Pesan Pendek Mahasiswa Unas Sebelum Terjun di ITC  

Reporter

Editor

Nur Haryanto

Senin, 3 Maret 2014 17:34 WIB

Ilustrasi. pravasitoday.com

TEMPO.CO, Depok - Seorang pemuda, M. Ferdi Pradipta, 22 tahun, yang tewas karena terjun dari lantai 5 ITC Depok, diduga kuat melakukan bunuh diri karena depresi. Sebelum tewas, mahasiswa semester V Jurusan Teknik Informatika Universitas Nasional tersebut mengirimkan pesan pendek kepada ibunya.

"Selamat tinggal Mama, Ferdi minta maaf jika ada salah. Ferdi tidak kuat dan terlalu takut menghadapi ini semua," begitu isi pesan pendek Ferdi yang dibacakan oleh salah satu petugas SPK di lokasi kejadian, Senin, 3 Maret 2014. (Baca juga: Bunuh Diri Bersama, Sang Ibu Kirim SMS ke Tuhan)


Ferdi mengrim pesan pendek itu melalui ponsel yang ditemukan di lokasi kejadian. Ayah kandung Ferdi, Ahmad Sujudi, mengatakan dirinya kaget saat mendengar kejadian itu. "Saya juga enggak tahu kalau dia mengirim pesan ke Mama-nya," kata dia di RS Mitra Keluarga Depok. Sementara itu, mayat Ferdi sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diotopsi.

Seperti diketahui, Ferdi terjun dari lantai 5 ITC Depok pada pukul 15.30, Senin, 3 Maret 2013. Ferdi tewas sesaat setelah jatuh dari ketinggian sekitar 20 meter di bagian belakang ITC.


Salah satu saksi, Aldiro, mengatakan ia mendengar bunyi suara dentuman ketika makan di food court ITC. "Seperti suara bom. Kemudian warga di bawah langsung berkerumun," kata dia.

Sementara itu, Kepala Keamanan ITC Depok, Agung Suyasa, memastikan Ferdi telah tewas sesaat setelah terjatuh. "Dia warga Bekasi. Masih diduga, loncat dari lantai P6," kata dia.


Setelah mengetahui ada yang bunuh diri, pihaknya langsung mengkoordinasikan hal tersebut ke pihak kepolisian. "Kami langsung koordinasi dengan kepolisian. Lokasi kejadian biasa digunakan untuk parkir. Di tempat itu juga ada CCTV, nanti akan dicek," kata dia.

Korban diketahui membawa tas dan sejumlah kartu identitas. Korban adalah warga Jati Sampurna, Bekasi. Polisi belum mengevakuasi korban karena masih menunggu ambulans. Puluhan polisi sudah ada di lokasi kejadian. Setelah petugas kepolisian melakukan identifikasi, jenazah pelaku bunuh diri tersebut langsung dibawa ke rumah sakit untuk diotopsi.



ILHAM TIRTA




Advertising
Advertising


Berita Lainnya:

Kadis Perumahan: Jual-Beli Rusun Termasuk Pidana
Pengacara Panti Samuel Sebut Arist Merdeka 'Omdo'
Penjahit Duel dengan Penjahat Bersenjata Api

Berita terkait

Soal Kematian Brigadir RAT, Kompolnas Ungkap Sejumlah Kejanggalan

2 hari lalu

Soal Kematian Brigadir RAT, Kompolnas Ungkap Sejumlah Kejanggalan

Kompolnas menilai masih ada sejumlah kejanggalan dalam kasus kematian Brigadir RAT.

