Pilkada DKI, PDIP Masih Buka Kemungkinan Dukung Ahok  

Reporter

Jumat, 29 Juli 2016 06:00 WIB

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, berpidato saat Halal Bihalal di Markas Teman Ahok, Pejaten, Jakarta, 27 Juli 2016. Ahok mengaku hal tersebut sudah ia lihat setelah melihat dukungan dari tiga partai politik yang datang, yakni Partai NasDem, Hanura, dan Golkar. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

TEMPO.CO, Jakarta - Politikus asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Andreas Pareira, mengatakan partainya masih membuka kemungkinan mendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok maju dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada 2017. PDIP masih melakukan pemetaan politik dan penyaringan sejumlah nama untuk maju dalam pemilihan.

"PDIP melakukan pemetaan penyaringan dan pemetaan politik. Masih terbuka kemungkinan," kata Andreas di Gedung DPR, Jakarta, Kamis 28 Juli 2016.

Andreas menganggap keinginan Ahok untuk kembali maju melalui partai politik dalam Pilkada DKI 2017 adalah langkah maju. PDIP sejak awal menyarankan Basuki maju melalui partai politik. "Kami berharap ini proses penyadaran untuk Ahok," katanya.

Baca Juga: Soal Ahok, Fadli Zon: Orang Bisa Berubah dalam Politik

Andreas tak mempermasalahkan apabila partai lain telah mendahului memberikan dukungan kepada Ahok. Setiap partai memiliki hak untuk memberikan dukungan terhadap seorang calon. "Kalau orang lain mengusung, itu hak mereka."

Sebelumnya, Ahok memutuskan untuk maju sebagai calon gubernur melalui partai politik. Pertimbangan akhirnya memilih jalur partai politik adalah karena ada kesamaan tujuan baik dari tim relawan maupun partai politik yang mendukungnya.

Sejauh ini, Basuki mendapatkan dukungan dari tiga partai, yakni Golkar, Hanura, dan NasDem. PDIP dilirik untuk bergabung.

Simak: Ahok Ingin Bertemu Mega, Andreas: Siapa yang Butuh Siapa

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham mengatakan Golkar menginginkan duet Ahok dengan Djarot Saiful Hidayat maju dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. Alasannya pasangan ini dianggap berprestasi dan solid.

"Kami bicara ke PDIP. Golkar tidak keberatan kalau pasangan yang kompak ini jadi lagi," kata Idrus, Selasa lalu.

ARKHELAUS W. | AHMAD FAIZ




Berita terkait

Ahok Masuk Bursa Cagub DKI dari PDIP Selain Risma, Andika Perkasa, dan Basuki Hadimuljono

1 hari lalu

Ahok Masuk Bursa Cagub DKI dari PDIP Selain Risma, Andika Perkasa, dan Basuki Hadimuljono

PDIP mulai menjaring empat nama yang akan menjadi calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta. Lantas, siapa saja bakal cagub DKI Jakarta yang diusung PDIP?

Baca Selengkapnya

Selain Galih Loss, Ini Daftar Kasus Dugaan Penistaan Agama di Indonesia

4 hari lalu

Selain Galih Loss, Ini Daftar Kasus Dugaan Penistaan Agama di Indonesia

Kasus yang menjerat Galih Loss menambah daftar panjang kasus penistaan agama di Indonesia.

Baca Selengkapnya

Gaya Ahok, Anies, dan Heru Budi Tangani Banjir di DKI Jakarta

33 hari lalu

Gaya Ahok, Anies, dan Heru Budi Tangani Banjir di DKI Jakarta

Banjir melanda sebagian wilayah di DKI Jakarta kerap terjadi berulang kali. Berikut gaya gubernur DKI menyikapi banjir di wilayahnya.

Baca Selengkapnya

Mereka yang Dijerat Kasus Penistaan Agama, Ahok hingga Panji Gumilang Pimpinan Ponpes Al Zaytun

33 hari lalu

Mereka yang Dijerat Kasus Penistaan Agama, Ahok hingga Panji Gumilang Pimpinan Ponpes Al Zaytun

Berikut sederet kasus penistaan agama yang dijatuhkan vonis untuk Ahok, Arya Wedakarna, dan terakhir Panji Gumilang Pimpinan Ponpes Al Zaytun.

Baca Selengkapnya

81 Tahun Ma'ruf Amin, Berikut Jalan Politiknya dan Pernah Punya Story dengan Ahok

47 hari lalu

81 Tahun Ma'ruf Amin, Berikut Jalan Politiknya dan Pernah Punya Story dengan Ahok

Ma'ruf Amin berusia 81 tahun pada 11 Maret ini. Berikut perjalanan politiknya hingga menjadi wapres, sempat pula berseteru dengan Ahok.

Baca Selengkapnya

Ramai Soal KJMU, Apa itu Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul yang Diinisiasi Ahok dan Diteruskan Anies Baswedan?

51 hari lalu

Ramai Soal KJMU, Apa itu Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul yang Diinisiasi Ahok dan Diteruskan Anies Baswedan?

Ramai di media sosial soal Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul yang disebut diberhentikan sepihak oleh Pemprov DKI Jakarta. Apa beda KJMU dan KJP Plus?

Baca Selengkapnya

Jika Ahok Berminat Maju di Pilkada DKI Jakarta, Status Mantan Narapidana Bisa Mengganjalnya? Ini Kata UU Pilkada

52 hari lalu

Jika Ahok Berminat Maju di Pilkada DKI Jakarta, Status Mantan Narapidana Bisa Mengganjalnya? Ini Kata UU Pilkada

Pengamat politik Adi Prayitno sebut nama Ahok dan Anies Baswedan masih kuat di Jakarta. Bagaimana dengan Ridwan Kamil?

Baca Selengkapnya

69 Tahun Deddy Mizwar, Perjalanan Karir Jenderal Nagabonar dari Aktor hingga Politisi

52 hari lalu

69 Tahun Deddy Mizwar, Perjalanan Karir Jenderal Nagabonar dari Aktor hingga Politisi

Menjadi politisi sambil tetap aktif dalam dunia film. Begini perjalanan Deddy Mizwar menapaki dua bidang yang berbeda tersebut.

Baca Selengkapnya

Pengamat soal Tokoh yang Cocok Maju Pilkada DKI 2024: Anies dan Ahok Masih Kuat

56 hari lalu

Pengamat soal Tokoh yang Cocok Maju Pilkada DKI 2024: Anies dan Ahok Masih Kuat

Pengamat politik mengatakan Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok masih memiliki suara kuat di Jakarta.

Baca Selengkapnya

Di TPS Ahok, Ganjar-Mahfud Unggul dengan 113 Suara

14 Februari 2024

Di TPS Ahok, Ganjar-Mahfud Unggul dengan 113 Suara

Paslon Ganjar-Mahfud memimpin suara di TPS tempat Ahok menyalurkannhak suara.

Baca Selengkapnya