Menteri Susi: Pemda Jakarta Malah Memperburuk Manajemen Air

Kamis, 17 Maret 2016 18:13 WIB

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti saat memberikan kuliah umum dihadapan mahasiswa Harvard Kennedy School of Government, Universitas Harvard, Boston, AS, 7 Maret 2016. kkpnews.kkp.go.id

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti angkat bicara soal manajemen pengaturan air di Jakarta. Ia mengatakan program yang dilakukan Pemerintah DKI Jakarta justru memperburuk keadaan. “Semuanya ditangani secara serba teknis, tak memperhatikan ekologi lingkungannya,” katanya di Gedung OLVEH di kawasan Kota Tua, Kamis, 17 Maret 2016.

Dalam diskusi yang berjudul “Penurunan Tanah dan Kenaikan Air Laut—Ancaman Terhadap Jakarta”, Susi menjelaskan, pembuatan sodetan sungai menyebabkan kecepatan aliran air meningkat. Kondisi ini membuat aliran melaju dengan mudah dari hulu ke hilir tanpa pelambatan yang dihasilkan dari kontur sungai yang berkelok-kelok. Artinya, daya gerus sungai yang mengikis tepi sungai juga semakin besar.

Semakin lancarnya aliran air, menurut Susi, juga muncul karena tepi sungai diturap. Air tidak sempat lagi mampir dan terserap oleh pohon-pohon di tepi sungai. Lantaran kecepatan air yang tinggi, daerah muara air sungai di laut juga semakin luas. Rencana pembuatan pulau reklamasi berpotensi membuat aliran tadi memantul dan kembali ke daratan berupa banjir.

Susi mengatakan pembuatan sodetan itu tak dibarengi dengan pembuatan daerah tangkapan air atau flood plain. Padahal desain pembangunan Kota Jakarta semestinya memiliki banyak reservoir. Menurut dia, kesulitan pemerintah menyediakan lahan untuk flood plain bisa diatasi dengan membebaskan lahan di wilayah Jawa Barat atau Banten, seperti Kota Tangerang atau Kabupaten Tangerang.

Susi juga menyoroti kurangnya penghijauan di Jakarta. Sebuah pulau, kata Susi, bisa tetap terapung karena memiliki banyak pohon yang berfungsi menyerap air layaknya spons. Penebangan yang bersifat masif membuat menurunnya permukaan tanah. Sebab, tak ada pohon yang menahan air. “Semakin tinggi pohon-pohon di satu pulau, semakin besar daya apungnya,” katanya.

Di sela-sela diskusi, Susi memperingatkan peserta. Dia mengatakan pendapatnya tak berhubungan dengan situasi politik di Jakarta yang sedang menyambut pemilihan gubernur pada 2017 mendatang. “It’s nothing to do with politics. Saya berbicara sebagai pengamat lingkungan,” kata Susi sambil tertawa.

LINDA HAIRANI

Berita terkait

63 Tahun Bank DKI, Profil Bank Peraih The Best Performance Bank untuk Kategori BPD 2023

17 hari lalu

63 Tahun Bank DKI, Profil Bank Peraih The Best Performance Bank untuk Kategori BPD 2023

Bank DKI merupakan bank yang memiliki status BUMD. Didirikan sejak 11 April 1961, kepemilikan saham Bank DKI dipegang Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Baca Selengkapnya

Terpopuler: Sri Mulyani Tanggapi Ramai Barang Bawaan ke Luar Negeri, THR Jokowi dan Ma'ruf Amin

34 hari lalu

Terpopuler: Sri Mulyani Tanggapi Ramai Barang Bawaan ke Luar Negeri, THR Jokowi dan Ma'ruf Amin

Berita terpopuler bisnis pada Senin, 25 Maret 2024, dimulai dari respons Sri Mulyani Indrawati soal ramai pembahasan barang bawaan ke luar negeri.

Baca Selengkapnya

Terkini: Nilai THR Jokowi dan Ma'ruf Amin, Kisah Sri Mulyani Dirayu Susi Pudjiastuti Pulang ke Indonesia

34 hari lalu

Terkini: Nilai THR Jokowi dan Ma'ruf Amin, Kisah Sri Mulyani Dirayu Susi Pudjiastuti Pulang ke Indonesia

Berita terkini: Berapa nilai THR yang diterima Jokowi dan Ma'ruf Amin? Kisah Sri Mulyani saat dirayu Susi Pudjiastuti untuk pulang ke Indonesia.

Baca Selengkapnya

Cerita Sri Mulyani Dibujuk Susi Pudjiastuti Pulang ke Indonesia Menjadi Menkeu

34 hari lalu

Cerita Sri Mulyani Dibujuk Susi Pudjiastuti Pulang ke Indonesia Menjadi Menkeu

Sri Mulyani bercerita pertemuan dia dengan Susi Pudjiastuti yang membujuknya pulang ke Indonesia menjadi Menteri Keuangan.

Baca Selengkapnya

Uji Coba Account Based Ticketing di MRT, LRT, dan Transjakarta, Bagaimana Mekanismenya?

54 hari lalu

Uji Coba Account Based Ticketing di MRT, LRT, dan Transjakarta, Bagaimana Mekanismenya?

Bagaimana mekanisme penerapan tiket berbasis akun atau Account Based Ticketing di MRT, LRT, dan Transjakarta?

Baca Selengkapnya

Terkini: Wanti-wanti Susi Pudjiastuti soal Makan Siang Gratis Prabowo, Investor Pertanyakan Kelanjutan IKN

18 Februari 2024

Terkini: Wanti-wanti Susi Pudjiastuti soal Makan Siang Gratis Prabowo, Investor Pertanyakan Kelanjutan IKN

Berita terkini bisnis pada siang ini dimulai dari Susi Pudjiastuti yang mengingatkan soal program makan siang gratis Prabowo-Gibran.

Baca Selengkapnya

Susi Pudjiastuti Setuju Subsidi BBM Dialihkan untuk Makan Siang Gratis: Asalkan Anggarannya Tidak Disunat

18 Februari 2024

Susi Pudjiastuti Setuju Subsidi BBM Dialihkan untuk Makan Siang Gratis: Asalkan Anggarannya Tidak Disunat

Melalui kicauannya di media sosial X, Susi Pudjiastuti mengaku lebih setuju subsidi BBM dialihkan untuk makan siang gratis anak-anak di sekolah.

Baca Selengkapnya

Begini Cara Kerja TPS 3R yang Mampu Mengolah 50 Ton Sampah Per Hari

16 Februari 2024

Begini Cara Kerja TPS 3R yang Mampu Mengolah 50 Ton Sampah Per Hari

Pengolahan sampah berbasis reduce-reuse-recycle atau yang populer disebut TPS 3R bisa mengolah sekitar 50 ton sampah per hari.

Baca Selengkapnya

Susi Pudjiastuti Tolak Keras Rencana Ekspor Benih Lobster: Ini Program Hulurisasi

8 Februari 2024

Susi Pudjiastuti Tolak Keras Rencana Ekspor Benih Lobster: Ini Program Hulurisasi

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menolak keras rencana pemerintah membuka kembali keran ekspor benih lobster atau benur.

Baca Selengkapnya

Setahun Pilot Susi Air Disandera TPNPB-OPM, Begini Kondisinya Saat Ini

6 Februari 2024

Setahun Pilot Susi Air Disandera TPNPB-OPM, Begini Kondisinya Saat Ini

TPNPB-OPM menyatakan belum melepaskan pilot Susi Air lantaran pemerintah Indonesia dan pemerintah Selandia Baru belum mau berbicara dengan mereka.

Baca Selengkapnya