Lakukan Kekerasan Seksual, Guru Ngaji Ditangkap  

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Senin, 4 Agustus 2014 15:12 WIB

Ilustrasi (atoday.com)

TEMPO.CO, Jakarta - MAF, seorang tokoh agama dan guru mengaji di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ditangkap petugas Buru Sergap Satuan Reserse Kriminal Polisi Resor Bogor. Sebab, pria 28 tahun itu diduga melakukan kejahatan seksual terhadap 14 santri.

"Semua korban merupakan santri pria dan merupakan anak di bawah umur," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polisi Resor Bogor Ajun Komisaris Didik Purwanto kepada Tempo, Senin, 4 Agustus 2014.

Kasus kejahatan seksual yang dilakukan tersangka terungkap dari laporan salah satu orang tua korban berinisial AL, 13 tahun. "Modus yang dilakukan tersangka kepada para korban yakni dengan cara meminta korban untuk memijatnya," ujarnya.

Karena diperintah guru, korban pun mengikutinya. Setelah itu, tersangka meminta korban untuk menginap di kamarnya. Pada Kamis, 31 Juli 2014, sekitar pukul 23.00 WIB, korban yang sedang tidur terbangun karena celananya dibuka oleh tersangka. "Bahkan tersangka mengangkat sarung yang dikenakan, lalu menggesekkan alat vitalnya ke badan AL," tuturnya.

Korban sempat akan berteriak dan berontak. Namun pelaku langsung mengancam akan membunuh korban jika berteriak. "Perbuatan bejat terhadap korban pun membuat tersangka orgasme. Korban tidak bisa teriak karena diancam oleh pelaku," kata Didik.

Beberapa hari setelah kejadian tersebut, orang tua AL melihat ada kejanggalan pada perilaku korban. Setelah dipaksa, AL bercerita tentang aksi gurunya itu. "Mendengar pengakuan AL, orang tuanya langsung melaporkan perbuatan kekerasan seksual tersebut ke petugas Polsek Cigudeg," ujarnya.

Didik menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap korban dan menangkap tersangka, petugas mengetahui bahwa ternyata korbanya lebih dari satu orang. "Dari hasil keterangan dan pengakuan ditambah lagi saat kasus ini mencuat, ternyata banyak santri yang mengaku menjadi korban kekerasan seksual tersangka. Jumlahnya mencapai 14 orang."

Lantaran rawan menjadi korban aksi massa akibat perbuatan bejatnya, tersangka langsung dibawa ke Mapolres Bogor untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. "Kasus ini ditangani oleh penyidik PPA Polres Bogor, dan tersangka sudah ditahan di sel Polres Bogor," tuturnya.

M. SIDIK PERMANA





Berita Terpopuler:
Komedian Mamiek Meninggal
Bagaimana ISIS Masuk Indonesia?
Gaya Asyik Polisi di Jembatan Comal
Jokowi Hadiri Syukuran Bareng Artis Salam Dua Jari









Advertising
Advertising

Berita terkait

10 Perilaku Pasangan yang Merendahkan Anda dan Hubungan, Jangan Ditoleransi

35 hari lalu

10 Perilaku Pasangan yang Merendahkan Anda dan Hubungan, Jangan Ditoleransi

Anda sering terluka atau mempertanyakan harga diri. Berikut perilaku pasangan yang menjadi sinyal Anda harus bersikap tegas dalam hubungan.

Baca Selengkapnya

Tanggapan Pihak Johnny Depp atas Tuduhan Pelecehan Verbal dari Lawan Mainnya

38 hari lalu

Tanggapan Pihak Johnny Depp atas Tuduhan Pelecehan Verbal dari Lawan Mainnya

Tanggapan Johnny Depp setelah dituduh melakukan pelecehan verbal terhadap lawan mainnya di lokasi syuting film Blow yang dirilis 23 tahun lalu.

Baca Selengkapnya

Mantan Produser Nickelodeon Minta Maaf Atas Perilakunya yang Diungkap Serial Quiet On Set

40 hari lalu

Mantan Produser Nickelodeon Minta Maaf Atas Perilakunya yang Diungkap Serial Quiet On Set

Mantan Produser Nickelodeon, Dan Schneider terseret kasus pelecehan, seksisme, rasisme, dan perlakuan tidak pantas terhadap artis cilik.

Baca Selengkapnya

Fakultas Filsafat UGM Dalami Dugaan Kekerasan Seksual Mahasiswa dengan Korban 8 Orang

41 hari lalu

Fakultas Filsafat UGM Dalami Dugaan Kekerasan Seksual Mahasiswa dengan Korban 8 Orang

Fakultas Filsafat UGM menunggu laporan dari para korban untuk penanganan yang lebih tepat dan cepat.

Baca Selengkapnya

Kilas Balik Kasus Pungli di Rutan KPK, Terbongkarnya Diawali Kejadian Pelecehan Seksual

43 hari lalu

Kilas Balik Kasus Pungli di Rutan KPK, Terbongkarnya Diawali Kejadian Pelecehan Seksual

KPK telah menetapkan 15 tersangka kasus pungutan liar di rumah tahanan KPK. Berikut kilas baliknya, diawali kejadian pelecehan seksual.

Baca Selengkapnya

Dugaan Pelecehan oleh Rektor Universitas Pancasila, Polisi Periksa 15 Saksi

54 hari lalu

Dugaan Pelecehan oleh Rektor Universitas Pancasila, Polisi Periksa 15 Saksi

Rektor Universitas Pancasila nonaktif Edie Toet Hendratno dilaporkan dua orang atas dugaan pelecehan

Baca Selengkapnya

Dugaan Pelecehan Seksual Oleh Dokter di Palembang, Pelapor akan Serahkan Barang Bukti

59 hari lalu

Dugaan Pelecehan Seksual Oleh Dokter di Palembang, Pelapor akan Serahkan Barang Bukti

Perkara dugaan pelecehan seksual oleh dokter di salah satu rumah sakit di Jakabaring, Palembang, terus bergulir di Polda Sumatera Selatan

Baca Selengkapnya

Datangi Polda, Rektor Universitas Pancasila Edie Toet Bantah Lakukan Pelecehan Seksual

29 Februari 2024

Datangi Polda, Rektor Universitas Pancasila Edie Toet Bantah Lakukan Pelecehan Seksual

Rektor Universitas Pancasila nonaktif, Edie Toet Hendratno, 72 tahun, memenuhi panggilan polisi untuk diperiksa di kasus dugaan pelecehan seksual

Baca Selengkapnya

Rektor Universitas Pancasila Diperiksa Hari Ini, Korban Bantah Ada Motif Politik

29 Februari 2024

Rektor Universitas Pancasila Diperiksa Hari Ini, Korban Bantah Ada Motif Politik

Pengacara rektor Universitas Pancasila menuding ada motif politik karena isu pelecehan seksual ini mencuat jelang pemilihan rektor.

Baca Selengkapnya

Yayasan Minta Rektor Universitas Pancasila Kooperatif Jalani Proses di Polisi soal Dugaan Pelecehan

27 Februari 2024

Yayasan Minta Rektor Universitas Pancasila Kooperatif Jalani Proses di Polisi soal Dugaan Pelecehan

Yayasan Universitas Pancasila meminta rektor nonaktif ETH kooperatif menjalani proses di kepolisian dalam kasus dugaan pelecehan seksual

Baca Selengkapnya