Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ferienjob Jerman, Universitas Jambi dapat Rp 230 Ribu per Mahasiswa dalam MoU Kampus dengan SHB

Reporter

image-gnews
Ferienjob. Istimewa
Ferienjob. Istimewa
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Dalam Momerandum of Understanding (MoU) kerja sama Ferienjob  Jerman tertanggal 19 Juni 2023 ditandatangani  Rektor Universitas Jambi Profesor Sutrisno dan Direktur PT Sinar Harapan Bangsa (SHB) Enik Waldkönig, diantaranya memuat lampiran yang mencatumkan keberangkatan mahasiswa Universitas Jambi dihargai Rp 230 ribu per mahasiswa. Dana itu disebut sebagai CSR dari SHB ke Universitas Jambi.

Dalam salinan dokumen MoU yang diperoleh TEMPO memuat skema dana CSR ke universitas  dengan empat poin sebagai berikut:
1. Rp 230 ribu/ mahasiswa untuk mahasiswa total kurang dari 250 pax.
2. Rp 80 juta/ 250 mahasiswa + 2 pax pendamping dari universitas partner ke Jerman.
3. Rp 200 juta/ 500 mahasiswa + 2 pax pendamping dari universitas partner ke Jerman.
4.Tanggungan 2 pax ke Jerman meliputi sponsor dan dokumen sponsor pendukung untuk visa, tiket pesawat pergi pulang Indonesia- Jerman- Indonesia,  akomodasi  (tempat tinggal, transportasi) maksimal dua minggu di Jerman.

Kuasa hukum Enik Waldkönig, Husni Az-Zaky saat ditanya mengenai isi perjanjian serta dana CSR ini menyatakan belum mengetahui detailnya. Namun ia menyebutkan Enik hanya tanda tangan kontrak dengan UNJ. Setelah itu, ujar dia, Enik kembali ke Jerman. Namun, setelah kolega Enik WNI di Jerman, Ami Ensch, menawarkan kerja sama karena mengklaim punya banyak kenalan di universitas-universitas, stempel SHB dipakai oleh Emi. "Yang komunikasi dengan unversitas ya mereka lewat CV-GEN. Kami cuma menerima, nanti ada sekian mahasiswa (yang tiba di Jerman," ujar Zaky. CV-GEN merupakan perusahaan di bidang penyedia jasa pembuatan portal web yang didirikan Ami.

Zaky mengklaim kliennya tak membaca secara keseluruhan yang diteken dengan universitas. "Klien kami juga dari awal tidak setuju dengan penyebutan magang," ucapnya.

Adapun Universitas Jambi membenarkan adanya MoU yang disepakati  oleh kedua pihak waktu itu oleh Rektor Unja yang lama Profesor Sutrisno dan  pihak SHB yakni Enik Waldkönig. Namun Humas Unja Mochammad Farisi membantah ada aliran dana masuk ke universitasnya.  "Memang benar MoU itu ada, tetapi kami tidak menerima aliran dana CSR itu. Kami pastikan tidak ada dana masuk ke Unja terkonfirmasi bendahara pada 26 Maret 2024," kata Farisi dihubungi TEMPO Sabtu, 30 Maret 2024.

Farisi menyebut dalam MoU itu yang bertanda tangan adalah rektor lama Profesor Sutrisno. Saat ini Rektor Unja Profesor Helmi. "Bahkan Unja dalam kaitan penanganan Ferienjob Jerman  ini terbuka kepada mahasiswa. Kami telah kumpulkan 87 mahasiswa yang berangkat dan meminta mereka bercerita terbuka kepada kami dengan pendamping bagi mahasiswa  yang menyebut  dirinya sebagai korban," kata Farisi.

Sebab, kata Farisi, ada 33 mahasiswa yang mengaku senang dengan program ferienjob  Jerman dan mendapat pengalaman baru bekerja di sana. "Kami tidak pungkiri ada yang bermasalah tapi ada juga yang bisa jalan-jalan sampai Prancis dan mendapat gaji tanpa potongan," kata Farisi.

Data itu, kata Farisi, diketahui kampus dari isian form yang diberikan universitas ke mahasiswa  yang dikumpulkan. Bahkan di luar yang berhasil dan ada persoalan, ada satu mahasiswa gagal berangkat. Sumber TEMPO menyebut yang gagal berangkat  malahan ada empat mahasiswa.

"Mahasiswa yang gagal berangkat ini mengeluarkan uang dengan dana mandiri. Karena merasa rugi tidak berangkat magang Jerman si mahasiswa minta agar bisa melanjutkan Strata 2 di Unja tanpa biaya," kata Farisi.

