Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kronologi Lengkap Penjambretan di CFD Sudirman, dari Perencanaan hingga Pelaku Tertangkap

Reporter

Editor

Febriyan

image-gnews
Foto dua penjambret yang beraksi saat car free day (CFD) dan menjadi viral di sosial media. Kedua pelaku sempat kabur ke Sukabumi setelah mengetahui wajahnya terjepret kamera fotografer. Instagram/AsnanFoto
Foto dua penjambret yang beraksi saat car free day (CFD) dan menjadi viral di sosial media. Kedua pelaku sempat kabur ke Sukabumi setelah mengetahui wajahnya terjepret kamera fotografer. Instagram/AsnanFoto
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Polda Metro Jaya berhasil menangkap 2 pelaku penjambretan saat hari bebas kendaraan atau Car Free Day di Jalan Jendral Sudirman, Jakarta Pusat, Ahad 16 Juni 2024. Kedua pelaku yang aksinya viral di media sosial  bernama Husna Akbar Nurjamana alias Uus (23) dan Mochamad Rizki alias Jeding (21). 

Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Wira Satya Triputra, menyatakan kedua pelaku sudah merencanakan aksi tersebut sejak dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB. Mereka sempat berkomunikasi melalui aplikasi pesan Facebook. "HAN dan MR sepakat melakukan kejahatan di daerah Sudirman," kata Wira di Polda Metro Jaya pada Kamis, 4 Juli 2024.

Keduanya, menurut Wira, tiba di lokasi sejak pukul 05.10 WIB. Mereka kemudian melakukan pemantauan dengan berkeliling sambil mencari mangsa. Sesampainya di sekitar Hotel Sahid Jaya, keduanya pun menemukan seorang warga yang tengah menikmati CFD dengan berjogging. “Pelaku mengincar korban yang sedang jogging sambil memegang handphone,” kata Wira.

Setelah mengidentifikasi korbannya, Uus yang mengendarai motor kemudian memberitahukan Jeding yang berperan sebagai eksekutor. Uus lantas bergegas mengendarai motornya menuju korban sambil memberitahukan kepada Jeding. “Pak, depan tuh pak orangnya. Pak, tembak pak,” ujar Uus kepada Jeding seperti ditirukan Wira.

Mereka berhasil merampas satu ponsel milik korban dengan merk Vivo warna hitam. Keduanya langsung melarikan diri setelah berhasil mendapatkan ponsel, namun aksinya terekam kamera seorag warga. "Sehingga kejadian tersebut viral,” ujar Wira.  

Setelah kasus itu viral, kata Wira, polisi pun langsung mengidentifikasi kedua penjambret tersebut. Berhasil mengetahui identitas mereka, polisi bergerak ke kediaman mereka.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Namun, Uus dan Jeding sadar jika aksi mereka viral dan sempat melarikan diri menghindar dari penangkapan. Polisi tidak menemukan Uus di kediamannya di daerah Jakarta Barat. Polisi baru berhasil menangkap Uus pada 18 Juni lalu di rumah pamannya di Kampung Cangkring, Bekasi. 

Sementara pengejaran terhadap Jeding sedikit lebih lama. Penelusuran polisi di kediannya di kawasan Jakarta Utara tak berbuah hasil. Dia disebut sempat melarikan diri Ciawai dan Bekasi. Jeding akhirnya tertangkap di di Terminal Baru Surade, Sukabumi pada 1 Juli 2024 sekitar pukul 05.30 WIB.

Atas aksi penjambretan itu Polda Metro Jaya menjerat Uus dan Jeding dengan Pasal 363 ayat (1) ke-4 huruf e Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun.

KEZIA KRISAN

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Polisi Bubarkan Judi Sabung Ayam di Bekasi, 70 Orang Diringkus

2 hari lalu

Ilustrasi seorang penjudi di tempat sabung ayam di Haiti. AP/Ricardo Arduengo
Polisi Bubarkan Judi Sabung Ayam di Bekasi, 70 Orang Diringkus

Praktik judi sabung ayam ini dilakukan di tempat yang tersembunyi dan juga tertutup di Jatimekar, Bekasi.


Polda Metro Catat 25.827 Pelanggaran dalam Operasi Patuh Jaya 2024 Sampai Hari ke-7

2 hari lalu

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menjawab pertanyaan media saat konferensi pers terkait pengungkapan peredaran narkotika jenis sabu dan ekstasi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 15 Juli 2024. Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menggerebek sebuah gudang penyimpanan narkotika jenis sabu dan pil ekstasi di wilayah Cilincing, Jakarta Utara. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Polda Metro Catat 25.827 Pelanggaran dalam Operasi Patuh Jaya 2024 Sampai Hari ke-7

Sebanyak 25.827 pelanggaran lalu lintas selama tujuh hari penyelenggaraan Operasi Patuh Jaya 2024, mayoritas terjaring melalui tilang elektronik


Fakta-fakta Wacana Ganjil Genap 24 jam di Jakarta

2 hari lalu

Petugas kepolisian melarang pengendara mobil berplat nomor genap memasuki Jalan MH Thamrin di kawasan Bundaran Monas, Jakarta, Jumat, 13 Agustus 2021. Pemprov DKI Jakarta menerapkan sistem ganjil genap di delapan ruas jalan di Jakarta pada pukul 06.00-20.00 WIB. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Fakta-fakta Wacana Ganjil Genap 24 jam di Jakarta

Ganjil genap 24 jam pernah diusulkan oleh salah satu angggota DPRD DKI Jakarta. Berikut fakta-fakta soal wacana tersebut.


