Diduga Cakar Polisi, Dora Natalia Diperiksa Pengawas MA

Reporter

Rabu, 14 Desember 2016 17:25 WIB

Seorang polisi lalu lintas Aiptu Sutisna dianiaya oleh seorang wanita ketika melakukan tugas di Jalan Jatinegera Barat, Jakarta Timur. ISTIMEWA

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pengawasan Mahkamah Agung masih memeriksa pegawai di lembaganya, Dora Natalia Singarimbun, yang diduga mencakar polisi lalu lintas. “Mulai kemarin sore hingga kini masih diperiksa oleh Bawas,” kata Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung Ridwan Mansyur kepada Tempo, Rabu, 14 Desember 2016.

Ridwan mengatakan belum ada laporan dari Bawas mengenai pemeriksaan terhadap pegawai Eselon IV tersebut. Selain Dora, kata dia, Badan Pengawasan akan memeriksa atasan Dora dan orang lain yang berkaitan dengan peristiwa penyerangan terhadap Ajun Inspektur Satu Sutisna itu.

Baca: Polantas Dicakar Pengguna Jalan, Polisi Akan Periksa Pelaku

Menurut Ridwan, hasil pemeriksaan oleh Bawas akan dilaporkan ke pemimpin Mahkamah Agung. Laporan tersebut berisi rekomendasi sanksi disiplin pegawai yang akan dijatuhkan kepada Dora. Sanksinya bisa ringan, sedang, dan berat, seperti pemberhentian tidak hormat. “Kami belum tahu sanksinya apa, belum berani spekulasi,” kata Ridwan.

Nama Dora Natalia Singarimbun tengah hangat diperbincangkan. Pegawai MA itu diduga menyerang seorang polisi satuan lalu lintas BKO Trans Jakarta terekam dalam video berdurasi 51 detik. Video tersebut tersebar luas di dunia maya dan mengundang reaksi beragam dari netizen. Peristiwa itu terjadi di depan Santa Maria, Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur, pada beberapa waktu lalu.

Baca: Raih Penghargaan, Ini Kata Polisi yang Dicakar Pegawai MA

Dora, yang keluar dari mobil bernomor polisi B-1257-PRY, tak henti-henti memukul Sutisna sambil mengaku bekerja di Mahkamah Agung. Tak hanya memukul dan mencakar, Dora juga berulang kali menarik baju dan rompi Sutisna hingga kancingnya terlepas. Setelah peristiwa tersebut, Sutisna pun melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polres Jakarta Timur.

FRISKI RIANA

Baca juga:
Tersangka Bom Panci, Kenal Ajaran Radikal Lewat Facebook
Terjawab, Kenapa Payung Presiden Jokowi Berwarna Biru



Berita terkait

Siap-siap, Ada 60 Ribu Formasi CPNS MA dan Kejagung 2024

1 jam lalu

Siap-siap, Ada 60 Ribu Formasi CPNS MA dan Kejagung 2024

Kemenpan RB menyiapkan jumlah formasi yang cukup besar bagi kejaksaan agung dan MA untuk formasi rekrutmen CPNS pada tahun ini.

Baca Selengkapnya

Tak Hadir Sidang Etik Dewas KPK, Nurul Ghufron Bilang Sengaja Minta Penundaan

23 jam lalu

Tak Hadir Sidang Etik Dewas KPK, Nurul Ghufron Bilang Sengaja Minta Penundaan

Nurul Ghufron mengatakan tak hadir dalam sidang etik Dewas KPK karena sengaja meminta penundaan sidang.

Baca Selengkapnya

Pimpinan Mahkamah Agung Diduga Ditraktir Pengacara, Komisi Yudisial Terjunkan Tim Investigasi

1 hari lalu

Pimpinan Mahkamah Agung Diduga Ditraktir Pengacara, Komisi Yudisial Terjunkan Tim Investigasi

Komisi Yudisial masih memverifikasi laporan dugaan pelanggaran kode etik pimpinan Mahkamah Agung

Baca Selengkapnya

Australia dan Indonesia Dukung Perempuan dalam Peradilan

3 hari lalu

Australia dan Indonesia Dukung Perempuan dalam Peradilan

Mahkamah Agung Indonesia saat ini memiliki representasi perempuan tertinggi di antara lembaga penegak hukum di Indonesia.

Baca Selengkapnya

Makna Dissenting Opinion dan Final and Binding dalam Putusan MK

8 hari lalu

Makna Dissenting Opinion dan Final and Binding dalam Putusan MK

Putusan MK dengan 3 hakim MK opsi dissenting opinion merupakan final and binding dalam aturan konstitusi. Apa artinya?

Baca Selengkapnya

Mahkamah Agung Bebaskan Dua Petani Desa Pakel Banyuwangi, Permohonan Kasasi Dikabulkan

8 hari lalu

Mahkamah Agung Bebaskan Dua Petani Desa Pakel Banyuwangi, Permohonan Kasasi Dikabulkan

Tim advokasi akan menunggu pemberitahuan resmi dari MA untuk mengeluarkan dua petani Desa Pakel yang permohonan kasasinya dikabulkan.

Baca Selengkapnya

KPK Limpahkan Berkas Perkara Hakim Agung Gazalba Saleh ke Pengadilan

9 hari lalu

KPK Limpahkan Berkas Perkara Hakim Agung Gazalba Saleh ke Pengadilan

KPK melimpahkan berkas perkara Hakim Agung Gazalba Saleh yang terlibat dugaan gratifikasi dan TPPU ke Pengadilan Tipikor.

Baca Selengkapnya

Profil Gayus Lumbuun, Ketua Tim Hukum PDIP yang Minta KPU Tunda Penetapan Prabowo-Gibran

9 hari lalu

Profil Gayus Lumbuun, Ketua Tim Hukum PDIP yang Minta KPU Tunda Penetapan Prabowo-Gibran

Ketua Tim Hukum PDIP Gayus Lumbuun minta KPU menunda penetapan prabowo-Gibran sebagai presiden dan wakil presiden terpilih Pilpres 2024. Ini Profilnya

Baca Selengkapnya

Hakim Agung Suharto Terpilih sebagai Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial

10 hari lalu

Hakim Agung Suharto Terpilih sebagai Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial

Hakim Agung Suharto terpilih sebagai Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial menggantikan Sunarto.

Baca Selengkapnya

KPK Eksekusi Bekas Hakim Prasetyo Nugroho ke Lapas Sukamiskin

14 hari lalu

KPK Eksekusi Bekas Hakim Prasetyo Nugroho ke Lapas Sukamiskin

KPK mengeksekusi bekas hakim Prasetyo Nugroho ke Lapas Sukamiskin, Bandung dalam perkara suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).

Baca Selengkapnya