean-Ciledug itu diresmikan Rabu sore, 16 Agustus 2017 oleh Djarot Saiful Hidayat.

Menurut Djarot Saiful Hidayat, jalur layang sepanjang 9,4 kilometer tersebut diinisiasi oleh Ahok. "Pada saat merumuskan pengambilan keputusan untuk bangun Koridor 13 Ciledug-Tendean butuh keberanian dan dimulai oleh Pak Basuki. Kita harus terima kasih pada beliau. Ini sejarah," kata Djarot.

Baca juga: Warga Jakarta Antusias Jajal Bus Transjakarta Koridor 13

Djarot menuturkan, jalan layang yang mulai dibangun pada 2015 itu membutuhkan dana yang tak sedikit, yaitu Rp 2,3 triliun dan dikerjakan oleh empat konsorsium perusahaan BUMN. Lama pembangunannya, Djarot berujar, hanya sekitar 1 tahun karena menggunakan sistem design and build.

Meski belum sempurna, Djarot meminta agar bus tetap beroperasional melayani penumpang, sambil memperbaiki sarana dan prasarana di Koridor 13. Ia pun berjanji, semua fasilitas mulai lengkap pada akhir Desember 2017. Adapun kekurangan pada jalan layang tersebut ialah lampu penerangan jalan yang baru terpasang sebagian. Akibatnya, operasional bus hanya berlangsung 14 jam, yaitu mulai pukul 5 pagi hingga 7 malam.


Beroperasinya Koridor 13, Djarot mengungkapkan, juga bertujuan mendorong masyarakat menggunakan transportasi publik. "Sehingga mengubah perilaku dengan memberikan pelayanan yang bagus. Kami akan dorong masyarakat suka berjalan, bergerak. Jangan malas, karena akan banyak penyakit," ujarnya.

FRISKI RIANA


Selengkapnya
Grafis

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Tempat-tempat yang patut dikunjungi saat libur nasional tahun 2018, tamasya semakin asyik bila kita memperpanjang waktu istirahat dengan mengambil cuti.