Pedagang PRJ Senayan Laporkan Panitia ke Polisi  

Reporter

Sabtu, 27 Juni 2015 13:56 WIB

Pedagang di PRJ Senayang protes terhadap panitia penyelenggara. TEMPO/Ridian Eka Saputra

TEMPO.CO, Jakarta - Para pedagang yang sempat berjualan di PRJ Senayan melaporkan panitia ke kepolisian. Panitia disebut telah melakukan penipuan.

Salah satu pedagang yang melapor adalah Gusti Muchsin. Pria yang ikut berjualan di PRJ Senayan pada 30 Mei hingga 5 Juni 2015 kemarin merasa dirugikan. "Mereka tidak memberikan apa yang seharusnya kami dapatkan," kata dia, Sabtu, 27 Juni 2015.

Dia mengatakan panitia telah ingkar terkait refund yang sudah dijanjikan bagi sekitar 200 pedagang yang merasa dirugikan. Pedagang telah mengikuti kesepakatan yang dibuat pada 5 Juni 2015 dengan mendatangi Kantor PT Pradana Grasindo Convex di Sunter, Jakarta Utara. "Tanggal 20 Juni kami datang buat refund yang dijanjikan itu," kata dia.

Namun, refund yang dijanjikan tak juga diberikan. Terlebih pedagang merasa ditipu karena fasilitas yang diberikan selama pelaksanaan acara tak sesuai dengan apa yang dijanjikan. "Loading barang kami terlambat. Listrik juga sempat mati dan buat kami rugi," kata Gusti. Setiap pedagang menuntut refund sebesar Rp 2 juta, sesusai dengan harga sewa kios yang mereka bayarkan.

Para pedagang justru dijanjikan refund dalam bentuk acara serupa. Pedagang dapat mengikuti acara serupa yang diadakan Pradana secara gratis. "Kami cuma ingin refund dalam bentuk uang sesuai kerugian kami," kata Gusti.

Terlebih, kata Gusti, ternyata acara yang ditawarkan kepada mereka itu sebenarnya tak memungut biaya sewa bagi pedagang yang ikut serta. "Ini kan bisa dibilang penipuan juga," ujarnya.

Para pedagang ini melakukan laporan ke Polda Metro Jaya pada 20 Juni 2015 lalu dengan nomor laporan LP/2428/VI/2015/PMJ/Ditreskrimum. Gusti melaporkan Ketua Panitia Acara Grace Mangundap dan Project Manager Indra Maulana. Panitia disangkakan telah melakukan penipuan dan penggelapan sesuai Pasal 378 dan 372 KUHP.

Atas laporan ini, kepolisian sudah memeriksa setidaknya lima orang pedagang dan Grace. "Kami belum dapat informasi lagi soal ada pemeriksaan lagi," kata Gusti.

Dia berharap laporannya ke kepolisian dapat ditindaklanjuti dengan baik dan panitia bisa sampai ke pengadilan. "Mungkin kami bisa ikhlaskan uang kami, tapi panitia harus bertanggung-jawab," ujarnya.

NINIS CHAIRUNNISA

Berita terkait

63 Tahun Bank DKI, Profil Bank Peraih The Best Performance Bank untuk Kategori BPD 2023

23 hari lalu

63 Tahun Bank DKI, Profil Bank Peraih The Best Performance Bank untuk Kategori BPD 2023

Bank DKI merupakan bank yang memiliki status BUMD. Didirikan sejak 11 April 1961, kepemilikan saham Bank DKI dipegang Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Baca Selengkapnya

Para Caleg Populer PDIP Kehilangan Kursi di DPR: Arteria Dahlan, Johan Budi sampai Kris Dayanti

36 hari lalu

Para Caleg Populer PDIP Kehilangan Kursi di DPR: Arteria Dahlan, Johan Budi sampai Kris Dayanti

Beberapa caleg petahana dari PDIP gagal lolos ke Senayan, padahal nama mereka begitu populer. Selain Kris Dayanti dan Arteria Dahlan, siapa lagi?

