Jaksa Minta Polisi Lengkapi Bukti Kasus Mirna

Reporter

Editor

Alia fathiyah

Selasa, 26 Januari 2016 19:14 WIB

Kolase Wayan Mirna Salihin. Sumber: Facebook

TEMPO.CO, Jakarta -Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti mengatakan bahwa dari ekspose bukti dan hasil penyidikan kematian Wayan Mirna Salihin di Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta, terdapat berkas yang harus dilengkapi penyidik.

"Sejauh ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) sudah mantap dengan kemungkinan yang kami (penyidik) kemukakan, tapi ada kelengkapan yang harus kami penuhi lagi," ujar Krishna di markas Polda Metro Jaya pada Selasa, 26 Januari 2016.

Krishna yang baru kembali dari Kejati di Kuningan, Jakarta Selatan ke kantornya sekitar pukul 15.30 WIB itu mengatakan bahwa koordinasi dengan JPU sudah terlaksana sesuai ketentuan.

"Kami sudah berkoordinasi, semua berdasarkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang sudah dikirim. Kami juga berdiskusi dan memaparkan semua temuan selama penyidikan," kata dia.

Kelengkapan yang kurang tersebut, kata Krishna, berupa berkas keterangan dari tiga orang ahli yang tak dia sebut identitasnya. "Intinya keterangan ahli harus kami penuhi, pemeriksaan saksi lanjutan juga masih ada."

Saat diminta membeberkan identitas tiga orang ahli yang harus dilengkapi keterangannya, Krisna mengatakan bahwa hal tersebut merupakan urusan internal yang tal bisa dibeberkan ke publik.

Penyidik Dirkrimum Polda Metro Jaya mendatangi Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta di Kuningan, Selasa, 26 Januari 2016. Penyidik memaparkan hasil penyidikan dan alat bukti terkait kasus Mirna ke JPU.

"Koordinasi penyidik dan JPU saat ini untuk menghindari bolak baliknya berkas perkara saat sudah naik sidang," ujar Kepala Penerangan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Waluyo Yahya, Selasa, 26 Januari 2016.

Waluyo belum mau menyampaikan alat bukti dan bahan pemaparan apa yang dibawa penyidik Polda ke Kejaksaan Tinggi. "Intinya ini untuk koordinasi polisi dan kejaksaan sebelum berkas naik ke pengadilan," kata dia Selasa pagi.

YOHANES PASKALIS

Berita terkait

Suami Mutilasi Istri di Ciamis, Polisi Siapkan Tim Khusus Periksa Kejiwaan Tarsum

6 jam lalu

Suami Mutilasi Istri di Ciamis, Polisi Siapkan Tim Khusus Periksa Kejiwaan Tarsum

Tarsum mengakui telah membunuh dan memutilasi istrinya sendiri

Baca Selengkapnya

Terkuak, Alasan Ayah di Bekasi Hantam Anak Kandung dengan Linggis Hingga Tewas

7 jam lalu

Terkuak, Alasan Ayah di Bekasi Hantam Anak Kandung dengan Linggis Hingga Tewas

Seorang ayah di Bekasi berinsial N, 61 tahun, menghantam anak kandungnya sendiri berinisial C, 35 tahun menggunakan linggis hingga tewas.

Baca Selengkapnya

Polisi Duga Suami Mutilasi Istri di Ciamis Karena Depresi Masalah Ekonomi

11 jam lalu

Polisi Duga Suami Mutilasi Istri di Ciamis Karena Depresi Masalah Ekonomi

Polres Ciamis Jawa Barat, belum dapat memastikan motif pembunuhan dan mutilasi oleh suami ke istri di Dusun Sindangjaya.

Baca Selengkapnya

Ayah di Bekasi Hantam Anak dengan Linggis Hingga Tewas Gara-gara Cekcok Urusan Menantu

12 jam lalu

Ayah di Bekasi Hantam Anak dengan Linggis Hingga Tewas Gara-gara Cekcok Urusan Menantu

Keributan antara bapak dan anak di Bekasi ini dipicu urusan menantu, atau istri dari korban. Si anak minta ayannya mencari keberadaan sang istri.

Baca Selengkapnya

Kanada Tuntut Tiga Tersangka Pembunuhan Pemimpin Sikh, Diduga Terkait India

16 jam lalu

Kanada Tuntut Tiga Tersangka Pembunuhan Pemimpin Sikh, Diduga Terkait India

Polisi Kanada pada Jumat menangkap dan mendakwa tiga pria India atas pembunuhan pemimpin separatis Sikh Hardeep Singh Nijjar tahun lalu.

Baca Selengkapnya

Mayat Perempuan dalam Koper, Pelaku Pembunuhan dan Korban Telah Dua Kali Berhubungan Intim

1 hari lalu

Mayat Perempuan dalam Koper, Pelaku Pembunuhan dan Korban Telah Dua Kali Berhubungan Intim

Pelaku pembunuhan dan korban telah dua kali berhubungan intim. Permintaan korban untuk segera dinikahi membuat pelaku marah.

Baca Selengkapnya

Kasus Mayat dalam Koper, Pelaku dan Korban Sempat Bertemu di Kantor Sebelum ke Hotel

1 hari lalu

Kasus Mayat dalam Koper, Pelaku dan Korban Sempat Bertemu di Kantor Sebelum ke Hotel

Polisi menyatakan kronologi kasus mayat dalam koper bermula ketika pelaku bertemu korban di kantor.

Baca Selengkapnya

Suami Mutilasi Istri di Ciamis, Potongan Tubuh Dikumpulkan di Depan Rumah Warga

1 hari lalu

Suami Mutilasi Istri di Ciamis, Potongan Tubuh Dikumpulkan di Depan Rumah Warga

Seorang suami memutilasi istrinya. Pelaku diduga mengalami gangguan jiwa.

Baca Selengkapnya

Kasus Mayat dalam Koper, Pelaku Pakai Uang Kantor Sebesar Rp 7 Juta

1 hari lalu

Kasus Mayat dalam Koper, Pelaku Pakai Uang Kantor Sebesar Rp 7 Juta

Pelaku kasus mayat dalam koper gunakan uang kantornya sebesar Rp 7 juta untuk kabur.

Baca Selengkapnya

Kasus Mayat dalam Koper, Polisi Sebut Korban Sempat Minta Dinikahi Pelaku

1 hari lalu

Kasus Mayat dalam Koper, Polisi Sebut Korban Sempat Minta Dinikahi Pelaku

Polisi mengungkap motif pembunuhan kasus mayat dalam koper.

Baca Selengkapnya