Jakarta Kesulitan Cari Tambahan Ruang Terbuka Hijau

Reporter

Editor

Senin, 26 September 2011 20:48 WIB

TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO Interaktif, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengakui kesulitan mencari ruang untuk menambah Ruang Terbuka Hijau. Apalagi jika harus memenuhi standar penyediaan RTH sebanyak 30 persen dari luas ibukota.


Saat ini persentase RTH di Jakarta baru 9,8 persen. "Pesimistis untuk Jakarta. 30 persen itu kurang lebih 200 kilometer persegi atau 200 kali Monas" kata Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo di Jakarta, Senin 26 September 2011." Siapa yang mau khusus membebaskan tanah untuk menyediakan Ruang Terbuka Hijau di Jakarta?,"

Namun, optimisme Fauzi bertambah setelah adanya pembagian jelas penyediaan RTH dalam Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, dengan rincian 20 persen RTH Publik dan 10 persen RTH privat.


Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah DKI Jakarta Sarwo Handayani ada keterangan tambahan bahwa peyediaan 20 persen RTH publik sebanyak 14 persen harus disediakan publik (tanggung jawab Pemerintah) dan 6 persen milik privat yang dijadikan RTH Publik. "Tetapi kalau sekarang dibilang Jakarta rada sumpek ya memang kenyataannya seperti itu," katanya setengah bercanda.

Apalagi, kata Fauzi, Jakarta juga harus mencari ruang untuk menambah kebutuhan jalan. Saat ini persentase jalan Jakarta baru 6,2 persen dari kebutuhan jalan 12-15 persen. "Makanya berusaha menambah Flyover, mereplikasi di kota-kota lain seperti Tokyo yang membuat lalu lintas multilevel dengan jalan lapis lima," kata dia.

Untuk bisa mencapai jumlah RTH tersebut, Fauzi melanjutkan, Pemerintah Provinsi melakukan beberapa hal di antaranya memeberikan insentif untuk pihak atau pengembang yang ingin membuat rumah susun yang bisa dikontrol koefisien dasar bangunan untuk penyediaan ruang publik.

Selain itu, peningkatan kapasitas komunitas untuk memperbanyak bank sampah juga bisa digunakan untuk menambah Ruang Terbuka Hijau. "Dari 200 RW seharusnya bisa direplikasi hingga 7000 RW," katanya.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menyatakan Jakarta tidak layak huni jika dilihat dari ketersediaan RTHnya. Saat ini indeks RTH Jakarta hanya 6 meter persegi per orang, masih jauh dibanding indeks RTH dunia yang berkisar 11-134 meter persegi per orang. Saat ini kota-kota Asia lain seperti Hongkong, Nanjing, Shanghai, Singapura, Taipei, Kuala Lumpur, Seoul, Delhi, Karachi sudah lebih dari 15 meter persegi per orang.

ARYANI KRISTANTI

Berita terkait

Libur Lebaran 2024: 5 Rekomendasi Destinasi Wisata di Pekanbaru dan Sekitarnya

14 hari lalu

Libur Lebaran 2024: 5 Rekomendasi Destinasi Wisata di Pekanbaru dan Sekitarnya

Pekanbaru dan sekitarnya menawarkan pengalamanbaru bagi para wisatawan libur Lebaran 2024. Antara lain Istana Siak dan Asia Farm Pekanbaru.

Baca Selengkapnya

7 Destinasi Wisata Gratis di Hong Kong

38 hari lalu

7 Destinasi Wisata Gratis di Hong Kong

Kalau merencanakan perjalanan dengan tepat, wisatawan dapat merasakan banyak hal di Hong Kong dengan gratis.

Baca Selengkapnya

Heru Budi Beri Tiket Jalan-jalan Studi Banding ke Luar Negeri untuk Lurah dan Camat yang Giat Bikin Taman

23 November 2023

Heru Budi Beri Tiket Jalan-jalan Studi Banding ke Luar Negeri untuk Lurah dan Camat yang Giat Bikin Taman

Pj Gubernur DKI Heru Budi meminta lurah dan camat untuk giat dan berinovasi menata kawasan di wilayahnya jadi taman dan trotoar.

Baca Selengkapnya

Rekomendasi 5 Tempat Wisata Untuk Difabel di Surabaya, Apa Saja Fasilitasnya?

3 Oktober 2023

Rekomendasi 5 Tempat Wisata Untuk Difabel di Surabaya, Apa Saja Fasilitasnya?

Surabaya memiliki sejumlah destinasi wisata untuk difabel. Ini rekomendasi tempat wisata ramah difabel di Surabaya

Baca Selengkapnya

Tak Ingin RTH Kalijodo Disalahgunakan, Heru Budi Libatkan Warga Lakukan Pengawasan

17 September 2023

Tak Ingin RTH Kalijodo Disalahgunakan, Heru Budi Libatkan Warga Lakukan Pengawasan

RTH Kalijodo diharapkan dapat menjadi wadah bagi bibit baru atlet olahraga sepeda BMX dan skateboard yang bisa mewakili Jakarta.

Baca Selengkapnya

Tambah Ruang Terbuka Hijau, Pemprov DKI Terima Fasos dan Fasum 16,7 Hektare Senilai Rp 1,5 Triliun

16 September 2023

Tambah Ruang Terbuka Hijau, Pemprov DKI Terima Fasos dan Fasum 16,7 Hektare Senilai Rp 1,5 Triliun

Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta akan memperbaiki sekitar 6 hektar bangunan 23 ruang terbuka hijau (RTH).

Baca Selengkapnya

Heru Budi Pastikan TK Gedung Peluru tidak Digusur: Dari Awal Enggak Ada Niatan

11 September 2023

Heru Budi Pastikan TK Gedung Peluru tidak Digusur: Dari Awal Enggak Ada Niatan

Heru Budi menjelaskan Pemprov DKI ingin memperbaiki taman dan gedung agar lokasi di wilayah tersebut lebih luas, tidak menggusur TK Gudang Peluru

Baca Selengkapnya

Ruang Terbuka Hijau Masih Minim, Jakarta Terus Dirundung Udara Buruk

29 Agustus 2023

Ruang Terbuka Hijau Masih Minim, Jakarta Terus Dirundung Udara Buruk

DKI Jakarta hanya memiliki 5 persen ruang terbuka hijau. Jauh dari amanat undang-undang. Di sisi lain udara buruk terus menghantui

Baca Selengkapnya

Rapat Bersama Jokowi, Heru Budi Sampaikan Langkah Perbaikan Kualitas Udara Jakarta

15 Agustus 2023

Rapat Bersama Jokowi, Heru Budi Sampaikan Langkah Perbaikan Kualitas Udara Jakarta

Heru Budi sampaikan langkah-langkah terbaru untuk perbaiki kualitas udara Jakarta setelah mengikuti rapat bersama Jokowi di Istana Negara

Baca Selengkapnya

Cara Heru Budi Atasi Polusi Udara Jakarta: Tambah RTH, Tanam Pohon dan Bus Listrik

8 Juni 2023

Cara Heru Budi Atasi Polusi Udara Jakarta: Tambah RTH, Tanam Pohon dan Bus Listrik

Penjabat Gubernur Heru Budi Hartono mengatakan pihaknya serius membenahi polusi udara Jakarta.

Baca Selengkapnya