Jumat, 22 September 2017

Djarot: Punya Garasi, Dapat STNK

Senin, 11 September 2017 | 15:11 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat saat wawancara dengan tim Majalah TEMPO. Maria Fransisca

Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat saat wawancara dengan tim Majalah TEMPO. Maria Fransisca.

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mensyaratkan warga DKI Jakarta harus memiliki garasi sebelum membeli kendaraan. "Orang mau punya mobil itu harus ada aturannya. Mereka harus menyediakan garasi," kata Djarot, Senin, 11 September 2017.

Menurut Djarot, syarat tersebut sudah diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi. Dengan demikian, ujar Djarot, warga yang ingin membeli mobil harus memberikan jaminan memiliki garasi. "Kami akan kerja sama dengan polda untuk penerbitan STNK (surat tanda nomor kendaraan bermotor)," ujar Djarot.

Baca: Atasi Parkir Liar, DKI akan Derek Mobil yang Tak Punya Garasi

Sebelum mengajukan penerbitan STNK ke kepolisian, Djarot menambahkan, warga diharuskan menyertakan surat jaminan kepemilikan garasi dari kelurahan setempat. "Mereka yang betul-betul punya garasi, mendapat STNK," tutur Djarot.

Djarot mengatakan perda tersebut digalakkan untuk mendorong warga Jakarta menggunakan angkutan umum. "Begitu transportasi sudah memadai, mereka kita dorong untuk ninggalin mobil atau sepeda motor di rumah masing-masing," ucap Djarot.

Sanksi bagi warga yang tidak memiliki garasi, kata Djarot, kendaraannya akan dikandangkan oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta. "Kita sudah mulai sosialisasikan, dan saya dengar dari Dinas Perhubungan ada beberapa yang dikandangkan," kata Djarot.

Baca juga: Perda Garasi, Lulung: Jangan Rakyatnya Digebukin Terus

Pasal 140 Peraturan Daerah nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi:
(1) Setiap orang atau badan usaha pemilik Kendaraan Bermotor wajib memiliki atau menguasai garasi.
(2) Setiap orang atau badan usaha pemilik Kendaraan Bermotor dilarang menyimpan Kendaraan Bermotor di ruang milik Jalan.
(3) Setiap orang atau badan usaha yang akan membeli Kendaraan Bermotor wajib memiliki atau menguasai garasi untuk menyimpan kendaraannya yang dibuktikan dengan surat bukti kepemilikan garasi dari Kelurahan setempat.
(4) Surat bukti kepemilikan garasi sebagaimana dimaksud pada ayat (3) menjadi syarat penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor.
(5) Ketentuan lebih lanjut mengenai kepemilikan Kendaraan Bermotor diatur dengan Peraturan Gubernur.

CHITRA PARAMAESTI | MUHAMMAD IRFAN AL AMIN

 


Selengkapnya
Grafis

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Tempat-tempat yang patut dikunjungi saat libur nasional tahun 2018, tamasya semakin asyik bila kita memperpanjang waktu istirahat dengan mengambil cuti.