Sebulan Penyekatan PPKM, Polisi: Mobilitas Warga di Jakarta Menurun 50 Persen

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah penumpang berada di dalam gerbong MRT di Jakarta, Sabtu, 31 Juli 2021. Jumlah penumpang MRT turun hingga 80 persen setiap harinya sejak 3 Juli 2021 akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    Sejumlah penumpang berada di dalam gerbong MRT di Jakarta, Sabtu, 31 Juli 2021. Jumlah penumpang MRT turun hingga 80 persen setiap harinya sejak 3 Juli 2021 akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo mengatakan mobilitas warga di Jakarta menurun hingga 50 persen selama sebulan penyekatan PPKM. Penurunan mobilitas masyarakat selama penerapan PPKM Darurat dan PPKM Level 4 itu terlihat dari Google Mobillity. 

    "Di taman-taman umum terjadi penurunan sampai minus 53 persen dan minus 43 persen di tempat kerja dan di tempat ritel turun 37 persen," ujar Sambodo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 3 Agustus 2021. 

    Penurunan angka mobilitas lainnya terjadi di tempat umum seperti sarana transportasi dan tempat olahraga. Penurunan terjadi karena akses ke tempat tersebut terbatas bahkan ada yang ditutup.

    Berdasarkan Google Mobillity, kenaikan mobilitas warga Jakarta hanya terjadi di kawasan permukiman.

    Polisi juga menggunakan data dari Facebook Mobillity untuk mengukur mobilitas warga. "Mengacu ke Facebook Mobility sampai 30 Juli, terlihat bahkan penurunan mobilitas di DKI jakarta itu melebihi penurunan di level nasional. Di tempat kerja selisihnya hampir 7 persen," kata Sambodo.

    Selanjutnya volume lalu lintas di 3 gerbang tol masuk ke Jakarta 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.