Baca Selengkapnya

70 Tahun Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia, Tokoh Lahir dari GMNI Mulai Megawati hingga Ganjar Pranowo

42 hari lalu

70 Tahun Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia, Tokoh Lahir dari GMNI Mulai Megawati hingga Ganjar Pranowo

70 tahun lalu Kongres I GMNI diadakan di Surabaya pada 23 Maret 1954. Megawati, Siswono Yudo Husodo hingga Ganjar Pranowo lahir dari GMNI.

Baca Selengkapnya

Uji Coba Account Based Ticketing di MRT, LRT, dan Transjakarta, Bagaimana Mekanismenya?

59 hari lalu

Uji Coba Account Based Ticketing di MRT, LRT, dan Transjakarta, Bagaimana Mekanismenya?

Bagaimana mekanisme penerapan tiket berbasis akun atau Account Based Ticketing di MRT, LRT, dan Transjakarta?

Baca Selengkapnya

Begini Cara Kerja TPS 3R yang Mampu Mengolah 50 Ton Sampah Per Hari

16 Februari 2024

Begini Cara Kerja TPS 3R yang Mampu Mengolah 50 Ton Sampah Per Hari

Pengolahan sampah berbasis reduce-reuse-recycle atau yang populer disebut TPS 3R bisa mengolah sekitar 50 ton sampah per hari.

Baca Selengkapnya

Top 3 Metro: Laporan Dana Kampanye, Camat di Bekasi Bloon Bila Mau Pamer Jersey 02 Karena Motif Politik

15 Januari 2024

Top 3 Metro: Laporan Dana Kampanye, Camat di Bekasi Bloon Bila Mau Pamer Jersey 02 Karena Motif Politik

Tiga berita Top 3 Metro tentang laporan awal dana kampanye di DKI Jakarta hingga sejumlah kasus tagihan pelanggan PLN.

Baca Selengkapnya

Caleg DPD Sylviana Murni dan Istri Djarot Saiful Hidayat, Pemilik Dana Kampanye Terbesar di Dapil DKI

14 Januari 2024

Caleg DPD Sylviana Murni dan Istri Djarot Saiful Hidayat, Pemilik Dana Kampanye Terbesar di Dapil DKI

Anggota DPD dari DKI Jakarta, Sylviana Murni dan istri dari mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, Happy Djarot jadi pemilik dana kampanye terbesar.

Baca Selengkapnya

PDIP Sebut Prabowo-Gibran Neo-Orba, Gerindra: Kalau Positif, Mungkin Saja

5 November 2023

PDIP Sebut Prabowo-Gibran Neo-Orba, Gerindra: Kalau Positif, Mungkin Saja

Ihwal tudingan Prabowo-Gibran adalah pasangan Neo-Orba, Habiburokhman Gerindra mengatakan memiliki sikap politik untuk menolak kampanye negatif.

Baca Selengkapnya

Puan Maharani Berkicau di X, Singgung Kawan Lama Jadi Lawan Baru

4 November 2023

Puan Maharani Berkicau di X, Singgung Kawan Lama Jadi Lawan Baru

Puan Maharani menyinggung tentang kawan lama yang menjadi lawan baru. Gibran Rakabuming Raka?

Baca Selengkapnya

Respons Elite PDIP Terhadap Manuver Jokowi dan Gibran, Apa Kata Hasto Kristiyanto dan Masinton Pasaribu?

2 November 2023

Respons Elite PDIP Terhadap Manuver Jokowi dan Gibran, Apa Kata Hasto Kristiyanto dan Masinton Pasaribu?

Hasto Kristiyanto, Masinton Pasaribu, Adian Napitulu, Djarot Saiful Hidayat mengomentari manuver Jokowi dan Gibran. Ini kata mereka.

Baca Selengkapnya