Atasi Pendaftaran Siswa Baru, Dinas Pendidikan Kembali Gandeng Telkom  

Reporter

Editor

Senin, 5 Juli 2010 14:56 WIB

TEMPO/Eko Siswono Toyudho

TEMPO Interaktif, Jakarta - Kacaunya Pendaftaran Perserta Didik Baru tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) membuat Dinas Pendidikan DKI Jakarta kembali menggandeng Telkom.

Hal tersebut di atas disampaikan oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 72, Dra. Tumiar Sihotang M.Si. Menurut Tumiar, dari hasil rapat yang dihadiri oleh staf data entry SMAN 72 dan juga dari staf data entry seluruh SMA DKI dengan pihak Dinas Pendidikan DKI siang ini, dinas akhirnya mengambil keputusan untuk kembali meminta bantuan kepada Telkom. "Dari laporan staf saya tadi, akhirnya kembali ke Telkom," ujar Tumiar saat ditemui di kantornya hari ini.

Mengenai mengapa pihak dinas kembali menggandeng Telkom, Tumiar tidak bisa menjelaskannya secara detail. "Yang tadi rapat itu para guru. Kalau diberitahukan kepada mereka alasannya, nanti akan menjadi bahan perbincangan," ujarnya.

Mengenai penjelasan dari dinas pusat, Tumiar menambahkan akan diberitahukan langsung kepada Kepada sekolah se-DKI Jakarta, setelah pendaftaran siswa baru selesai. "Mungkin nanti setelah pendaftaran selesai para kepala sekolah dikumpulkan lalu diberi tahu alasannya kenapa kembali ke Telkom," ujarnya.

Mengenai pendaftaran ulang, Tumiar mengatakan setiap calon siswa wajib mengisi formulir baru, mulai besok."Jadi data yang kemarin dimasukan itu gugur. Semua data siswa benar-benar baru," ujarnya.

DANANG WIBOWO

Advertising
Advertising

Berita terkait

Komnas Anak: Kuesioner Kelamin Langgar Privasi

9 September 2013

Komnas Anak: Kuesioner Kelamin Langgar Privasi

Dia mempertanyakan manfaat survei berisi grafik ukuran kelamin laki-laki dan perempuan itu.

Baca Selengkapnya

Kuesioner Bagian dari Periksa Kesehatan Reproduksi  

7 September 2013

Kuesioner Bagian dari Periksa Kesehatan Reproduksi  

Kuesioner gambar alat kelamin menjadi bagian pemeriksaan kesehatan untuk siswa SMP dan SMA terkait kesehatan reproduksi. Uji coba berlanjut tahun ini.

Baca Selengkapnya

Kemenkes: Kuesioner Gambar Alat Vital Program UKS

7 September 2013

Kemenkes: Kuesioner Gambar Alat Vital Program UKS

Kuesioner yang memuat alat vital program UKS kerja sama empat kementerian.

Baca Selengkapnya

Kuesioner Ukuran Kelamin Siswa Ditarik di Sabang

6 September 2013

Kuesioner Ukuran Kelamin Siswa Ditarik di Sabang

Kuesioner bergambar kelamin yang sempat beredar di SMP Negeri 1 Sabang telah ditarik oleh pihak puskesmas dan Dinas Kesehatan Kota Sabang.

Baca Selengkapnya

Kuesioner Ukur Alat Kelamin Siswa Salah Kaprah  

6 September 2013

Kuesioner Ukur Alat Kelamin Siswa Salah Kaprah  

Perbedaan interpretasi timbul lantaran kurangnya pemahaman dinas kesehatan di beberapa daerah tentang kesehatan reproduksi.

Baca Selengkapnya

KPAI Minta Kuisioner Ukur Kelamin Siswa Ditarik  

6 September 2013

KPAI Minta Kuisioner Ukur Kelamin Siswa Ditarik  

Gambar, foto, atau sketsa organ kelamin tanpa penjelasan memadai dianggap bisa mengarah kepada pornografi.

Baca Selengkapnya

Kuisioner Kelamin di Aceh Disorot Media Asing

6 September 2013

Kuisioner Kelamin di Aceh Disorot Media Asing

AFP, Straitstimes Singapura, The Standar Hong Kong menulis soal kuisioner yang mencantumkan gambar alat kelamin.

Baca Selengkapnya

Kuisioner Gambar Kelamin di Aceh Sesuai Program

5 September 2013

Kuisioner Gambar Kelamin di Aceh Sesuai Program

Seharusnya kuesioner gambar kelamin tidak dibagi dan tidak boleh dibawa pulang karena bersifat rahasia.

Baca Selengkapnya

Ukur Kelamin Siswa, Sekolah Tuding Dinas Kesehatan  

5 September 2013

Ukur Kelamin Siswa, Sekolah Tuding Dinas Kesehatan  

SMP Negeri 1 Sabang merasa tercoreng dan kecewa dengan pihak dinas kesehatan. 'Lembaran itu dibagikan oleh petugas puskesmas dan dinas kesehatan.'

Baca Selengkapnya

Data Ukuran Kelamin Siswa Akan Direkap Dinkes

4 September 2013

Data Ukuran Kelamin Siswa Akan Direkap Dinkes

Dinas Kesehatan Kota Sabang mengatakan data tersebut digunakan untuk mengetahui kondisi kesehatan reproduksi remaja di Kota Sabang.

Baca Selengkapnya