Farisi mengatakan tidak mengekspos mahasiswa yang berhasil lantaran menghargai mahasiswa yang dirundung masalah. Tapi, kata Farisi, terhadap empat mahasiswa Unja yang mengaku menjadi korban pihak kampus memfasilitasi untuk menyampaikan terbuka kepada publik tanpa tekanan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Namun Unja belum bisa mengakomodasi untuk mengganti dana talangan yang kemudian menjadi beban mahasiswa. Sebab dana itu dikeluarkan oleh pihak SHB, bukan dana yang dikeluarkan universitas.

Farisi mengatakan berdasarkan form isian mahasiswa kemudian diketahui bahwa agen penyalur di Jerman ini ada tiga adalah Run Time, RAJ, dan Brisk. "Saya menengarai mahasiswa yang baik-baik  saja berada di penyaluran agen Run Time," kata Farisi.

Gaji Dipotong

Berdasarkan wawancara TEMPO dengan salah satu mahasiswa Unja yang menjadi korban Ferienjob Jerman, RM, 20 tahun, mengatakan setelah dipindah-pindah tempat tinggal, RM sempat dipekerjakan di pabrik sortir buah dengan bekerja berdiri selama 8 jam,  di-PHK sepihak, dicampur kamar tidurnya dengan laki-laki,  bahkan terakhir kalinya dipekerjakan  sebagai kuli bangunan oleh pemilik agen penyalur RAJ bernama Anna. Hingga pulang ke Indonesia, gaji RM dipotong. RM seharusnya mengantongi 1.284 Euro, tetapi gaji bersih yang didapatkan hanya 451,21 Euro. 

Kasus Ferienjob, Mabes Polri Tetapkan 5 Tersangka 

Bareskrim  Mabes Polri telah menetapkan 5 orang tersangka terkait ferienjob Jerman ini dengan ancaman pasal Tindak Pidana Perdagangan Orang  (TPPO). Adapun 2 orang tersangka adalah WNI yang saat ini berada di Jerman. Karena itu, Dittipidum tengah berkoordinasi dengan pihak Divisi Hubungan Internasional dan KBRI Jerman untuk penanganan terhadap 2 tersangka tersebut.

Dua tersangka ini adalah Enik Rutita alias Enik Waldkönig, 37 tahun WNI perempuan asal Madiun yang menikah dengan WN Jerman. Dia adalah Direktur  PT. Sinar Harapan Bangsa  (SHB). Sedang satu tersangka lainnya yakni Amsulistiani  alias Ami Ensch, WNI asal Makassar yang tinggal di Jerman. Ami merupakan bos CVGen. Dua perusahaan ini ditengarai yang berperan aktif memberangkatkan  an mengurus dokumen dan bekerja sama dengan 3 agen penyalur di Jerman; Run Time, RAJ  dan Brisk.

Tiga tersangka lain adalah Sihol Situngkir seorang  profesor, semula Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Jambi  dan masih tercatat sebagai Aparatur Sipil Negara di Unja.Tapi Sihol sudah tidak sebagai dosen Unja, pernah menjadi Rektor St.Thomas Medan dan bekerja 12 tahun di Sekretariat Negara. Ada pula AJ (perempuan) 52 tahun, MZ (laki-laki) 60 tahun keduanya dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Pilihan Editor:  Universitas Jambi Janji Akan Investigasi Dugaan TPPO Program Ferienjob Magang Mahasiswa di Jerman

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Babak Baru Kasus Pembunuhan Vina dan Eky, Orang Tua Terpidana Melaporkan Ayah Korban

5 jam lalu

Tim Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) melaporkan Rudiana, ayah dari Muhamad Rizky Rudiana (Eky), soal dugaan kesaksiaan palsu dan penganiayaan 7 terpidana kasus Vina Cirebon ke Bareskrim Mabes Polri pada Rabu, 17 Juli 2024.TEMPO/Advist Khoirunikmah.
Babak Baru Kasus Pembunuhan Vina dan Eky, Orang Tua Terpidana Melaporkan Ayah Korban

Orang tua Hadi Saputra meyakini putranya tidak terlibat dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky. Ia melaporkan Rudiana, ayah Eky, ke Bareskrim.


Terpidana Kasus Pembunuhan Vina Laporkan Ayah Eky ke Bareskrim Atas Dugaan Penganiayaan

7 jam lalu

Tim Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) melaporkan Rudiana, ayah dari Muhamad Rizky Rudiana (Eky), soal dugaan kesaksiaan palsu dan penganiayaan 7 terpidana kasus Vina Cirebon ke Bareskrim Mabes Polri pada Rabu, 17 Juli 2024.TEMPO/Advist Khoirunikmah.
Terpidana Kasus Pembunuhan Vina Laporkan Ayah Eky ke Bareskrim Atas Dugaan Penganiayaan

Terpidana kasus pembunuhan Vina melaporkan Rudiana yang adalah ayah Eky ke Bareskrim atas dugaan penganiayaan dan intimidasi.


