Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Desak Polisi Usut Anggota Polda Metro Jaya Pesta Narkoba Secara Terbuka, IPW: Terapkan Jargon Presisi

image-gnews
Sugeng Teguh Santoso. antaranews.com
Sugeng Teguh Santoso. antaranews.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso minta kepolisian terbuka dalam penanganan empat anggotanya yang kepergok pesta narkoba di Depok. Polisi harus menunjukkan tanggung jawab untuk memperbaiki institusi penegakan hukum itu.

“Dengan menerapkan jargon presisinya, yaitu transparansi,” kata Sugeng saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Sabtu sore, 27 April 2024.

Pada Jumat malam, 19 April 2024, ada lima polisi yang ditangkap dari sebuah rumah di RT 007 RW 01 Kelurahan Tugu, Cimanggis, Depok. Mereka adalah Brigadir Satu FAR, Briptu FAG, Briptu IR, Brigadir DW, dan Brigadir DP. Dari lima polisi itu, FAG, 30 tahun, dan FAR, 26 adalah saudara kandung. Mereka ditangkap di rumah orang tua FAG dan FAR.

Kelima polisi ini digrebek tim Unit Reserse Kriminal Polsek Sukmajaya, Depok. Dari hasil geledah, polisi menemukan barang bukti empat paket sabu di badan FAR. Polisi menemukan empat orang lainnya di dalam kamar. Mereka diduga sedang memakai sabu. Dugaan itu tambah kuat saat polisi menemukan alat isap (Bong) di rumah itu.

Empat di antara lima polisi itu adalah personel dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Sedangkan satu polisi lagi bertugas di Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Timur. Setelah tes urine, 4 orang positif narkoba dan 1 negatif.

Satu polisi yang tes urinenya negatif adalah Brigadir DW, personel Polres Metro Jakarta Timur. Dia telah dilepas dan kembali bertugas karena tidak terbukti menggunakan narkoba.   

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Ade Ary Syam Indradi, mengatakan kelima orang itu tengah diperiksa oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) dan Direktrat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Pemeriksaan itu bertujuan menggali dugaan pelanggaran kode etik, disiplin, dan penyalahgunaan narkoba.

“Mohon tunggu, sementara baru itu yang bisa kami sampaikan,” kata dia di Polda Metro Jaya, Kamis, 25 April 2024.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Menurut Sugeng, polisi harus segera menyampaikan hasil pemeriksaan Propam kepada publik, bukan hanya sekadar menjalankan program transparansi kepolisian. Polda Metro Jaya harus menyampaikan secara terbuka hasil pemeriksaan lima polisi yang diduga nyabu itu agar tidak menimbulkan prasangka buruk di tengah publik. “Bahwa polisi melindungi anggotanya,” ujar dia.

Bila pemeriksaan itu masih membutuhkan waktu, polisi tetap harus menyampaikan kepada masyarakat secara terbuka. Pertama, menyampaikan ke publik bahwa pemeriksaan kasus itu masih membutuhkan waktu.

Kedua, karena yang tertangkap adalah anggota polisi, mereka harus diberi sanksi berat. “Hukumannya harus lebih berat,” tutur dia.

Polisi yang kedapatan pesta narkoba itu harus dihukum lebih berat, karena mereka tahu bahwa mengonsumsi narkoba itu terlarang.

IPW juga menyinggung survei kepuasan masyarakat atas kinerja Polri capai 87,8 persen. Kepercayaan publik itu harus direspons Polri dengan transparansi. Jika kasus polisi pesta narkoba ini tidak ditangani secara transparan, masyarakat akan mempertanyakan komitmen institusi Polri melakukan penindakan kepada anggotanya.

Pilihan Editor: Dua Produser Program Televisi Korea Selatan yang Dibintangi Hyoyeon SNSD dan Dita Karang Dideportasi Imigrasi Bali

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Skandal Katrol Nilai di SMPN 19 Depok, Kepala Sekolah: Kami Siap dengan Konsekuensinya

2 menit lalu

Kepala SMP Negeri 19 Depok Nenden Eveline Agustina saat dikonfirmasi terkait cuci nilai rapor di SMPN 19 Depok, Jalan Leli, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Selasa, 16 Juli 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Skandal Katrol Nilai di SMPN 19 Depok, Kepala Sekolah: Kami Siap dengan Konsekuensinya

Kepala SMP Negeri 19 Kota Depok Nenden Eveline Agustina mengakui skandal katrol nilai 51 murid lulusan sekolahnya agar masuk SMA Negeri.


Polisi Tangkap Pengedar Narkoba di Bekasi, Sita Sabu 2 Kg dan Ekstasi. Modus Sistem Tempel

19 jam lalu

Ilustrasi penjahat narkoba. ANTARA/Galih Pradipta
Polisi Tangkap Pengedar Narkoba di Bekasi, Sita Sabu 2 Kg dan Ekstasi. Modus Sistem Tempel

Polisi amankan barang bukti narkoba yang disembunyikan di atas plafon rumah orang tua pelaku di wilayah Jatiasih, Kota Bekasi.


