Bisnis Germo: 200 Pelacur Top Bertarif Rp 200 Juta

Reporter

Editor

Bobby Chandra

Minggu, 10 Mei 2015 06:15 WIB

Ilustrasi prostitusi. Irishexaminer.com

TEMPO.CO , Jakarta: Kepala Kepolisian Resor Jakarta Selatan Komisaris Besar Wahyu Adiningrat mengatakan tersangka mucikari Robby Abbas, 32 tahun, memiliki ratusan wanita panggilan kelas atas yang siap melayani para hidung belang di dalam dan luar negeri. Robby ditangkap saat bertransaksi dengan polisi yang menyamar menjadi pembeli jasa anak asuhnya di hotel mewah di Jakarta Selatan, Jumat malam. (Baca: Bisnis Wah Germo: Tawarkan Wanita dari Jakarta hingga Boston)

Dari pengakuan Robby, ucap Wahyu, transaksi jasa wanita panggilan ini sampai ke Boston, Amerika Serikat; Kuala Lumpur, Malaysia; hingga Bangkok, Thailand. Adapun jasa panggilan dalam negeri banyak dilakukan di Bali, Jakarta, dan Surabaya. "Ke luar negeri tarifnya Rp 80-200 juta ditambah tiket dan hotel. Ada 200 wanita yang ditawarkan," kata Wahyu di Polres Jakarta Selatan, Sabtu, 9 Mei 2015.

Wahyu menjelaskan para pengguna jasa wanita ini berasal dari berbagai profesi. Mereka dipastikan memiliki uang untuk membayar sesuai tarif. "Tersangka harus yakin yang pesan wanita itu punya uang. Makanya saat membayar uang muka mereka harus bertemu dan dibayar tunai," ujar dia. Untuk tarif puluhan hingga ratusan juta itu, para pemakai jasa pelacur itu memperoleh durasi waktu tiga jam. (Baca pula: Bisnis Wah Germo: Aneka Modus Tawarkan Pelacur Papan Atas)

Robby menawarkan wanita melalui alat komunikasinya. Ia diketahui tidak menawarkan para wanita panggilan melalui Internet atau situs online tertentu. Robby hanya bekerja sendiri dan tidak memiliki pekerjaan utama lainnya. "Kalau profesi khusus tidak ada karena dengan pekerjaan ini saja ia sudah sibuk. Pesanannya sehari sudah banyak," ucap Wahyu.

Polisi menangkap Robby dan seorang wanita berinisial AA, 22 tahun. Wahyu mengatakan Robby ditangkap di hotel bintang lima di Jakarta Selatan pada Jumat malam, 8 Mei 2015. "Penangkapan terkait pidana mucikari," kata Wahyu Hadiningrat. Menurut Wahyu, tersangka Robby ditangkap pada pertemuan kedua yang dilakukan antara polisi yang sedang menyamar itu dengan tersangka. Baca: Polisi Tangkap AA, Model Dewasa Bertarif Rp 80-200 Juta)

"Modusnya, tersangka menawarkan seseorang. Ketika kami mau pesan, kami harus memberi uang muka sebesar 30 persen dari nilai total. Lalu di pertemuan kedua langsung bayar lunas dan masuk kamar," kata Wahyu. Ia menambahkan, seusai pertemuan pertama, lokasi transaksi penggunaan jasa wanita ini akan ditentukan oleh tersangka Robby selaku mucikari.

Wahyu menjelaskan, tersangka menawarkan wanita panggilan dengan harga Rp 80-200 juta. Dari angka yang disepakati, tersangka Robby memperoleh bayaran sebanyak 30 persen. Akibat perbuatannya itu, kata Wahyu, tersangka dijerat dengan Pasal 296 dan Pasal 506 Kitab Undang-undang Hukum Pidana. Tersangka diancam dengan hukuman 1 tahun 6 bulan penjara. (Simak juga: Tak Cuma 200 Pelacur Wanita, Robby Juga Tawarkan Pria)

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Audie Latuheru mengatakan pihaknya menerima informasi praktek prostitusi kelas atas yang dikelola oleh Robby melalui laporan masyarakat. "Atas laporan itu kami berpura-pura memesan, melakukan penyamaran, dan bertemu untuk memberi uang muka," kata Audi di kantornya.

