Bus Dek Rendah, Pengganti Kopaja dan Metro Mini di Jakarta

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Senin, 3 Oktober 2016 20:58 WIB

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Minister for European Unio Affairs and TradeAnn Linde menjajal bus Transjakarta baru merek Scania tipe lower deck entry K250 yang diproduksi oleh PT United Tractors di Halaman Balai Kota, 3 Oktober 2016. TEMPO/Larissa

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjajal bus Transjakarta baru merek Scania tipe lower deck entry K250 yang diproduksi oleh PT United Tractors. Ahok menuturkan bus baru itu nantinya akan menggantikan bus-bus reguler non busway di Jakarta.

"Bus kayak Metromini, Kopami, Kopaja kami mau singkirkan semua. Kami mau ganti dengan bus model ini yang lowerdeck," kata Ahok di Balai Kota, Senin, 3 Oktober 2016.

Bus tersebut dinilai Ahok lebih ramah terhadap penyandang disabilitas. Pasalnya, bus baru ini memiliki dek rendah atau lower deck sehingga tidak menyulitkan penumpang karena harus naik tangga yang tinggi. Kondisi bus seperti itu memudahkan penyandang disabilitas untuk menikmati bus di Jakarta.

"Ini bus yang kami harapkan adalah standar dunia. Jakarta enggak pernah punya bus yang standar dunia, yang lowerdeck kayak gini. Kita selalu naik atau memanjat," kata Ahok.


Simak: Ratna Sarumpaet: Jokowi Tak Peduli Rakyat Diinjak Sama Ahok!

Ahok mengatakan hingga akhir tahun ini setidaknya Transjakarta akan mendatangkan 150 bus merek Scania dan 150 bus merek dari Eropa lainnya. Kedatangan bus itu sekaligus mendukung rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperlebar banyak trotoar di Jakarta.

Ahok meminta seluruh pengusaha bus di Jakarta untuk bergabung dengan Transjakarta. Perusahaan bus itu nantinya akan dibayar rupiah per kilometer dengan menggunakan subsidi berupa publicservice obligation atau PSO. Jika perusahaan tersebut tidak mau bergabung, Ahok menjamin mereka akan bangkrut. "Jakarta kami maunya busnya bagus semua lah. Jadi orang bule kalau datang ke Jakarta juga kaget. Masa' melihat Metromini melulu," kata Ahok.

Baca: Alot, Rapat Kerja Komisi XI Soal Privatisasi BUMN Diskors

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Budi Kaliwono mengatakan harga bus tersebut Rp 2,5 miliar. Adapun anggarannya berasal dari Pemprov DKI Jakarta dalam bentuk penyertaan modal pemerintah (PMP). "Ada dana dari PMP 2014-2016. Total itu ada Rp 2,2 triliun. Kami sudah pakai sebagian, sisanya ini kami pakai untk pengadaan bus ini semua," ujar Budi.

LARISSA HUDA


Berita terkait

Ahok Masuk Bursa Cagub DKI dari PDIP Selain Risma, Andika Perkasa, dan Basuki Hadimuljono

2 hari lalu

Ahok Masuk Bursa Cagub DKI dari PDIP Selain Risma, Andika Perkasa, dan Basuki Hadimuljono

PDIP mulai menjaring empat nama yang akan menjadi calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta. Lantas, siapa saja bakal cagub DKI Jakarta yang diusung PDIP?

Baca Selengkapnya

Selain Galih Loss, Ini Daftar Kasus Dugaan Penistaan Agama di Indonesia

4 hari lalu

Selain Galih Loss, Ini Daftar Kasus Dugaan Penistaan Agama di Indonesia

Kasus yang menjerat Galih Loss menambah daftar panjang kasus penistaan agama di Indonesia.

Baca Selengkapnya

Gaya Ahok, Anies, dan Heru Budi Tangani Banjir di DKI Jakarta

33 hari lalu

Gaya Ahok, Anies, dan Heru Budi Tangani Banjir di DKI Jakarta

Banjir melanda sebagian wilayah di DKI Jakarta kerap terjadi berulang kali. Berikut gaya gubernur DKI menyikapi banjir di wilayahnya.

Baca Selengkapnya

Mereka yang Dijerat Kasus Penistaan Agama, Ahok hingga Panji Gumilang Pimpinan Ponpes Al Zaytun

33 hari lalu

Mereka yang Dijerat Kasus Penistaan Agama, Ahok hingga Panji Gumilang Pimpinan Ponpes Al Zaytun

Berikut sederet kasus penistaan agama yang dijatuhkan vonis untuk Ahok, Arya Wedakarna, dan terakhir Panji Gumilang Pimpinan Ponpes Al Zaytun.

Baca Selengkapnya

81 Tahun Ma'ruf Amin, Berikut Jalan Politiknya dan Pernah Punya Story dengan Ahok

48 hari lalu

81 Tahun Ma'ruf Amin, Berikut Jalan Politiknya dan Pernah Punya Story dengan Ahok

Ma'ruf Amin berusia 81 tahun pada 11 Maret ini. Berikut perjalanan politiknya hingga menjadi wapres, sempat pula berseteru dengan Ahok.

Baca Selengkapnya

Ramai Soal KJMU, Apa itu Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul yang Diinisiasi Ahok dan Diteruskan Anies Baswedan?

51 hari lalu

Ramai Soal KJMU, Apa itu Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul yang Diinisiasi Ahok dan Diteruskan Anies Baswedan?

Ramai di media sosial soal Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul yang disebut diberhentikan sepihak oleh Pemprov DKI Jakarta. Apa beda KJMU dan KJP Plus?

Baca Selengkapnya

Jika Ahok Berminat Maju di Pilkada DKI Jakarta, Status Mantan Narapidana Bisa Mengganjalnya? Ini Kata UU Pilkada

52 hari lalu

Jika Ahok Berminat Maju di Pilkada DKI Jakarta, Status Mantan Narapidana Bisa Mengganjalnya? Ini Kata UU Pilkada

Pengamat politik Adi Prayitno sebut nama Ahok dan Anies Baswedan masih kuat di Jakarta. Bagaimana dengan Ridwan Kamil?

Baca Selengkapnya

69 Tahun Deddy Mizwar, Perjalanan Karir Jenderal Nagabonar dari Aktor hingga Politisi

52 hari lalu

69 Tahun Deddy Mizwar, Perjalanan Karir Jenderal Nagabonar dari Aktor hingga Politisi

Menjadi politisi sambil tetap aktif dalam dunia film. Begini perjalanan Deddy Mizwar menapaki dua bidang yang berbeda tersebut.

Baca Selengkapnya

Pengamat soal Tokoh yang Cocok Maju Pilkada DKI 2024: Anies dan Ahok Masih Kuat

57 hari lalu

Pengamat soal Tokoh yang Cocok Maju Pilkada DKI 2024: Anies dan Ahok Masih Kuat

Pengamat politik mengatakan Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok masih memiliki suara kuat di Jakarta.

Baca Selengkapnya

Di TPS Ahok, Ganjar-Mahfud Unggul dengan 113 Suara

14 Februari 2024

Di TPS Ahok, Ganjar-Mahfud Unggul dengan 113 Suara

Paslon Ganjar-Mahfud memimpin suara di TPS tempat Ahok menyalurkannhak suara.

Baca Selengkapnya