Dua Kurir Narkoba Ditangkap di Jakarta Utara, Polisi Amankan Sabu 5 Kilogram dan 20 Ribu Butir Ekstasi

1 hari lalu

Ilustrasi penjahat narkoba. TEMPO/Iqbal Lubis
Dua Kurir Narkoba Ditangkap di Jakarta Utara, Polisi Amankan Sabu 5 Kilogram dan 20 Ribu Butir Ekstasi

Kedua tersangka kurir narkoba terancam pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun.


Narkoba di Kampung Bahari, Jaringan Alex Bonpis si Pembeli Sabu Teddy Minahasa Masih Ada

1 hari lalu

Barang bukti ditampilkan saat konferensi pers terkait pengungkapan peredaran narkotika jenis sabu dan ekstasi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 15 Juli 2024. Dua pelaku berinisial IM (26) dan FAC (31) ditangkap dalam penggerebekan tersebut.  TEMPO/Martin Yogi Pardamean'
Narkoba di Kampung Bahari, Jaringan Alex Bonpis si Pembeli Sabu Teddy Minahasa Masih Ada

Polisi kembali menggerebek Kampung Bahari, Jakarta Utara, pada Sabtu pekan lalu


Depok Ungkap Kesepakatan Terkini di TPPAS Lulut-Nambo: Operasional Akhir Juli, 50 Ton Dulu untuk 4 Daerah

1 hari lalu

Foto udara Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut Nambo yang belum beroperasi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat 17 Mei 2024. Percepatan operasional TPPAS Lulut Nambo yang ditargetkan mampu mengolah 2.300 ton sampah perhari itu merupakan kepentingan lintas kabupaten/kota untuk  melayani empat wilayah lintas provinsi, yakni Kota/Kabupaten Bogor serta Kota Depok (Jawa Barat), dan Kota Tangerang Selatan (Banten) dan akan beroperasi pada Juni 2024 mendatang. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Depok Ungkap Kesepakatan Terkini di TPPAS Lulut-Nambo: Operasional Akhir Juli, 50 Ton Dulu untuk 4 Daerah

Dari kesepakatan kapasitas awal tersebut, Depok hanya dapat jatah 5 ton. Kapasitas TPPAS Lulut-Nambo perencanaannya sampai 2.300 ton per hari.


Wiz Khalifa Buka Suara Usai Ditangkap Atas Kepemilikan Ganja saat Tampil di Rumania

1 hari lalu

Penyanyi rap Wiz Khalifa berpose dengan dua penghargaan yang diraihnya, Top Hot 100 Song dan Top Rap Song untuk lagu
Wiz Khalifa Buka Suara Usai Ditangkap Atas Kepemilikan Ganja saat Tampil di Rumania

Rapper Wiz Khalifa ditangkap setelah ketahuan membawa 18 gram ganja dan mengkonsumsinya di atas panggung festival musik di Rumania.


Polres Metro Depok Gelar Operasi Patuh Jaya 2024, Ini Sasaran Pelanggaran dan Titik Lokasi Operasi

1 hari lalu

Petugas Kepolisian bertugas saat Operasi Patuh Jaya 2023 di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Senin 10 Juli 2023. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Polres Metro Depok Gelar Operasi Patuh Jaya 2024, Ini Sasaran Pelanggaran dan Titik Lokasi Operasi

Polres Metro Depok menggelar Operasi Patuh Jaya 2024 selama 2 pekan dari 15 hingga 28 juli 2024 mendatang.


Wakil Wali Kota Sebut Siapkan Subsidi untuk BISKITA Trans Depok

1 hari lalu

Penumpang saat menaiki Biskita Trans Depok di Terminal Depok Baru, Margonda, Depok, Jawa Barat, Minggu, 14 Juli 2024. Pada tahap awal, layanan Biskita Trans Depok akan melintasi 45 pemberhentian dengan pemberangkatan setiap 10 menit sekali. TEMPO/M Taufan Rengganis
Wakil Wali Kota Sebut Siapkan Subsidi untuk BISKITA Trans Depok

Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono mengajak warga untuk memaksimalkan keberadaan layanan Bus By the Service (BTS) BISKITA Trans Depok.


Lokasi Asrama Polri di Semarang Tempat 5 Polisi Ditangkap Karena Sunat Barang Bukti Sabu

1 hari lalu

Suasana Asrama Polisi Sendangmulyo Blok C Nomor 19 Kecamatan Tembalang Kota Semarang lokasi lima anggota polisi diduga salah gunakan barang bukti sabu pada Ahad, 14 Juli 2024. Tempo/Jamal Abdul Nashr
Lokasi Asrama Polri di Semarang Tempat 5 Polisi Ditangkap Karena Sunat Barang Bukti Sabu

Lima polisi di Semarang diduga menyunat jumlah barang bukti sabu, dari sejumlah tangkapan, yang diserahkan ke pimpinan atau penyidik.


Depok Akan Larang Secara Bertahap Angkot yang Sudah Uzur

1 hari lalu

Armada angkot AC saat uji coba di Terminal Jatijajar, Kecamatan Tapos, Depok, Jumat, 12 Juli 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Depok Akan Larang Secara Bertahap Angkot yang Sudah Uzur

Pemkot Depok tengah melakukan uji coba angkot AC dengan rute Terminal Depok-Terminal Jatijajar bertarif Rp 1.000 selama masa uji coba.