Informasi keberadaan wanita panggilan kelas atas ini beredar melalui pesan pendek atau pun besan BlackBerry dan promosi mulut ke mulut di kalangan tertentu. Pada pertemuan kedua, Robby ditangkap bersama wanita berinisial AA di hotel bintang lima di Jakarta Selatan, Jumat malam, 8 Mei 2015. Robby tertangkap basah sedang bertransaksi dengan seorang polisi yang menyamar.

AA ditangkap polisi ketika di dalam kamar, sedangkan Robby dicokok di lobi hotel mewah tersebut. "Makanya salah satu buktinya berupa pakaian dalam wanita," ujar Audi. Ia mengimbuhkan, dalam penangkapan ini kepolisian mengamankan barang bukti berupa bra bermotif renda warna hitam dan juga sebuah telepon seluler BlackBerry berwarna putih.

MAYA NAWANGWULAN | BC

Berita terkait

Mengenal Apa Itu Platonic Relationship dan Karakteristiknya

46 hari lalu

Mengenal Apa Itu Platonic Relationship dan Karakteristiknya

Platonic relationship adalah salah satu hubungan yang mengedepankan kedekatan tanpa gairah atau nafsu. Ini pengertian dan karakteristiknya.

Baca Selengkapnya

The Strained Joko Widodo and Megawati Relationship

2 Oktober 2023

The Strained Joko Widodo and Megawati Relationship

The relationship between President Joko Widodo and Megawati Soekarnoputri is becoming increasingly tense.

Baca Selengkapnya

Terjebak dalam Hubungan Tanpa Status, Hati-Hati Alami Situationship

13 Desember 2022

Terjebak dalam Hubungan Tanpa Status, Hati-Hati Alami Situationship

Situationship adalah kondisi yang menggambarkan hubungan tanpa status. Jika menjalani, siap terima konsekuensinya.

Baca Selengkapnya

Jangan Menyangkal Sakit Hati Dikhianati, Ayo Bangkit dan Pulihkan Diri

7 Agustus 2021

Jangan Menyangkal Sakit Hati Dikhianati, Ayo Bangkit dan Pulihkan Diri

Wajar jika kamu merasa sakit hati karena dikhianati. Tapi sampai batas mana sakit hati itu bersemayam di dalam dirimu?

Baca Selengkapnya

Terjebak dalam Hubungan Pertemanan yang Toxic, Lakukan 4 Langkah Berikut

22 Juli 2021

Terjebak dalam Hubungan Pertemanan yang Toxic, Lakukan 4 Langkah Berikut

Kita harus menjaga pikiran tetap sehat dan jernih selama pandemi Covid-19. Sebab itu, jangan ambil risiko membangun hubungan yang toxic.

Baca Selengkapnya

Sri Mulyani: Pemimpin Harus Masukkan Ego ke Lemari Es, Dikunci, Ditutup

6 Maret 2021

Sri Mulyani: Pemimpin Harus Masukkan Ego ke Lemari Es, Dikunci, Ditutup

Menteri Keuangan Sri Mulyani berbicara soal peran perempuan sebagai pemimpin.

Baca Selengkapnya

Antisipasi Jenazah Corona Dibawa Paksa, Polisi Jaga Rumah Sakit

9 Juni 2020

Antisipasi Jenazah Corona Dibawa Paksa, Polisi Jaga Rumah Sakit

Polrestabes Makassar menempatkan petugasnya di beberapa rumah sakit untuk mengantisipasi upaya paksa membawa jenazah pasien Covid-19

Baca Selengkapnya

Bom Meledak di Markas Polrestabes Medan Bikin Orang Berhamburan

13 November 2019

Bom Meledak di Markas Polrestabes Medan Bikin Orang Berhamburan

Panjaitan sempat menduga suara ledakan bom menjelang apel pagi itu bunyi trafo. "Saya kira trafo meledak." kata Panjaitan.

Baca Selengkapnya

Bunyi Bom di Markas Polrestabes Medan Sempat Diduga Trafo

13 November 2019

Bunyi Bom di Markas Polrestabes Medan Sempat Diduga Trafo

Bunyi ledakan bom itu membuat orang berlarian keluar dari halaman dalam Mako Polrestabes. "Apalagi saat ini sedang ramai mengurus SKCK."

Baca Selengkapnya

Bom Bunuh Diri Meledak di Mapolrestabes Medan Pagi Ini

13 November 2019

Bom Bunuh Diri Meledak di Mapolrestabes Medan Pagi Ini

Polisi mengamankan lokasi dan memasang garis pembatas di lokasi meledaknya bom itu.

Baca Selengkapnya