Jumat, 22 September 2017

Kasus Debora, Ini Alasan RS Mitra Keluarga Belum Diberi Sanksi  

Rabu, 13 September 2017 | 11:50 WIB
Ilustrasi bayi dalam inkubator. shutterstock.com

Ilustrasi bayi dalam inkubator. shutterstock.com.

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto sudah menemukan pelanggaran yang dilakukan Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kalideres, Jakarta Barat, yang diduga menolak menangani bayi Debora. Dia menuturkan setidaknya sanksi administratif akan diberikan kepada rumah sakit itu.

"Kami sudah berikan data itu kepada tim untuk mengolah kira-kira apa kesalahannya dan sanksi apa yang bisa diberikan sesuai dengan aturan yang ada," kata Koesmedi, Rabu, 13 September 2017.

Koesmedi menyebutkan beberapa sanksi yang kemungkinan akan diterima RS Mitra Keluarga. "Kalau menurut aturan sih, mulai teguran lisan, teguran tertulis, denda, hingga pencabutan (izin)," ujarnya.

Baca: Tragedi Bayi Debora, Ini Temuan Dinas Kesehatan 

Tim yang akan merumuskan sanksi administratif terhadap RS Mitra Keluarga terdiri atas Kementerian Kesehatan, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, dan Dinas Kesehatan DKI. "Kan, itu banyak faktor yang harus diperhitungkan," ucapnya.

Faktor lokasi rumah sakit menjadi salah satu hal yang dipikirkan dalam pemberian sanksi. "Rumah sakit jauh di ujung. Masyarakat di situ enggak ada lagi tempat kalau rumah sakit itu ditutup," ujarnya.

Izin operasional rumah sakit, kata Koesmedi, berlaku lima tahun. Untuk perpanjangan izin tersebut, rumah sakit harus bergabung dengan BPJS. "Kemarin kan Pak Gubernur (Djarot Saiful Hidayat) sudah menyatakan semua rumah sakit harus mengikuti. Nanti kami pakai instruksi gubernur," tutur Koesmedi.

Baca: Kasus Bayi Debora, Dinkes Temukan 2 Kesalahan RS Mitra Keluarga

Pelanggaran yang dilakukan RS Mitra Keluarga terkait dengan kematian bayi Debora. Dinas Kesehatan DKI telah bertemu dengan manajemen rumah sakit. Dalam pertemuan itu disimpulkan, meninggalnya bayi berusia 4 bulan tersebut tu bukan lantaran keterlambatan penanganan medis oleh rumah sakit.

CHITRA PARAMAESTI

Baca juga: Tragedi Debora: 3 Hal Mengindikasikan Rumah Sakit Lalai









Selengkapnya
Grafis

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Tempat-tempat yang patut dikunjungi saat libur nasional tahun 2018, tamasya semakin asyik bila kita memperpanjang waktu istirahat dengan mengambil cuti.