Pendaftaran SMA Diperpanjang, Orang Tua Stres  

Reporter

Editor

Jumat, 2 Juli 2010 15:01 WIB

Ratusan orang tua murid melakukan pendaftaran untuk pendataan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPSDB). ANTARA/Noveradika

TEMPO Interaktif, Jakarta - Dinas Pendidikan DKI Jakarta akhirnya mengumumkan perpanjangan waktu pendaftaran SMA Negeri. Melalui Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Ratiyono, pendaftaran akan diperpanjang hingga Ahad (4/7) dan pengumuman paling lambat akan disebarkan pada Senin (5/7) pukul 16.00 WIB.

Mendengar kabar perpanjangan waktu pendaftaran tersebut, orang tua siswa mengaku stres. "Kalau diperpanjang makin stres saya. Makin lama anak saya tahu sekolahnya dimana nanti," ujar Suharni warga Koja, Jakarta utara saat ditemui di SMA Negeri 13 Jakarta Utara.

Hal senada juga diungkapkan Siswanto, warga Lagoa, Jakarta Utara. Menurutnya dengan adanya perpanjangan waktu pendaftaran akan membuat jadwal yang terkait dengan kegiatan belajar mengajar akan molor.

"Sebaiknya patuhi jadwal yang ada. Kalau bisa diselesaikan cepat kenapa harus diperpanjang. Kasihan anak saya harus menunggu lagi," ujarnya di SMAN 13.

Suharti menambahkan rusaknya server pusat diperkirakan karena orang-orang IT yang mengurusi pendaftaran SMA kurang persiapan. Ia menyarankan agar pendaftaran tingkat SMA meniru cara dari pendaftaran perguruan tinggi.

Advertising
Advertising

"Kenapa itu yang di perguruan tinggi bisa lancar ? Karena mereka siap. Kalau masalahnya teknis begini, kan, membuat dag-dig-dug orang tua," katanya geram. Suharti berharap kejadian ini merupakan yang terakhir. Tahun depan jangan sampai terulang kejadian seperti ini.

"Janganlah kita dijadikan kelinci percobaan. Saya tidak mau menyalahkan pemerintah. Oknum-oknum yang dibawahnya itu yang salah," ujarnya.

Sampai saat ini pihak sekolah belum mendapatkan kabar dari pusat tentang perpanjangan waktu pendaftaran SMA. Setelah mendapat kabar dari pusat, pihak SMAN 13 akan segera mengabarkan kepada orang tua dan calon siswa.

"Nanti ditunggu saya. Mungkin sore kita baru mendapat kabar," ujar Nanang Kosasih, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 13.

DANANG WIBOWO

Berita terkait

Komnas Anak: Kuesioner Kelamin Langgar Privasi

9 September 2013

Komnas Anak: Kuesioner Kelamin Langgar Privasi

Dia mempertanyakan manfaat survei berisi grafik ukuran kelamin laki-laki dan perempuan itu.

Baca Selengkapnya

Kuesioner Bagian dari Periksa Kesehatan Reproduksi  

7 September 2013

Kuesioner Bagian dari Periksa Kesehatan Reproduksi  

Kuesioner gambar alat kelamin menjadi bagian pemeriksaan kesehatan untuk siswa SMP dan SMA terkait kesehatan reproduksi. Uji coba berlanjut tahun ini.

Baca Selengkapnya

Kemenkes: Kuesioner Gambar Alat Vital Program UKS

7 September 2013

Kemenkes: Kuesioner Gambar Alat Vital Program UKS

Kuesioner yang memuat alat vital program UKS kerja sama empat kementerian.

Baca Selengkapnya

Kuesioner Ukuran Kelamin Siswa Ditarik di Sabang

6 September 2013

Kuesioner Ukuran Kelamin Siswa Ditarik di Sabang

Kuesioner bergambar kelamin yang sempat beredar di SMP Negeri 1 Sabang telah ditarik oleh pihak puskesmas dan Dinas Kesehatan Kota Sabang.

Baca Selengkapnya

Kuesioner Ukur Alat Kelamin Siswa Salah Kaprah  

6 September 2013

Kuesioner Ukur Alat Kelamin Siswa Salah Kaprah  

Perbedaan interpretasi timbul lantaran kurangnya pemahaman dinas kesehatan di beberapa daerah tentang kesehatan reproduksi.

Baca Selengkapnya

KPAI Minta Kuisioner Ukur Kelamin Siswa Ditarik  

6 September 2013

KPAI Minta Kuisioner Ukur Kelamin Siswa Ditarik  

Gambar, foto, atau sketsa organ kelamin tanpa penjelasan memadai dianggap bisa mengarah kepada pornografi.

Baca Selengkapnya

Kuisioner Kelamin di Aceh Disorot Media Asing

6 September 2013

Kuisioner Kelamin di Aceh Disorot Media Asing

AFP, Straitstimes Singapura, The Standar Hong Kong menulis soal kuisioner yang mencantumkan gambar alat kelamin.

Baca Selengkapnya

Kuisioner Gambar Kelamin di Aceh Sesuai Program

5 September 2013

Kuisioner Gambar Kelamin di Aceh Sesuai Program

Seharusnya kuesioner gambar kelamin tidak dibagi dan tidak boleh dibawa pulang karena bersifat rahasia.

Baca Selengkapnya

Ukur Kelamin Siswa, Sekolah Tuding Dinas Kesehatan  

5 September 2013

Ukur Kelamin Siswa, Sekolah Tuding Dinas Kesehatan  

SMP Negeri 1 Sabang merasa tercoreng dan kecewa dengan pihak dinas kesehatan. 'Lembaran itu dibagikan oleh petugas puskesmas dan dinas kesehatan.'

Baca Selengkapnya

Data Ukuran Kelamin Siswa Akan Direkap Dinkes

4 September 2013

Data Ukuran Kelamin Siswa Akan Direkap Dinkes

Dinas Kesehatan Kota Sabang mengatakan data tersebut digunakan untuk mengetahui kondisi kesehatan reproduksi remaja di Kota Sabang.

Baca Selengkapnya