Cerita Detik-detik Pembakaran Pos Polisi Pejompongan

Selasa, 12 April 2022 13:20 WIB

Kondisi pos polisi Pejompongan yang dibakar massa pasca ricuh demonstrasi di depan gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Senin, 11 April 2022.[Tempo/Eka Yudha Saputra]

TEMPO.CO, Jakarta - Pos Polisi Pejompongan, Jakarta Pusat dibakar massa pada Senin, 11 April 2022. Saprudin, 23 tahun, yang berada tak jauh dari pos polisi saat kejadian menyebut para pelaku kebanyakan adalah remaja.

Mereka telah berkumpul di dekat Pos Polisi itu sejak demo mahasiswa yang digelar di depan Gedung DPR berlangsung.

"Saya dateng ke sini jam 1 mau kerja udah rame di sini. Sebelum ke sini pada ke DPR dulu, abis balik baru ke sini. Yang ke sini bukan mahasiswa. Tadi Magrib udah rame di sini," kata pria penjaga perlintasan kereta itu saat diwawancara pada Selasa, 12 April 2022.

Sebelum dibakar, Saprudin menyampaikan bahwa perusuh aksi demo 11 April 2022 itu sempat melempari Pos Polisi sebelum membakarnya. Polisi yang berada di dalam pos pun langsung kabur.

"Kemarin disambitin dulu sebelum dibakar. Polisi yang di dalam pada kabur," kata Saprudin.

Saprudin menyampaikan bahwa api yang membakar pos itu padam dengan sendirinya.

Para perusuh bubar setelah polisi mengejar dan menembakkan gas air mata ke arah mereka. Mereka berlarian ke arah Tanah Abang dan Karet.

"Massanya kabur ke arah Karet, katanya sampe Tanah Abang dikejar," kata Saprudin.

Saprudin menyampaikan bahwa aksi tersebut tidak mengganggu jalannya kereta rel listrik atau KRL. Namun sedikit membuat terlambat. "Enggak (mengganggu) tapi paling cuma terlambat aja," ujar Saprudin.

Haedar Fashal, 23 tahun, warga Pejompongan yang kebetulan saat kejadian lewat di Pos Polisi Pejompongan menyampaikan bahwa kejadian itu terjadi berawal dari bentrokan perusuh dengan Polisi.

Perusuh yang melemparkan petasan ke arah polisi dibalas dengan tembakan gas air mata oleh polisi.

"Kemarin kebetulan saya sempat lihat. Jadi kronologinya awalnya ada bentrokan antar polisi sama entah para demonstran atau apa pokoknya mereka bentrokan ada tembakan gas air mata. Beberapa massa aksi juga ngebales pake kembang api," kata Haedar.

Setelah polisi pergi, massa rupanya masih bertahan dan kemudian membakar Pos Polisi Pejompongan. Perusakan, kata dia, dilakukan dengan menggunakan bambu dan batu.

"Saya lihat pakai bambu terus dilempar batu juga pada akhirnya bareng-bareng mereka robohin plang presisi," kata Haedar.

Menurut Haedar, awalnya hanya ada lima orang saja yang memprovokasi. Akibatnya gerombolan remaja yang tengah berkumpul melakukan aksi anarkistis dan membakar Pos Polisi Pejompongan.

"Awalnya pokoknya mereka nyalain api atau entah mereka bakar sesuatu di dalam pake minyak tanah juga kayaknya terus ya udah jadi gede," kata Haedar.

Setelah membakar Pos Polisi, gerombolan remaja itu lalu berfoto ria di Pos Polisi yang terbakar. Para remaja ini juga membakar kursi yang ada di dalam pos itu.

"Sepi kemarin, kondisinya enggak ada satu pun polisi, polisi juga tadi sudah pada pergi setelah menembakkan gas air mata. Jadi mereka baru balik ke sini," kata Haedar.

Baca juga: Demo 11 April Sisakan Kerusakan di Ruang Terbuka Hijau Jakarta Pusat

Berita terkait

Modus Penggembosan Demo 11 April 2022 Mulai Ancaman, Peretasan hingga Buat BEM Tandingan

23 hari lalu

Modus Penggembosan Demo 11 April 2022 Mulai Ancaman, Peretasan hingga Buat BEM Tandingan

Apa saja upaya penggembosan yang dilancarkan menjelang demo 11 April 2022? Salah satu tuntutan mahasiswa saat itu tolak Jokowi 3 periode.

