Dilarang Parkir, Angkot Jak Lingko Malah Mangkal di Stasiun MRT

Senin, 25 Maret 2019 18:33 WIB

Puluhan angkutan kota termasuk Jak Lingko masih parkir di badan Jalan R.A. Kartini di dekat Stasiun MRT Jakarta, 25 Maret 2019. Tempo/Imam Hamdi

TEMPO.CO, Jakarta - Puluhan angkutan umum termasuk angkot Jak Lingko masih parkir di Jalan R.A. Kartini di kawasan Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Senin, 25 Maret 2019.

Baca: Baru Diresmikan Jokowi, Stasiun MRT Bundaran HI Padat Penumpang

Selain angkot Jak Lingko, angkutan umum lain yang mangkal di badan jalan tersebut di antaranya angkot reguler, taksi, bus Damri, Transjabodetabek dan ojek online.

Penanggung Jawab Jak Lingko Jak3 rute Pondok Labu-Lebak Bulus, Ramli, mengatakan sulit untuk melarang angkot mikro Jak Lingko mangkal di badan Jalan R.A. Kartini. Alasannya, tidak ada lokasi lain yang disediakan pemerintah untuk mereka mangkal.

"Di mana lagi kami mangkal. Kalau ada lokasi lain kami bisa pindah," ucapnya di Jalan RA Kartini, Senin, 25 Maret 2019.

Angkutan kota dan armada Jak Lingko parkir di badan Jalan R.A. Kartini atau Jalan Ciputat Raya dekat Stasiun MRT dan Halte Transjakarta Lebak Bulus, Jakarta Selatan, 20 Maret 2019. Tempo/Imam Hamdi

Menurut Ramli, angkot mikro Jak Lingko terpaksa mangkal di dekat Stasiun MRT Lebak Bulus lantaran dibatasi kilometer. Setiap pengemudi hanya bisa jalan hingga 200 km per hari.

Satu pengemudi, kata dia, dibatasi antara tujuh sampai delapan rit atau perputaran angkot mengelilingi rutenya. "Para sopir juga pasti menolak untuk bekerja lebih jika tidak ada tambahan upah mereka," ujarnya.

Pemerintah, kata dia, menjanjikan bakal membangun terminal untuk angkutan umum di samping park and ride. Namun, kata dia, hingga saat ini belum diketahui kapan terminal itu akan dibangun.

"Sebelum ada tempat penampung sementara. Kami mau tidak mau parkir di sini (badan jalan)."

Advertising
Advertising

PT MRT Jakarta melarang angkutan umum, online maupun kendaraan pribadi parkir di sekitar stasiun Ratangga. Direktur Utama PT William Sabandar mengatakan pihaknya memberikan jarak radius 200 meter untuk setiap kendaraan menurunkan atau menaikan penumpang yang mau ke stasiun MRT.

"Baik pemberhantian mobil dan motor pribadi, ojek online, taksi tidak diperkenankan di area stasiun. Harus di luar stasiun yang berjarak 200 meter," kata William kepada wartawan di kantor MRT Jakarta gedung Wisma Nusantara, Jakarta Pusat, 22 Maret 2019.

William menuturkan saat ini pihaknya sedang membangun lokasi untuk menaikkan dan menurunkan penumpang ojek online di 13 stasiun MRT dari Lebak Bulus sampai Bundaran Hotel Indonesia. Menurut dia, warga bisa melihat lokasi naik dan turun penumpang ojek online di aplikasi MRT yang bisa diunduh di playstore maupun IOS.

Baca: Gojek Tetapkan Titik Jemput 200 Meter dari Stasiun MRT Jakarta

William berharap para driver ojek online maupun taksi bisa membantu memastikan kenyamanan di setiap stasiun dengan tidak parkir di dekat stasiun MRT. Apalagi sampai mangkal di pintu masuk stasiun. "Saya sudah berbicara dengan pihak Grab dan Gojek untuk membantu kami," ujarnya.

