Gerebek Sabung Ayam Kelas Kakap, Polisi Ciduk 4 Anggota TNI  

Reporter

Editor

Anton Septian

Rabu, 30 Desember 2015 08:44 WIB

Pelaku sabung ayam di depok. TEMPO/Seno Aji

TEMPO.CO, Depok - Polisi menggerebek arena sabung ayam dan judi kelas kakap di Jalan Patoembak, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Pancoranmas, Selasa sore, 29 Desember 2015. Dalam penggerebekan tersebut, ada empat anggota Tentara Nasional Indonesia yang ikut diciduk.

Kepala Kepolisian Resor Kota Depok Komisaris Besar Dwiyono mengatakan 40 pejudi sabung ayam ditangkap di lokasi judi terbesar di Depok tersebut. Mereka kocar-kacir begitu ratusan polisi datang menggerebek. "Judi ini sangat terselubung di satu kawasan yang ditutupi tembok tinggi," ucap Dwiyono, Selasa, 29 Desember 2015.

Polisi mengetahui di lokasi itu terdapat arena judi sabung ayam kelas kakap dari laporan warga. Bahkan para pejudi yang datang ke lokasi itu sebagian besar menggunakan mobil. Selain dipakai untuk sabung ayam, lokasi tersebut sering dijadikan tempat judi koprok. "Diperkirakan perputaran duit di arena judi itu mencapai ratusan juta rupiah," ujarnya.

Lokasi judi tersebut berada di lahan seluas lebih dari 1 hektare yang ditutupi beton setinggi 6 meter. Di lahan itu terdapat puluhan truk puso besar yang parkir di dalam. Di lokasi tersebut terdapat tiga arena sabung ayam, satu di antaranya berukuran 10 x 10 meter.

IMAM HAMDI




Berita terkait

7 Cara Berhenti dari Kecanduan Judi Online

9 hari lalu

7 Cara Berhenti dari Kecanduan Judi Online

PPATK menemukan bahwa 3,2 juta warga Indonesia menjadi pemain judi online dengan perputaran uang mencapai Rp 100 triliun. Ini 7 cara berhenti main judi online.

Baca Selengkapnya

3,2 Juta Pemain Judi Online di Indonesia, Kenali Modus, Kategori, dan Sanksi Hukumnya

9 hari lalu

3,2 Juta Pemain Judi Online di Indonesia, Kenali Modus, Kategori, dan Sanksi Hukumnya

Data PPATK menunjukkan sekitar 3,2 juta warga Indonesia yang bermain judi online. Berikut modus, kategori, dan jerat pasal hukum di KUHP dan UU ITE.

Baca Selengkapnya

Alasan PKS Usung Kader Internal di Pilkada 2024 Kota Depok

10 hari lalu

Alasan PKS Usung Kader Internal di Pilkada 2024 Kota Depok

Imam Budi Hartono akan melanjutkan RPJMD Kota Depok 2021-2026 jika terpilih pada Pilkada 2024.

Baca Selengkapnya

Golkar Jajaki Koalisi dengan PKS Hadapi Pilkada Depok 2024

23 hari lalu

Golkar Jajaki Koalisi dengan PKS Hadapi Pilkada Depok 2024

Ketua DPD Golkar Kota Depok Farabi A. Arafiq telah bertemu dengan Ketua DPD PKS Kota Depok Imam Budi Hartono untuk menjajaki koalisi di Pilkada Depok.

Baca Selengkapnya

Penggerebekan Lapak Diduga Tempat Perjudian di Ciracas, Tak Ada Penjudi yang Tertangkap

35 hari lalu

Penggerebekan Lapak Diduga Tempat Perjudian di Ciracas, Tak Ada Penjudi yang Tertangkap

Polisi sudah mengidentifikasi sejumlah warga di sekitar lokasi perjudian itu untuk mencari pemilik atau bandar lapak judi tersebut.

Baca Selengkapnya

Demi Capai 40 Juta Wisatawan Asing, Thailand Berencana Legalkan Kasino

35 hari lalu

Demi Capai 40 Juta Wisatawan Asing, Thailand Berencana Legalkan Kasino

Legalisasi perjudian pernah dibahas di Thailand di masa lalu, namun belum bisa dilaksanakan karena penolakan publik.

Baca Selengkapnya

Thailand Berencana Legalisasi Kasino untuk Tingkatkan Pemasukan dan Lapangan Kerja

36 hari lalu

Thailand Berencana Legalisasi Kasino untuk Tingkatkan Pemasukan dan Lapangan Kerja

Perdana Menteri Thailand Srettha Thavisin mengatakan jika disahkan oleh parlemen, undang-undang kasino akan menghasilkan lebih banyak lapangan kerja

Baca Selengkapnya

Cina Larang Warganya Berjudi di Singapura, Apa Sebabnya?

45 hari lalu

Cina Larang Warganya Berjudi di Singapura, Apa Sebabnya?

Cina melarang warganya main judi di Singapura, yang memiliki dua kasino mewah.

Baca Selengkapnya

Bruno Mars Diduga Terjerat Utang, Apa Tanggapan MGM?

46 hari lalu

Bruno Mars Diduga Terjerat Utang, Apa Tanggapan MGM?

Bruno Mars diduga terjerat utang perjudian. MGM sudah menanggapi tudingan itu. Apa katanya?

Baca Selengkapnya

Polri Sebut Ada 1.673 Gangguan Kamtibmas, Ada Tren Penurunan

48 hari lalu

Polri Sebut Ada 1.673 Gangguan Kamtibmas, Ada Tren Penurunan

Dari catatan Polri pada Kamis lalu, ada 25 orang meninggal, 30 luka berat, dan 262 orang luka ringan akibat kecelakaan.

Baca Selengkapnya