Polisi Kantongi Identitas Pengirim Paket 30 Kg Ganja ke Tanjung Priok: Bernama Bhegeng

3 hari lalu

Polisi menyita barang bukti narkoba jenis ganja yang disimpan di rumah pelaku di Tanjung Priok, Jakarta Utara.ANTARA/HO-Polda Metro Jaya
Polisi Kantongi Identitas Pengirim Paket 30 Kg Ganja ke Tanjung Priok: Bernama Bhegeng

Bhegeng masuk ke dalam DPO karena kirim paket 30 kilogram ganja dari Medan.


Paket 30 Kilogram Ganja di Tanjung Priok Diduga untuk Diedarkan di Jakarta

3 hari lalu

Polisi menyita barang bukti narkoba jenis ganja yang disimpan di rumah pelaku di Tanjung Priok, Jakarta Utara.ANTARA/HO-Polda Metro Jaya
Paket 30 Kilogram Ganja di Tanjung Priok Diduga untuk Diedarkan di Jakarta

Paket ganja tersebut berasal dari Medan dan rencananya akan diedarkan di Jakarta.


Usut Pembunuhan Petugas TPST Bantargebang, Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

3 hari lalu

Sejumlah petugas menggunakan eskavator melakukan  proses pendinginan TPST (Tempat Pembuangan Sampah Terpadu) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Minggu 29 Oktober 2023. Menurut keterangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta sebanyak 19 mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan api pada kebakaran yang terjadi pada pukul 13.30 WIB dan penyebab kebakaran di zona 2 TPST tersebut masih dalam penyelidikan. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah
Usut Pembunuhan Petugas TPST Bantargebang, Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

Polisi telah mengerahkan anjing pelacak untuk mengusut dugaan pembunuhan petugas TPST Bantargebang.


Berkas Perkara Firli Bahuri Masih Mandek di Polda Metro Jaya

3 hari lalu

Pertemuan Firli Bahuri dengan Syahrul.
Berkas Perkara Firli Bahuri Masih Mandek di Polda Metro Jaya

Polda Metro Jaya terakhir kali mengirim berkas perkara Firli Bahuri ke Kejaksaan Tinggi Jakarta pada Januari lalu.


Polisi Tangkap 2 Penerima Paket Ganja Seberat 30 Kilogram di Tanjung Priok

4 hari lalu

Paket kiriman ganja kering yang dikemas sebagai suku cadang sepeda motor pesanan seorang mahasiswa di Jakarta saat diperlihatkan di Markas Polsek Tambora, Jakarta Barat, Rabu 6 September 2023. Tempo/Advist Khoirunikmah
Polisi Tangkap 2 Penerima Paket Ganja Seberat 30 Kilogram di Tanjung Priok

Dua orang jadi tersangka dalam kasus paket 30 kg ganja asal Medan.


Jessica Wongso, Terpidana Kasus Kopi Sianida, Akan Ajukan PK

4 hari lalu

Terdakwa kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso (tengah), memberikan salam seusai mengikuti sidang dengan agenda pembacaan vonis di PN Jakarta Pusat, Jakarta, 27 Oktober 2016. Jessica menyatakan tidak terima akan keputusan Majelis Hakim. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Jessica Wongso, Terpidana Kasus Kopi Sianida, Akan Ajukan PK

Pengacara Jessica Wongso, Otto Hasibuan, akan mengajukan Peninjauan Kembali (PK).


Usut Kasus Baru Eks Ketua KPK Firli Bahuri, Polda Metro Jaya Sudah Kantongi Alat Bukti

5 hari lalu

Polda Metro Jaya menetapkan eks Ketua KPK Firli Bahuri sebagai tersangka kasus pemerasan terhadap Syahrul Yasin Limpo (SYL) pada 23 November 2023. Polda menyangka Firli memeras SYL agar kasus korupsi di Kementan yang tengah ditangani KPK bisa berhenti. TEMPO/Imam Sukamto
Usut Kasus Baru Eks Ketua KPK Firli Bahuri, Polda Metro Jaya Sudah Kantongi Alat Bukti

Kasus baru Firli Bahuri yang sedang diusut ini juga berhubungan dengan kasus pemerasan terhadap Bekas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.