New Normal KRL: Petugas Akan Gunakan Pelindung Wajah

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana KRL Commuter Line di  Bogor, Jawa Barat, Senin, 20 April 2020. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

    Suasana KRL Commuter Line di Bogor, Jawa Barat, Senin, 20 April 2020. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Commuter Indonesia menyatakan tengah menggodok protokol kesehatan untuk menyiapkan new normal. Juru bicara PT KCI Sylviane Purba mengatakan akan menambah beberapa kebijakan baru untuk melengkapi protokol kesehatan yang telah berjalan selama tiga bulan ini.

    "Salah satunya frontliner kami akan menggunakan face shield," kata Anne Purba melalui pesan singkatnya, Rabu, 27 Mei 2020.

    Ia menuturkan penggunaan pelindung wajah bakal disiapkan secara bertahap untuk seluruh petugas yang berhadapan langsung dengan penumpang mulai beberapa hari ke depan. "Ini bertahap. Mungkin akhir bulan ini sudah bisa implementasi di all stasiun dan lintas," ujarnya.

    Selain itu, kebijakan yang baru adalah setiap penumpang diimbau untuk tidak berbicara di dalam kereta baik langsung maupun lewat telepon seluler. Sebab, kegiatan berbicara berpotensi menularkan virus lewat droplet. "Kebijakan lain masih kami godok," ujarnya.

    Anne menuturkan protokol kesehatan seperti memeriksa suhu tubuh penumpang, marka sosial distancing di kereta dan stasiun juga bakal terus diterapkan. Para penumpang juga diwajibkan menggunakan masker dan KCI menambah wastafel, di luar toilet di 80 stasiun yang tersebar di Jabodetabek. "Kami juga melakukan pembatasan masuk peron dan KRL."

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi bakal kembali menegaskan bahwa masyarakat Indonesia harus bersiap memasuki kondisi new normal. "Kita ingin tetap produktif, tapi aman Covid-19. Sekali lagi, produktif dan aman Covid-19. Ini yang kita inginkan," ujar Jokowi saat menyambangi Summarecon Mal Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 26 Mei 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setelah Wabah Virus Corona, Pemerintah Kini Waspadai Flu Babi

    Di tengah wabah virus corona, pemerintah Indonesia kini mewaspadai temuan strain baru flu babi. Flu itu pertama kali disinggung pada 29 Juni 2020.