Sejoli Pembunuh Ade Sara Ikuti Sidang Dakwaan  

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Selasa, 19 Agustus 2014 14:31 WIB

Polisi melakukan rekonstruksi pembunuhan Ade Sara yang dilakukan oleh Ahmad Imam Al-Hafitd Aso (Hafitd) dan Aasyifa Ramadhani (Sifa) di Polda Metro Jaya, Jakarta (03/04). Rekonstruksi ini dilakukan untuk memperjelas peristiwa pembunuhan yang dilakukan kedua tersangka. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

TEMPO.CO, Jakarta - Ahmad Imam Al-Hafidt dan Assyifa Ramadhani, keduanya berusia 19 tahun, sejoli pembunuh mahasiswa Universitas Bunda Mulia, Ade Sara Angelina Suroto, 19 tahun, menghadiri persidangan perdana kasus ini, Selasa, 19 Agustus 2014. Mulanya hanya Hafidt yang dijadwalkan hadir. Namun, Assyifa yang turut membantu penyiksaan dan pembunuhan juga turut hadir. (Baca: Pembunuh Ade Sara, Hafitd, Jalani Sidang Perdana)

Keduanya datang ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sekitar pukul 13.45. Mereka dijadwalkan mengikuti sidang dengan agenda pembacaan dakwaan. Assyifa tampak memakai kerudung bermotif loreng hitam putih dan kemeja putih. Dia langsung dimasukkan ke dalam sel tahanan perempuan di PN Jakarta Pusat dan tak berkomentar sedikit pun. (Baca: Begini Keluarga Pembunuh Ade Sara Minta Maaf)

Di dalam sel, Assyifa terus menutupi wajahnya dari sorotan kamera para wartawan dengan sebuah buku berjudul Doa & Wirid. Sebelumnya, selama proses pemeriksaan, Assyifa tidak pernah terlihat memakai kerudung. (Baca: Kasus Mirip Ade Sara Kini Menimpa Sugiati)

Usai Assyifa dimasukkan petugas ke dalam sel, Hafitd menyusul digiring dari mobil tahanan. Dia tampak berlindung di balik punggung seorang tahanan kasus lainnya. Sama seperti kekasihnya, Hafitd juga menutup mulut saat dicegat wartawan. Dia langsung masuk ke dalam toilet di dalam sel pria dan enggan keluar. (Baca: Mahasiswi BSI Bikin Film tentang Ade Sara)

Hafidt dan Assyifa terbukti melakukan penyiksaan yang berujung pada kematian Ade Sara, yang merupakan teman mereka semasa SMA di SMAN 36, Jakarta Timur. Mereka melakukan aksi keji itu karena motif cemburu. Ade Sara sendiri pernah berpacaran dengan Hafitd. Atas perbuatan mereka, kedua pelaku dikenai Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 KUHP tentang Pembunuhan Berencana serta Pasal 338 dan 353 KUHP. Mereka terancam hukuman maksimal, yakni eksekusi mati, karena dijerat pasal tentang pembunuhan berencana.

PRAGA UTAMA

Berita Terpopuler:
Fahri Hamzah Cuit Klarifikasi Duit Nazaruddin
Pilot-Pramugara Baku Hantam, Penumpang Dievakuasi
Prabowo Gugat ke PTUN, Kubu Jokowi Siap Ladeni
Chairul Tanjung Bakal Rangkap 6 Jabatan Menteri

Berita terkait

Kasus Mayat dalam Koper Bali, Tersangka Sempat Berupaya Hilangkan Barang Bukti

1 hari lalu

Kasus Mayat dalam Koper Bali, Tersangka Sempat Berupaya Hilangkan Barang Bukti

Tersangka kasus mayat dalam koper di Bali berupaya menghilangkan barang bukti.

Baca Selengkapnya

Pembunuhan Mayat dalam Koper Terjadi Juga di Bali, Saksi Pergoki Pelaku Penuh Bercak Darah

1 hari lalu

Pembunuhan Mayat dalam Koper Terjadi Juga di Bali, Saksi Pergoki Pelaku Penuh Bercak Darah

Selain di Bekasi, kasus pembunuhan mayat dalam koper juga terjadi di Kuta, Bali

Baca Selengkapnya

Suami Mutilasi Istri di Ciamis, Polisi Siapkan Tim Khusus Periksa Kejiwaan Tarsum

1 hari lalu

Suami Mutilasi Istri di Ciamis, Polisi Siapkan Tim Khusus Periksa Kejiwaan Tarsum

Tarsum mengakui telah membunuh dan memutilasi istrinya sendiri

Baca Selengkapnya

Terkuak, Alasan Ayah di Bekasi Hantam Anak Kandung dengan Linggis Hingga Tewas

1 hari lalu

Terkuak, Alasan Ayah di Bekasi Hantam Anak Kandung dengan Linggis Hingga Tewas

Seorang ayah di Bekasi berinsial N, 61 tahun, menghantam anak kandungnya sendiri berinisial C, 35 tahun menggunakan linggis hingga tewas.

Baca Selengkapnya

Polisi Duga Suami Mutilasi Istri di Ciamis Karena Depresi Masalah Ekonomi

1 hari lalu

Polisi Duga Suami Mutilasi Istri di Ciamis Karena Depresi Masalah Ekonomi

Polres Ciamis Jawa Barat, belum dapat memastikan motif pembunuhan dan mutilasi oleh suami ke istri di Dusun Sindangjaya.

Baca Selengkapnya

Ayah di Bekasi Hantam Anak dengan Linggis Hingga Tewas Gara-gara Cekcok Urusan Menantu

1 hari lalu

Ayah di Bekasi Hantam Anak dengan Linggis Hingga Tewas Gara-gara Cekcok Urusan Menantu

Keributan antara bapak dan anak di Bekasi ini dipicu urusan menantu, atau istri dari korban. Si anak minta ayannya mencari keberadaan sang istri.

Baca Selengkapnya

Kanada Tuntut Tiga Tersangka Pembunuhan Pemimpin Sikh, Diduga Terkait India

1 hari lalu

Kanada Tuntut Tiga Tersangka Pembunuhan Pemimpin Sikh, Diduga Terkait India

Polisi Kanada pada Jumat menangkap dan mendakwa tiga pria India atas pembunuhan pemimpin separatis Sikh Hardeep Singh Nijjar tahun lalu.

Baca Selengkapnya

Mayat Perempuan dalam Koper, Pelaku Pembunuhan dan Korban Telah Dua Kali Berhubungan Intim

2 hari lalu

Mayat Perempuan dalam Koper, Pelaku Pembunuhan dan Korban Telah Dua Kali Berhubungan Intim

Pelaku pembunuhan dan korban telah dua kali berhubungan intim. Permintaan korban untuk segera dinikahi membuat pelaku marah.

Baca Selengkapnya

Kasus Mayat dalam Koper, Pelaku dan Korban Sempat Bertemu di Kantor Sebelum ke Hotel

2 hari lalu

Kasus Mayat dalam Koper, Pelaku dan Korban Sempat Bertemu di Kantor Sebelum ke Hotel

Polisi menyatakan kronologi kasus mayat dalam koper bermula ketika pelaku bertemu korban di kantor.

Baca Selengkapnya

Suami Mutilasi Istri di Ciamis, Potongan Tubuh Dikumpulkan di Depan Rumah Warga

2 hari lalu

Suami Mutilasi Istri di Ciamis, Potongan Tubuh Dikumpulkan di Depan Rumah Warga

Seorang suami memutilasi istrinya. Pelaku diduga mengalami gangguan jiwa.

Baca Selengkapnya