Polisi Telisik Kematian WN Jepang Saat Isolasi Mandiri di Apartemen

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tewas atau jenazah atau jasad. shutterstock.com

    Ilustrasi tewas atau jenazah atau jasad. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang warga negara Jepang yang sedang menjalani isolasi mandiri di salah satu apartemen kawasan Sawah Besar ditemukan meninggal.

    Kepolisian Sektor (Polsek) Sawah Besar membenarkan adanya penemuan mayat Warga Negara Asing (WNA) dari Jepang yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu.

    "Hasil dari olah TKP (tempat kejadian perkara) bahwa mayat tersebut terkonfirmasi positif Covid-19, maka dari itu Polsek Sawah Besar melakukan koordinasi ke Satgas Covid-19 setempat untuk melakukan evakuasi dengan anjuran protokol," kata Kapolsek Sawah Besar Ajun Komisaris Polisi (AKP) Maulana Mukarom saat dikonfirmasi, Selasa, 9 Februari 2021.

    Baca juga: WN Jepang Meninggal di Apartemen Sawah Besar Saat Jalani Isolasi Mandiri

    Maulana mengatakan pria asal Jepang itu berinisial HM. Keluarga dan pihak Kedutaan Besar Jepang telah diberitahu perihal kondisi HM.

    "Kami dari Polsek Sawah Besar sudah berkoordinasi dengan Kedubes bersangkutan. Pihak keluarga pun sudah tahu keberadaannya, mereka juga tahu sakitnya karena memang yang bersangkutan sedang isolasi mandiri di apartemen tersebut," ujar Maulana.

    Di samping itu, Maulana mengatakan pihaknya masih akan mendalami alasan HM menjalani isolasi mandiri dan tidak dirawat di rumah sakit.

    "Untuk informasi itu sedang kami dalami, kenapa dia melakukan isolasi mandiri di apartemen. Perkembangannya tentu kami sampaikan," kata Maulana.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.