Loket GBK Akan Dipasangi Kamera Pengawas  

Reporter

Editor

Jumat, 25 November 2011 08:03 WIB

Petugas kepolisian melakukan penjagaan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di depan loket yang dibakar massa suporter di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (20/11). Dibakarnya loket tiket pertandingan sepak bola final SEA Games antara Indonesia melawan Malaysia tersebut dikarenakan kekecewaan suporter yang tidak mendapatkan tiket. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

TEMPO Interaktif, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya meminta setiap loket di Gelora Bung Karno dipasangi kamera pengawas. Sebab, hal ini akan memudahkan pengawasan kepada calon penonton.

"Kalau ada kamera pengawas, jika ada pembakaran loket seperti kemarin, pembuktian akan lebih mudah. Rekaman itu bisa kami jadikan bukti untuk menangkap pelaku," kata Kepala Biro Operasional Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Agung Budi, Kamis, 24 November 2011 malam.

Dalam perhelatan SEA Games XXVI lalu, sehari menjelang final sepak bola Indonesia-Malaysia, loket empat yang berada di lingkungan Stadion Utama Gelora Bung Karno dibakar calon penonton akibat kehabisan tiket. Jauh sebelumnya, saat perhelatan Piala AFF di tahun 2010, loket juga pernah dibakar calon penonton yang marah akibat kehabisan tiket.

Juru bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Baharudin Djafar, mengatakan ada beberapa solusi mencegah kemarahan calon penonton tersebut. Di antaranya dengan menginformasikan kuota tiket yang dijual kepada penonton. "Jadi, penonton tahu kalau tiket yang mereka cari sudah habis," kata Baharudin Djafar di Mapolda Metro Jaya.

Menanggapi permintaan Polda Metro Jaya itu, pengelola GBK mengatakan akan mempertimbangkannya. Pengelola Gelora Bung Karno, Tubadi, mengatakan pengelola GBK juga berencana akan menambah loket baru di beberapa titik. Namun Tubadi belum memastikan lokasi loket-loket baru tersebut.

"Hasil evaluasi dengan polisi, kami juga berencana akan menambah loket agar calon penonton tidak kesulitan mendapatkan tiket. Kami akan bangun baru di lokasi strategis, nyaman, dan aman bagi calon penonton," ujar Tubadi.

Saat ini, GBK memiliki lima loket penjualan tiket. Lima loket itu, lanjut Tubadi, rencananya akan direnovasi untuk memberikan kenyamanan terhadap pembeli.

Polda Metro Jaya, Indonesia SEA Games Olympic Committee (INASOC), dan pengelola Gelora Bung Karno pada Kamis, 24 November 2011, mengadakan evaluasi pelaksanaan SEA Games. Dalam evaluasi itu, hadir pengelola GBK, Tubadi; Kepala Biro Operasional Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Agung Budi; Sekretaris Jenderal PSSI, Tri Goestoro; dan Sekretaris INASOC, Rationo. Mereka juga membahas penyebab kematian dua pendukung timnas Indonesia yang tewas saat berdesakan menonton final cabang olahraga sepak bola SEA Games pada Senin lalu.

ARIE FIRDAUS

Berita terkait

Stadion GBK Masuk Nominasi Termegah di Asia Tenggara

4 Mei 2020

Stadion GBK Masuk Nominasi Termegah di Asia Tenggara

Stadion GBK bersaing dengan Stadion Nasional Bukit Jalil Malaysia, Stadium Australia, Stadion Rajamangala Thailand, Stadion My Dinh Vietnam.

Baca Selengkapnya

Indonesia Vs Malaysia: Gelandang Harimau Malaya Ini Bidik 3 Poin

4 September 2019

Indonesia Vs Malaysia: Gelandang Harimau Malaya Ini Bidik 3 Poin

Salah satu pemain gelandang Malaysia, Muhammad Akram, bertekad mempersembahkan tiga poin buat timnya dalam laga Indonesia Vs Malaysia besok.

Baca Selengkapnya

8 Besar Piala Presiden: Persebaya Optimistis di Gelora Bung Tomo

19 Maret 2019

8 Besar Piala Presiden: Persebaya Optimistis di Gelora Bung Tomo

Persebaya siap menghadapi siapa pun dalam 8 besar Piala Presiden 2019. Mereka menjadi salah satu tuan rumah di Stadion Gelora Bung Tomo.

Baca Selengkapnya

Persija Main di Gelora Bung Karno, Tiket Tak Dijual di Tempat

5 Desember 2018

Persija Main di Gelora Bung Karno, Tiket Tak Dijual di Tempat

Persija dipastikan akan bisa memakai Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, untuk menjamu Mitra Kukar pada laga Liga 1, Minggu 9 Desember 2018.

Baca Selengkapnya

Piala AFF 2018: Target Timnas Kalahkan Filipina demi Harga Diri

25 November 2018

Piala AFF 2018: Target Timnas Kalahkan Filipina demi Harga Diri

Andik Vermansah mengatakan Timnas Indonesia pada Piala AFF 2018 akan berusaha bermain bagus untuk mengalahkan Filipina malam ini, Minggu 25 November.

Baca Selengkapnya

Marko Simic: Makna di Balik Selebrasi ala Conor McGregor

21 November 2018

Marko Simic: Makna di Balik Selebrasi ala Conor McGregor

Penyerang Persija, Marko Simic, bergaya ala petarung MMA, Conor McGregor, ketika merayakan golnya ke gawang Persela di GBK, Selasa 20 November 2018.

Baca Selengkapnya

Mengalahkan Persela, Persija Memepet PSM di Puncak Klasemen Liga

20 November 2018

Mengalahkan Persela, Persija Memepet PSM di Puncak Klasemen Liga

Persija Jakarta mengalahkan Persela Lamongan 3-0, Selasa 20 November 2018, dan semakim memepet PSM Makassar di puncak klasemen Liga 1.

Baca Selengkapnya

Melawan Persija di GBK, Bek Persela Lamongan: Minimal 1 Poin

19 November 2018

Melawan Persija di GBK, Bek Persela Lamongan: Minimal 1 Poin

Bek Persela Lamongan, Samsul Arifin, menargerkan mereka bisa mencuri poin melawan Persija di GBK, Selasa 20 November 2018, minimal satu angka.

Baca Selengkapnya

Persela Lamongan Siap Hambat Persija Raih Juara Liga 1

19 November 2018

Persela Lamongan Siap Hambat Persija Raih Juara Liga 1

Persela Lamongan bakal bermain maksimal meladeni Persija di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta dalam Liga 1, Selasa, 20 November 2018.

Baca Selengkapnya

Demi Bidik Trofi Liga 1, Persija Jaga Istirahat Pemain

18 November 2018

Demi Bidik Trofi Liga 1, Persija Jaga Istirahat Pemain

Persija akan menjamu Persela Lamongan, Selasa 20 November 2018, dan Sriwijaya FC, empat hari berikutnya, yang penting buat perebutan trofi Liga 1.

Baca Selengkapnya