Batal Reuni 212, Di Tengah Pengajian Sandiaga Uno Bicara Hoax

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno tiba di Kediaman Habib Idrus Jamalullail, Jl. Batu Ampar III No. 7A, Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur, 2 Desember 2017. Tempo/Hendartyo Hanggi

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno tiba di Kediaman Habib Idrus Jamalullail, Jl. Batu Ampar III No. 7A, Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur, 2 Desember 2017. Tempo/Hendartyo Hanggi

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menghadiri pengajian Maulud Nabi Muhammad SAW di Jalan Batu Ampar III, Condet, Jakarta Timur, pada hari ini, Sabtu, 2 Desember 2017. Sedianya sebelum ke Condet Sandiaga Uno berpidato di acara Reuni 212.

    Dia pun menerangkan mengapa batal menghadiri acara Reuni 212 di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, tadi pagi. "Tugas dari Pak Anies untuk mendampingi Presiden," kata Sandiaga Uno dalam pidatonya.

    Sandiaga Uno menjelaskan, pagi tadi Gubernur Anies Baswedan meminta dia mendampingi Presiden Joko Widodo meresmikan sejumlah tempat di Gelora Bung Karno, Senayan, yang akan digunakan untuk Asian Games pada Agustus 2018. Padahal, sesuai jadwal, Sandiaga Uno berbicara di Reuni 212 selama 20 menit mulai sekitar pukul 10.00 WIB. Sedangkan Anies memilih menghadiri acara di Monas tersebut.

    "Saya langsung menuju ke Senayan," ucapnya. Setelah itu, barulah dia meluncur ke Condet. 

    Kemudian, Sandiaga Uno meminta masyarakat Jakarta jangan lagi percaya dengan hoax atau berita bohong melalui saluran media apapun. Namun, dia tak menerangkan berita bohong apa yang dimaksudnya. "Semua hati-hati kita saring berita ini agar warga Jakarta, khususnya yang ada di sini, rukun."

    Menurut Sandiaga Uno, masyarakat Jakarta perlu bersatu dan tak terpecah belah agar bisa bersama-sama membangun Jakarta. Dalam acara tersebut, setelah gagal pidato di acara Reuni 212, Sandiaga Uno sempat bernyanyi bersama Aunur Rofiq Lil Firdaus alias Opick lagu berjudul "Bersyukur Kepada Allah." 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.