Baca Selengkapnya

Keluarga Akui Tak Tahu Detail Masalah Pribadi yang Diduga Sebabkan Brigadir RA Tewas

3 hari lalu

Keluarga Akui Tak Tahu Detail Masalah Pribadi yang Diduga Sebabkan Brigadir RA Tewas

Keluarga Brigadir RA masih menunggu hasil pemeriksaan ponsel oleh penyidik Polres Jakarta Selatan

Baca Selengkapnya

Penyidikan Kematian Brigadir RA Disetop, Ini Kata Kapolri

3 hari lalu

Penyidikan Kematian Brigadir RA Disetop, Ini Kata Kapolri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merespons perihal penghentian penyidikan kasus kematian Brigadir Ridhal Ali Tomi atau Brigadir RA

Baca Selengkapnya

Cerita Sepupu saat Memandikan Jenazah Brigadir RA

3 hari lalu

Cerita Sepupu saat Memandikan Jenazah Brigadir RA

Sepupu Brigadir Ridhal Ali Tomi (Brigadir RA), Rudi Dagong, bercerita saat dia memeriksa jenazah hingga memandikannya

Baca Selengkapnya

Keluarga Bilang Jenazah Brigadir RA Tak Diautopsi Atas Permintaan Istri dan Orang Tua

3 hari lalu

Keluarga Bilang Jenazah Brigadir RA Tak Diautopsi Atas Permintaan Istri dan Orang Tua

Jenazah Brigadir RA dijemput tiga perwakilan keluarga dan komandannya di Polresta Manado.

Baca Selengkapnya

Kapolri Pertimbangkan Lanjutkan Pemeriksaan Kematian Brigadir RA, meski Polres Jaksel Resmi Sebut Bunuh Diri

4 hari lalu

Kapolri Pertimbangkan Lanjutkan Pemeriksaan Kematian Brigadir RA, meski Polres Jaksel Resmi Sebut Bunuh Diri

Kapolri menyatakan polisi masih terus mendalami motif Brigadir RA nekat menghabisi nyawanya dalam mobil Alphard hitam di sebuah rumah di Mampang.

Baca Selengkapnya

Pengusaha Indra Pratama Bantah Brigadir RA sebagai Ajudan dan Sopir, Datang ke Rumah untuk Silaturahmi

4 hari lalu

Pengusaha Indra Pratama Bantah Brigadir RA sebagai Ajudan dan Sopir, Datang ke Rumah untuk Silaturahmi

Keterangan Indra Pratama sebagai pemilik rumah lokasi tewasnya Brigadir RA berbeda dengan keterangan Polda Sulut. Ridhal disebut sebagai ajudan.

Baca Selengkapnya

Polda Sulut Mengonfirmasi Brigadir RA Jadi Ajudan dan Sopir Pengusaha di Jakarta Sejak 2021

4 hari lalu

Polda Sulut Mengonfirmasi Brigadir RA Jadi Ajudan dan Sopir Pengusaha di Jakarta Sejak 2021

Brigadir RA yang disebut tewas bunuh diri dalam mobil Alphard selama ini jadi ajudan pengusaha sejak 2021. Tanpa izin dari pimpinan.

Baca Selengkapnya

Brigadir Ridhal Ali Tomi Diduga Bunuh Diri, IPW MInta Atasan Perhatikan Psikis Anggotanya

5 hari lalu

Brigadir Ridhal Ali Tomi Diduga Bunuh Diri, IPW MInta Atasan Perhatikan Psikis Anggotanya

Penyidik akan memeriksa ponsel Brigadir Ridhal Ali Tomi untuk menelisik lebih dalam penyebab personel Polresta Manado itu bunuh diri.

Baca Selengkapnya

IPW Sebut Polisi Mesti Telusuri Motif Kematian Brigadir Ridhal Ali Tomi, Jangan Berhenti Kesimpulan Bunuh Diri

5 hari lalu

IPW Sebut Polisi Mesti Telusuri Motif Kematian Brigadir Ridhal Ali Tomi, Jangan Berhenti Kesimpulan Bunuh Diri

IPW menilai proses pemeriksaan terhadap tewasnya Brigadir Ridhal Ali Tomi tak cukup berhenti di kesimpulan bunuh diri.

Baca Selengkapnya