Berita terkait

Cerita Ahok Soal Ide Bangun Parkir Bawah Tanah Monas untuk Atasi Kemacetan Jakarta

19 jam lalu

Cerita Ahok Soal Ide Bangun Parkir Bawah Tanah Monas untuk Atasi Kemacetan Jakarta

Mantan Gubernur DKI Jakarta Ahok mengatakan konsep tempat parkir bawah tanah Monas ini sempat masuk gagasannya.

Baca Selengkapnya

Hari Buruh Internasional, Aksi Unjuk Rasa di Cikapayang Dago Park

2 hari lalu

Hari Buruh Internasional, Aksi Unjuk Rasa di Cikapayang Dago Park

Aliansi Buruh Bandung Raya melakukan unjuk rasa menyuarakan perjuangan mereka saat Hari Buruh Internasional atau May Day di Cikapayang Dago Park

Baca Selengkapnya

Momen Lebaran Terakhir Presiden Jokowi

25 hari lalu

Momen Lebaran Terakhir Presiden Jokowi

Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran tahun ini menjadi momen terakhir bagi Presiden Jokowi. Lantas, apa yang akan dilakukan oleh Jokowi?

Baca Selengkapnya

Menjelang Lebaran, Jokowi Bagikan Sembako ke Ojol hingga Warga Sekitar Istana

25 hari lalu

Menjelang Lebaran, Jokowi Bagikan Sembako ke Ojol hingga Warga Sekitar Istana

Presiden Jokowi membagikan 1.000 paket sembako untuk para pengemudi ojek online di depan Istana Kepresidenan, Jakarta.

Baca Selengkapnya

Nasib THR Ojol, Kenapa Justru Baru Dibahas setelah Lebaran?

27 hari lalu

Nasib THR Ojol, Kenapa Justru Baru Dibahas setelah Lebaran?

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mengatakan pembahasan tentang tunjangan hari raya (THR) untuk ojek online (Ojol) dibahas setelah Lebaran

Baca Selengkapnya

Libur Lebaran, Wisatawan di Yogyakarta Bisa Laporkan Aksi Nuthuk Lewat Medsos Pemerintah

28 hari lalu

Libur Lebaran, Wisatawan di Yogyakarta Bisa Laporkan Aksi Nuthuk Lewat Medsos Pemerintah

Tarif nuthuk di Yogyakarta bisa dikenai sanksi pidana karena masuk kategori pungutan liar.

Baca Selengkapnya

Mudik Lebaran 2024 Terbesar Sepanjang Sejarah, Ini Pedoman Istirahat di Rest Area yang Harus Diperhatikan

28 hari lalu

Mudik Lebaran 2024 Terbesar Sepanjang Sejarah, Ini Pedoman Istirahat di Rest Area yang Harus Diperhatikan

BPJT mengimbau masyarakat beristirahat di rest area paling lama 30 menit selama arus mudik Lebaran 2024.

Baca Selengkapnya

Perusahaan Menolak Beri THR Ojol, SPAI: Tidak Manusiawi, Kami Dipaksa Kerja saat Lebaran

30 hari lalu

Perusahaan Menolak Beri THR Ojol, SPAI: Tidak Manusiawi, Kami Dipaksa Kerja saat Lebaran

Perusahaan menolak memberi THR untuk pengemudi ojek online atau Ojol. SPAI menyebut insentif yang ditawarkan perusahaan tidak manusiawi.

Baca Selengkapnya

Viral Karcis Parkir Resmi Ditempeli Tambahan Biaya Titip Helm, Dishub Kota Yogyakarta Bakal Bertindak

31 hari lalu

Viral Karcis Parkir Resmi Ditempeli Tambahan Biaya Titip Helm, Dishub Kota Yogyakarta Bakal Bertindak

Dalam foto yang beredar, terdapat tambahan karcis tidak resmi untuk penitipan helm yang membuat tarif parkir di Yogyakarta membengkak.

Baca Selengkapnya

THR Ojol, Bukan Pegawai hingga Dorongan dari Komisi IX DPR

33 hari lalu

THR Ojol, Bukan Pegawai hingga Dorongan dari Komisi IX DPR

Analis ketenagakerjaan memandang pekerja ojek online dan kurir seharusnya memperoleh THR Lebaran. Apa alasannya?

Baca Selengkapnya