Unjuk Rasa mahasiswa, Seluruh Universitas di Bangladesh Tutup Sementara

10 jam lalu

Gelombang unjuk rasa mahasiswa menolak sistem quota memakan korban jiwa, seluruh universitas diminta tutup sementara demi keamanan pada 16 Juli 2024. Sumber: Reuters
Unjuk Rasa mahasiswa, Seluruh Universitas di Bangladesh Tutup Sementara

Gelombang unjuk rasa mahasiswa menolak sistem quota memakan korban jiwa, seluruh universitas diminta tutup sementara demi keamanan


823 Warga Indonesia jadi Korban Online Scam Jaringan Dubai

16 jam lalu

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Himawan Bayu Aji memberikan keterangan saat konferensi pers kasus manipulasi data email, Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 7 Mei 2024. Dalam kasus tersebut polisi menangkap 5 tersangka 2 diantaranya warga Nigeria yang terlibat membuat email dan rekening palsu sejumlah perusahaan ternama dengan mengganti posisi huruf alfabet sehingga menyerupai aslinya dan merugikan korban sebesar 32 miliar. TEMPO/ Febri Angga Palguna
823 Warga Indonesia jadi Korban Online Scam Jaringan Dubai

Dalam periode 2022-2024, jaringan online scam internasional yang berpusat di Dubai telah menipu 823 WNI dengan modus tawaran pekerjaan paruh waktu.


KJRI Frankfurt Akan Fasilitasi Pemulangan Jenazah WNI Korban Pembunuhan di Jerman

1 hari lalu

Ilustrasi peti jenazah. deathandtaxesmag.com
KJRI Frankfurt Akan Fasilitasi Pemulangan Jenazah WNI Korban Pembunuhan di Jerman

Seorang WNI berusia 34 tahun diduga merupakan korban pembunuhan setelah ditemukan tewas di kediamannya di Jerman.


1.234 Calon Mahasiswa Baru ITB Ajukan KIP Kuliah, Jatah Pemerintah 787 Orang

2 hari lalu

Ilustrasi kampus ITB (Institut Teknologi Bandung). FOTO/ISTIMEWA
1.234 Calon Mahasiswa Baru ITB Ajukan KIP Kuliah, Jatah Pemerintah 787 Orang

Proses verifikasi mahasiswa angkatan 2024 yang mengajukan KIP Kuliah akan tertunda penyelesaiannya secara keseluruhan.


Evaluasi Penyidik Kasus Vina Cirebon, Polri Libatkan Propam Hingga Irwasum

2 hari lalu

Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Wahyu Widada. Tempo/Febri Angga Palguna
Evaluasi Penyidik Kasus Vina Cirebon, Polri Libatkan Propam Hingga Irwasum

Proses evaluasi penyidik kasus Vina Cirebon dilakukan oleh Profesi dan Pengamanan (Propam) dan Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri.


Laris Manis Bisnis Kos-kosan Menjelang Tahun Ajaran Baru di Area Kampus UNJ

2 hari lalu

Salah satu rumah kos yang berlokasi di Kelurahan Jati, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Utara. Berjarak 5 kilometer dari kampus UNJ, rata-rata harga sewa kos-kosan dengan fasilitas tambahan AC, berkisar antara 1,2 juta hingga 1,8 juta per bulan. TEMPO/Nandito Putra
Laris Manis Bisnis Kos-kosan Menjelang Tahun Ajaran Baru di Area Kampus UNJ

Kos-kosan yang berlokasi dekat kampus ramai dan menjadi incaran para mahasiswa baru


Dugaan Kesaksian Palsu Aep dan Dede di Kasus Vina Cirebon, Bareskrim Polri Kumpulkan Keterangan

2 hari lalu

Aep saksi kasus Vina Cirebon. Foto : Youtube
Dugaan Kesaksian Palsu Aep dan Dede di Kasus Vina Cirebon, Bareskrim Polri Kumpulkan Keterangan

Bareskrim Polri masih mengumpulkan bahan keterangan sebagai upaya tindak lanjut pelaporan Aep dan Dede yang diduga beri kesaksian palsu kasus Vina Cirebon.


WNI di Jerman Tewas dengan 30 Luka Tusukan, Diduga Dibunuh Sang Suami

2 hari lalu

Ilustrasi pembunuhan dengan senjata tajam. news18.com
WNI di Jerman Tewas dengan 30 Luka Tusukan, Diduga Dibunuh Sang Suami

KJRI Frankfurt mengatakan akan memfasilitasi pemulangan jenazah YCH, seorang WNI yang ditemukan tewas di Jerman.