Penahanan Jessica Diperpanjang, Ayah Mirna Cek ke Polda  

Reporter

Rabu, 30 Maret 2016 05:34 WIB

Ayah Wayan Mirna, Edi Darmawan Salihin, ketika datang ke Polda Metro Jaya. TEMPO/Ridian Eka Saputra

TEMPO.CO, Jakarta - Edi Darmawan Salihin mendatangi kantor Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya untuk mengetahui perkembangan terakhir penyidikan kepolisian atas kematian anaknya, Wayan Mirna Salihin, yang tewas pada 6 Januari 2016. Ternyata Edi Darmawan sudah mengetahui perihal Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta yang belum menyatakan P21 atas berkas penyidikan kematian Mirna, dan tindak lanjut pihak kepolisian untuk memperpanjang masa tahanan Jessica yang telah ditetapkan sebagai pembunuh Mirna sejak 29 Januari lalu.

Menurut Edi, tak kunjung selesainya berkas perkara pembunuhan Mirna oleh pihak kejaksaan merupakan kehati-hatian pihak jaksa karena hukuman yang dibebankan kepada Jessica sangat berat. "Kapolda bilang kan, ini hukumannya tinggi. Jadi Pak Jaksa yang mulia ingin supaya lebih detail, ya, cuma satu dua clue saja yang harus dilengkapi semacam itu. Tapi ya insya Allah semuanya selesai," kata Edi Darmawan Salihin di Mapolda Metro Jaya, Selasa, 29 Maret 2016.

Meski begitu, Edi tetap optimistis penyidik akan dapat mengumpulkan berkas seperti yang diminta kejaksaan dalam waktu kurang dari 120 hari dari seluruh masa penahanan Jessica yang diberikan pihak jaksa. "Ya kelengkapan-kelengkapan jaksa (harus dilengkapi). Enggak banyak, itu kan biasa-lah, kan jaksa harus sempurna. Titik komanya harus jelas," katanya.

Hingga saat ini Edi masih berpegang pada keyakinannya sejak awal bahwa Jessica-lah yang diduga kuat telah membunuh anaknya, Mirna, dengan cara mencampurkan racun sianida ke dalam es kopi Vietnam yang dipesan Jessica untuk Mirna. Meski demikian, hingga saat ini tak sekalipun Jessica mengakui hal tersebut.

"Bukti kurang kuat gimana? Kan Om udah jelasin semua. Beberapa kali pemaparan kan sudah jelas. Intinya anak saya dibeliin minum sama dia (Jessica), di dalamnya ada sianida, mati nih anak (Mirna). Enggak ada orang lain lagi. Nah jawab aja sendiri siapa (yang membunuh)," ucap Edi.

DESTRIANITA K.

Berita terkait

Kasus Mayat dalam Koper Bali, Tersangka Sempat Berupaya Hilangkan Barang Bukti

2 hari lalu

Kasus Mayat dalam Koper Bali, Tersangka Sempat Berupaya Hilangkan Barang Bukti

Tersangka kasus mayat dalam koper di Bali berupaya menghilangkan barang bukti.

Baca Selengkapnya

Pembunuhan Mayat dalam Koper Terjadi Juga di Bali, Saksi Pergoki Pelaku Penuh Bercak Darah

2 hari lalu

Pembunuhan Mayat dalam Koper Terjadi Juga di Bali, Saksi Pergoki Pelaku Penuh Bercak Darah

Selain di Bekasi, kasus pembunuhan mayat dalam koper juga terjadi di Kuta, Bali

Baca Selengkapnya

Suami Mutilasi Istri di Ciamis, Polisi Siapkan Tim Khusus Periksa Kejiwaan Tarsum

2 hari lalu

Suami Mutilasi Istri di Ciamis, Polisi Siapkan Tim Khusus Periksa Kejiwaan Tarsum

Tarsum mengakui telah membunuh dan memutilasi istrinya sendiri

Baca Selengkapnya

Terkuak, Alasan Ayah di Bekasi Hantam Anak Kandung dengan Linggis Hingga Tewas

2 hari lalu

Terkuak, Alasan Ayah di Bekasi Hantam Anak Kandung dengan Linggis Hingga Tewas

Seorang ayah di Bekasi berinsial N, 61 tahun, menghantam anak kandungnya sendiri berinisial C, 35 tahun menggunakan linggis hingga tewas.

Baca Selengkapnya

Polisi Duga Suami Mutilasi Istri di Ciamis Karena Depresi Masalah Ekonomi

2 hari lalu

Polisi Duga Suami Mutilasi Istri di Ciamis Karena Depresi Masalah Ekonomi

Polres Ciamis Jawa Barat, belum dapat memastikan motif pembunuhan dan mutilasi oleh suami ke istri di Dusun Sindangjaya.

Baca Selengkapnya

Ayah di Bekasi Hantam Anak dengan Linggis Hingga Tewas Gara-gara Cekcok Urusan Menantu

2 hari lalu

Ayah di Bekasi Hantam Anak dengan Linggis Hingga Tewas Gara-gara Cekcok Urusan Menantu

Keributan antara bapak dan anak di Bekasi ini dipicu urusan menantu, atau istri dari korban. Si anak minta ayannya mencari keberadaan sang istri.

Baca Selengkapnya

Kanada Tuntut Tiga Tersangka Pembunuhan Pemimpin Sikh, Diduga Terkait India

2 hari lalu

Kanada Tuntut Tiga Tersangka Pembunuhan Pemimpin Sikh, Diduga Terkait India

Polisi Kanada pada Jumat menangkap dan mendakwa tiga pria India atas pembunuhan pemimpin separatis Sikh Hardeep Singh Nijjar tahun lalu.

Baca Selengkapnya

Mayat Perempuan dalam Koper, Pelaku Pembunuhan dan Korban Telah Dua Kali Berhubungan Intim

3 hari lalu

Mayat Perempuan dalam Koper, Pelaku Pembunuhan dan Korban Telah Dua Kali Berhubungan Intim

Pelaku pembunuhan dan korban telah dua kali berhubungan intim. Permintaan korban untuk segera dinikahi membuat pelaku marah.

Baca Selengkapnya

Kasus Mayat dalam Koper, Pelaku dan Korban Sempat Bertemu di Kantor Sebelum ke Hotel

3 hari lalu

Kasus Mayat dalam Koper, Pelaku dan Korban Sempat Bertemu di Kantor Sebelum ke Hotel

Polisi menyatakan kronologi kasus mayat dalam koper bermula ketika pelaku bertemu korban di kantor.

Baca Selengkapnya

Suami Mutilasi Istri di Ciamis, Potongan Tubuh Dikumpulkan di Depan Rumah Warga

3 hari lalu

Suami Mutilasi Istri di Ciamis, Potongan Tubuh Dikumpulkan di Depan Rumah Warga

Seorang suami memutilasi istrinya. Pelaku diduga mengalami gangguan jiwa.

Baca Selengkapnya