Baca Selengkapnya

Sederet Alasan DPR Enggan Pindah ke IKN: Aspirasi Rakyat Lebih Efektif Ketimbang ke Kalimantan

45 hari lalu

Sederet Alasan DPR Enggan Pindah ke IKN: Aspirasi Rakyat Lebih Efektif Ketimbang ke Kalimantan

Jakarta tetap menjadi ibukota legislasi, maka masyarakat akan lebih efektif dan efisien dalam menyampaikan aspirasi ketimbang harus ke IKN.

Baca Selengkapnya

Rangkaian Demo di Gedung DPR Sejak Awal Maret, Muncul Spanduk: Pecat Jokowi Tanpa Pesangon

46 hari lalu

Rangkaian Demo di Gedung DPR Sejak Awal Maret, Muncul Spanduk: Pecat Jokowi Tanpa Pesangon

Sejak awal Maret 2024, Gedung DPR beberapa kali menjadi tempat unjuk rasa terkait politik dinasti, pemakzulan Jokowi, Pemilu 2024. Ini rangkaiannya.

Baca Selengkapnya

Demo di DPR RI Hari Ini soal Pemakzulan Jokowi, Polisi Terjunkan 2.678 Personel

58 hari lalu

Demo di DPR RI Hari Ini soal Pemakzulan Jokowi, Polisi Terjunkan 2.678 Personel

Polres Jakarta Pusat menerjunkan 2.678 personel untuk menjaga demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR siang ini, Jumat, 8 Maret 2024

Baca Selengkapnya

5 Gerakan Mahasiswa Indonesia Terbesar Sepanjang Sejarah dan Pemicunya

5 Februari 2024

5 Gerakan Mahasiswa Indonesia Terbesar Sepanjang Sejarah dan Pemicunya

Gerakan mahasiswa muncul karena proses demokrasi dianggap tidak berjalan sebagai mana mestinya

Baca Selengkapnya

Videotron Prabowo-Gibran di Pos Polisi Semanggi, Pengelola: Klien yang Pilih

24 Desember 2023

Videotron Prabowo-Gibran di Pos Polisi Semanggi, Pengelola: Klien yang Pilih

Bawaslu DKI menyebut ada dugaan pelanggaran pemilu dalam iklan Prabowo-Gibran di videotron pos polisi Simpang Susun Semanggi

Baca Selengkapnya

Bawaslu DKI Bakal Tindaklanjuti Iklan Kampanye Prabowo-Gibran di Videotron Pos Polisi Semanggi

22 Desember 2023

Bawaslu DKI Bakal Tindaklanjuti Iklan Kampanye Prabowo-Gibran di Videotron Pos Polisi Semanggi

Bawaslu DKI Jakarta akan menindaklanjuti temuan iklan kampanye Prabowo-Gibran di videotron Pos Polisi Lalu Lintas Simpang Susun Semanggi.

Baca Selengkapnya

Jaga Sidang Tahunan MPR, Polda Metro Jaya Kerahkan 2.450 Personel Gabungan

16 Agustus 2023

Jaga Sidang Tahunan MPR, Polda Metro Jaya Kerahkan 2.450 Personel Gabungan

Polda Metro Jaya menerjunkan 2.450 personel gabungan terdiri atas Polri, TNI, dan unsur Pemerintah Daerah untuk mengamankan Sidang Tahunan MPR RI

Baca Selengkapnya

Tak Hanya Jadi Peternakan Tikus di Google Maps, Gedung DPR juga Pernah Dijual di Toko Online

4 Juli 2023

Tak Hanya Jadi Peternakan Tikus di Google Maps, Gedung DPR juga Pernah Dijual di Toko Online

Viral nama titik koordinat Gedung DPR di Google Maps diganti menjadi Kantor Petugas Partai hingga Perkumpulan Tikus Berdasi.

Baca Selengkapnya

Pos Polisi di Vietnam Ditembaki hingga Ada Korban Tewas, 16 Tersangka Ditangkap

12 Juni 2023

Pos Polisi di Vietnam Ditembaki hingga Ada Korban Tewas, 16 Tersangka Ditangkap

Penembakan pos polisi di Vietnam menyebabkan sejumlah korban tewas.

Baca Selengkapnya