Soal BMW Maut, Ini Penjelasan Resmi Hatta Rajasa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Perekonomian Hatta Rajasa didampingi Isterinya Oktiniwati Ulfa Dariah berjalan sebelum menggelar jumpa pers dikediamannya di Cilandak, Jakarta Selatan, (1/1), terkait kecelakaan yang melibatkan putranya M. Rasyid Amirullah Rajasa. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Menko Perekonomian Hatta Rajasa didampingi Isterinya Oktiniwati Ulfa Dariah berjalan sebelum menggelar jumpa pers dikediamannya di Cilandak, Jakarta Selatan, (1/1), terkait kecelakaan yang melibatkan putranya M. Rasyid Amirullah Rajasa. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan duka cita dan permohonan maaf untuk semua korban --baik yang tewas maupun luka-luka-- akibat tertabrak anaknya, Muhammad Rasyid Amirullah Rajasa. Senin 1 Januari 2013, Rasyid yang mengendarai jip BMW menabrak minivan Luxio di Tol Jagorawi, hingga terpental.

    Inilah transkrip lengkap pernyataan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), saat konferensi pers di kediamannya, Selasa 1 Januari 2013 malam. Dia didampingi istri dan anak sulungnya. Sepanjang konferensi pers, istrinya Oktinawati Ulfa Dariah terus menangis tersengguk.

    "Hari ini kami sekeluarga besar mendapatkan musibah terjadinya kecelakaan yang melibatkan putra kami Muhammad Rasyid Amrullah Rajasa yang terjadi pagi tadi, yang menimbulkan korban jiwa dua orang meninggal dunia, Innallillahi wainna Ilaihi Rojiun. Kami sekeluarga sungguh sangat terpukul, atas kejadian tersebut, merasa sedih atas meninggalnya dua saudara kita. Kami sekeluarga berbela sungkawa sangat dalam atas meninggalnya dua saudara tersebut, keprihatinan yang dalam ini dan sekaligus kami menyampaikan permohonan maaf sedalam-dalamnya atas musibah tersebut yang  tidak dikehendaki sama sekali.

    Setelah mendengar berita itu saya meminta kepada keluarga, yang pertama sekali agar segera memberikan pertolongan dan bantuan kepada korban baik yang luka maupun yang meninggal dunia. Dan kami menunggu sampai keluarga yang ditinggalkan, datang sampai sore dan malam hari ini. Saya sendiri ingin hadir meminta maaf kepada korban yang di Sukabumi dan Tangerang sebagai rasa cinta kami dan luka kami dan sekaligus permohonan maaf pada keluarga atas kejadian yang tidak sama sekali kami harapkan.

    Putra kami Rasyid sedang dalam perawatan maag yg cukup berat, dan saat ini, setelah terjadi peristiwa ini, mengalami keluhan psikologis yg sangat dalam dan berat. Sekarang ini dia sedang dirawat di rumah sakit. Saya mohon doa restu, kami tabah menerima musibah dan mendoakan keluarga almarhum yg tertimpa musibah agar arwahnya diterima Allah SWT.

    Dan kami akan mmberikan perhatian yg tinggi kepada keluarga korban dan juga yg sedang dirawat di rumah sakit. Kami baru menyampaikan (konferensi pers ini--) karena perhatian kami tertuju sepenuhnya pada keluarga korban. Sungguh saya merasakan sedih sangat mendalam dan saya akan hadir dan datang sendiri bersama istri.

    Saya sangat terpukul dan kami akan memberikan perhatian penuh. Saya serahkan ke pihak kepolisian secepatnya, dan mohon doa restunya agar putra kami yang sedang dirawat segera pulih agar ia dapat menjalani proses hukum yang berjalan di tanah air ini. Saya mohon maaf atas kejadian ini kepada korban dan keluarga korban dan masyarakat yg memberikan perhatian pada musibah ini. Musibah ini akan kami terima dan kami mohon maaf atas kejadian ini."

    Setelah konferensi pers, Hatta dan keluarganya tidak melayani pertanyaan jurnalis. "Maaf saya hanya memberi keterangan ini dulu," kata Hatta.

    JAYADI SUPRIADIN

    Berita terkait
    BMW Maut Anak Hatta Masih Mulus 
    Polisi Datangkan Mekanik BMW Sebelum Diderek
    Anak Hatta Rajasa Jadi Tersangka  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.