Jumat, 22 September 2017

Polisi Segera Pra-Rekonstruksi Persekusi Terduga Pencuri Vape

Selasa, 12 September 2017 | 22:22 WIB
Suasana pembongkaran makam Abi Qowi Surapto untuk proses autopsi oleh tim penyidik Polda Metro Jaya dan tim forensik Rumah Sakit Polri di TPU Karet, Jakarta Utara, 12 September 2017. TEMPO/Ilham Fikri

Suasana pembongkaran makam Abi Qowi Surapto untuk proses autopsi oleh tim penyidik Polda Metro Jaya dan tim forensik Rumah Sakit Polri di TPU Karet, Jakarta Utara, 12 September 2017. TEMPO/Ilham Fikri.

TEMPO.CO, Jakarta - Polisi akan melakukan pra-rekonstruksi di dua tempat kejadian perkara terkait dengan dugaan persekusi terhadap Abi Qowi Suparto.

"Nanti, pra-rekonstruksi akan mengetahui peran yang satu dengan yang lain seperti apa," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Selasa, 12 September 2017.

Baca:

Persekusi Berujung Maut, Hasil Autopsi: Ada Bekas Pemukulan
Abi Tewas Dipersekusi Lewat Sayembara Pemilik Toko Vape

Argo mengatakan pra-rekonstruksi akan dilakukan setelah penyidik memeriksa para tersangka. Dua TKP yang akan digelar pra-rekonstruksi adalah toko Rumah Tua Vape di Tebet Raya, Jakarta Selatan, dan Rumah Tua Vape Pejompongan, Jakarta Pusat.

Abi, 20 tahun, meninggal di rumah sakit setelah mengalami pendarahan otak. Dia diduga dianiaya sekelompok orang yang menuduhnya mencuri sepaket vape seharga Rp 1,6 juta di toko Rumah Tua Vape, Tebet Raya.

Simak pula: Abi Qowi Tewas, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan Berencana


Sebelum dianiaya, Abi sempat diburu pemilik toko, Fachmi Kurnia Firmansyah, 39 tahun, yang juga menjadi pelaku penganiayaan. Pemilik toko Rumah Tua Vape itu mengunggah foto Abi di akun Instagram @rumahtuavape dan meminta bantuan orang-orang untuk mencarinya.

Saat ini, polisi telah menangkap lima orang yang diduga terlibat penganiayaan itu. Mereka adalah Rajasa Sri Herlambang, Fachmi Kurnia, Armyando Azmir, Aditya Putra Wiyanto, dan inisial PA. Mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka. Selain itu, polisi masih mengejar dua orang lagi yang diduga terlibat persekusi ini.

FRISKI RIANA


Selengkapnya
Grafis

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Tempat-tempat yang patut dikunjungi saat libur nasional tahun 2018, tamasya semakin asyik bila kita memperpanjang waktu istirahat dengan mengambil cuti.