Kamis, 21 September 2017

Reklamasi Jakarta: NJOP Pulau C dan D Murah, Ini Penjelasannya

Selasa, 12 September 2017 | 23:00 WIB
Foto salah satu pulau hasil reklamasi di Teluk Jakarta, Jakarta, 2 Agustus 2016. ANTARA/Sigid Kurniawan

Foto salah satu pulau hasil reklamasi di Teluk Jakarta, Jakarta, 2 Agustus 2016. ANTARA/Sigid Kurniawan.

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat telah menandatangani disposisi tentang nilai jual objek pajak (NJOP) pulau reklamasi C dan D. Angkanya hanya Rp 3,1 juta per meter persegi. Penetapan tersebut berdasarkan perhitungan dari Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta melalui Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).

"Saya sampaikan kepada BPRD, dasarnya adalah appraisal,” kata Djarot di Balai Kota Jakarta, Selasa, 12 September 2017. “Nanti kalau sudah dibangun (nilainya) beda lagi, kemurahan kalau seperti itu." 

Baca: Izin Reklamasi Pulau G Rumit, 8 Alasan Kenapa Dibatalkan

Menurut Djarot, angka NJOP tersebut berbeda dengan kawasan reklamasi lainnya, seperti Ancol dan Pantai Indah Kapuk yang berkisar Rp 15-20 juta. Perbedaan itu terjadi lantaran Pulau C dan D masih kosong dan belum ada bangunan. 

Djarot menegaskan, NJOP akan berubah seiring pembangunan yang akan berlangsung di sana. Apalagi, kata dia, nilai tersebut belum termasuk pajak bumi dan bangunan. Kalau pulau tersebut telah dibangun, harga akan berbeda tiap bidang dan petaknya.


Menurut Djarot, Pemerintah DKI Jakarta sudah menerima bea perolehan hak atas tanah dan bangunan dari PT Kapuk Naga Indah senilai Rp 400 miliar. Lahan reklamasi yang akan digarap di Pulau C seluas 109 hektare dan Pulau D 312 hektare. 

LARISSA HUDA


Selengkapnya
Grafis

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Tempat-tempat yang patut dikunjungi saat libur nasional tahun 2018, tamasya semakin asyik bila kita memperpanjang waktu istirahat dengan mengambil cuti.