Perumahan Elite Green Ville Masih Terendam Banjir hingga 2 Meter

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Banjir setinggi hingga 2 meter masih melanda perumahan elite Green Ville, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat, 3 Januari 2020. TEMPO/Lani Diana

    Banjir setinggi hingga 2 meter masih melanda perumahan elite Green Ville, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat, 3 Januari 2020. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Banjir masih melanda perumahan elite di Green Ville, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat hari ini. Hingga pukul 16.02 WIB, ketinggian air masih mencapai 1-2 meter.

    Dari pantauan Tempo, seluruh unit rumah di kompleks Green Ville terendam air hingga pukul 16.02 WIB. Mobil-mobil yang masih terparkir di garasi ataupun luar rumah tenggelam. Beberapa orang masih bertahan di dalam rumah lantai dua itu.

    Petugas Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat bolak-balik ke dalam kompleks perumahan untuk mengevakuasi korban yang masih terjebak. Warga pun menunggu petugas datang untuk bisa masuk menggunakan perahu karet.

    Ada juga warga yang memiliki perahu karet sendiri. Salah satu warga, Andrew Tan, misalnya tampak mendorong perahu karet yang berisi dua anggota keluarganya itu. Dia menerabas banjir tanpa bantuan petugas.

    Andrew menyebut banjir tak kunjung hilang sejak 1 Januari 2020. Menurut dia, banjir melanda rumahnya di Blok G Perumahan Green Ville Tahap 2 sejak 1 Januari sekitar pukul 06.00 WIB. Air mulai naik hingga lehernya setinggi 170 sentimeter pada 2 Januari.

    "Puncak ketinggiannya tanggal 2 pagi. Sekarang mulai surut, depan rumah sepaha atas," ucap Andrew saat ditemui di lokasi, Jumat, 3 Januari 2020.

    Andrew mengatakan banjir kali ini merupakan yang terbesar sejak 2014. Selama ini, air tak pernah menerjang masuk rumahnya ketika hujan turun. "Sebelumnya ada banjir tapi setengah ban mobil," kata pria 28 tahun ini.

    Pengelola Penyelamatan Sudin Damkar Jakbar, Wirawan, menuturkan ada 18 personil dari Damkar Tambora, Taman Sari, dan Tanjung Duren yang siaga di kompleks tersebut. Dia menjelaskan biasanya banjir cepat surut lantaran pompa penyedot air tersedia di beberapa titik. Namun, tidak untuk banjir saat ini.

    "Masalahnya karena cuaca dari kemarin. Jadi hujannya cukup ekstrem, tidak kaut menampung semuanya (air), jadi banjir," jelas dia.

    Hujan lebat mengguyur Jakarta dan sekitarnya beberapa jam selama pergantian Tahun Baru, yakni 1 ke 2 Januari 2020. Akibatnya sejumlah daerah di Jabodetabek banjir. Hujan deras kembali turun pada Kamis dinihari dan melumpuhkan sejumlah ruas jalan. Hari ini pun beberapa lokasi di Jakarta Barat dan Jakarta Utara masih banjir.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.