Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Polisi Ungkap Alasan Keluarga Menolak Autopsi Jenazah Brigadir Ridhal Ali Tomi yang Diduga Tewas Bunuh Diri

image-gnews
Rekaman CCTV yang memperlihatkan Mobil Alphard yang ditunggangi Brigadir Ridhal Ali Tomi. FOTO/video/x
Rekaman CCTV yang memperlihatkan Mobil Alphard yang ditunggangi Brigadir Ridhal Ali Tomi. FOTO/video/x
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Satuan Reserse Kriminal atau Kasat Reskrim Kepolisian Resor Metropolitan atau Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Bintoro, mengungkapkan alasan keluarga menolak autopsi jenazah Brigadir Ridhal Ali Tomi.

Anggota polisi itu tewas di dalam mobil Toyota Alphard di sebuah rumah di Jalan Mampang Prapatan IV, Jakarta Selatan, diduga karena bunuh diri menggunakan senjata api jenis HM kaliber 9 milimeter.

Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan menemukan luka tembak di bagian kepala Brigadir Ridhal Ali Tomi. Polisi sebelumnya menyebut Ridhal dengan inisial RA.

Dalam keterangannya, Bintoro mengidentifikasi orang yang meninggal dunia tersebut berinisial RA. "Korban adalah anggota Polri berdinas di Polresta Manado," katanya seperti dilansir dari Antara, Sabtu, 27 April 2024

Bintoro menjelaskan, Brigadir RA mengalami luka di bagian pelipis kanan dan tembus ke kiri akibat tembakan senjata api. Bahkan, tembakan tersebut tembus hingga ke atap mobil.

Bintoro menuturkan, keluarga telah melihat fakta hukum dari hasil digital forensik rekaman CCTV. Dalam rekaman itu, tampak detik-detik korban datang bersama keluarga pemilik rumah hingga tersisa korban sendiri di dalam mobil. "Sampai peristiwa itu terjadi, mobil menabrak mobil putih yang di depannya," kata Bintoro saat dihubungi, Ahad, 28 April 2024.

Selain itu, Bintoro menyatakan keluarga korban sudah datang langsung ke TKP tempat peristiwa tersebut terjadi. Kedatangan mereka, kata Bintoro, untuk mengetahui kebenaran di TKP dengan hasil rekaman CCTV.

Di sisi lain, Bintoro mengatakan dokter forensik juga sudah memberikan penjelasan seputar luka bekas tembakan di pelipis kanan dan kiri korban. "Dari persesuain tersebut, keluarga korban menyadari bahwa benar terjadi bunuh diri dan menolak untuk di outopsi," ujar dia.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Menurut Bintoro, setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan sejumlah barang bukti di dalam mobil di antara satu pucuk senjata api jenis HS.

Ia menjelaskan polisi mendapat laporan kejadian itu pada Kamis sore, 25 April 2024 pada pukul 18.25 WIB. Anggota polisi kemudian mendatangi tempat kejadian perkara. 

"Kami langsung turun TKP, selanjutnya melaksanakan olah TKP dengan tim dari forensik, Labfor dan Inafis," tuturnya.

Bintoro menambahkan bahwa olah TKP yang dilakukan guna mengungkap kejadian yang sebenarnya. Pada saat itu pihaknya juga memeriksa sebanyak 13 saksi serta kamera pengintai (CCTV).

Ada CCTV yang berhasil diambil untuk mengetahui kronologi yang terjadi. Dugaan sementara, polisi menyimpulkan Brigadir Ridhal Ali Tomi bukan korban penembakan oleh orang lain.    

Pilihan Editor: Dinas di Polresta Manado, Brigadir RA yang Tewas dengan Luka Tembak Disebut Pengawal di Rumah Mampang

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Polisi Didesak Usut Tuntas Penembakan Pejuang HAM Papua Yan Christian Warinussy

1 jam lalu

Pegiat HAM Papua, Yan Christian Warinussy melapor ke SPKT Polresta Manokwari Papua Barat setelah mengalami teror penembakan orang tak dikenal. Foto: Istimewa
Polisi Didesak Usut Tuntas Penembakan Pejuang HAM Papua Yan Christian Warinussy

Pejuang Hak Asasi Manusia (HAM) dari Papua, Yan Christian Warinussy, menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal


Joe Biden Serukan Larangan Senapan AR-15 Pasca Penembakan Trump: Karakter Ganas AR-15

1 jam lalu

Joe Biden Serukan Larangan Senapan AR-15 Pasca Penembakan Trump: Karakter Ganas AR-15

Tersangka penembakan Donald Trump, Thomas Matthew Crooks yang berusia 20 tahun secara hukum dapat membeli senapan seperti AR-15 di Pennsylvania.


Donald Trump Memerlukan Operasi Rekonstruksi Telinga Pasca Percobaan Pembunuhan

4 jam lalu

Calon presiden dari Partai Republik dan mantan Presiden AS Donald Trump saatmenyaksikan Hari ke-1 Konvensi Nasional Partai Republik (RNC), di Fiserv Forum di Milwaukee, Wisconsin, AS, 15 Juli 2024. Donald Trump ditembak Thomas Matthew Crooks yang merupakan siswa yang unggul dalam matematika. REUTERS/Mike Segar
Donald Trump Memerlukan Operasi Rekonstruksi Telinga Pasca Percobaan Pembunuhan

Para ahli berpendapat bahwa Donald Trump mungkin memerlukan operasi rekonstruksi telinga untuk mengembalikan penampilannya.


LBH Papua Kecam Penembakan Aktivis HAM Yan Christian Warinussy di Manokwari

15 jam lalu

Pegiat HAM Papua, Yan Christian Warinussy melapor ke SPKT Polresta Manokwari Papua Barat setelah mengalami teror penembakan orang tak dikenal. Foto: Istimewa
LBH Papua Kecam Penembakan Aktivis HAM Yan Christian Warinussy di Manokwari

LBH Papua minta Ketua Komnas HAM dan perwakilan Komnas HAM Papua membentuk tim investigasi untuk mengusut peristiwa penembakan aktivis HAM itu.


Ajudan Wakapolres Sorong Diduga Bunuh Diri, Ini Catatan IPW Kasus Polisi Bunuh Diri Sepanjang 2024

1 hari lalu

Brigadir Ridhal Ali Tomi, anggota Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Manado. Dia ditemukan tewas di dalam mobil Toyota Alphard hitam dengan kepala tertembak, di Jalan Mampang Prapatan IV Nomor 20, Jakarta Selatan, Kamis, 15 April 2024. Dok. Instagram
Ajudan Wakapolres Sorong Diduga Bunuh Diri, Ini Catatan IPW Kasus Polisi Bunuh Diri Sepanjang 2024

Polri kembali berduka lantaran Bripda NRN ajudan Wakapolres Sorong, diduga bunuh diri. Berikut catatan IPW kasus polisi bunuh diri hingga Juli 2024.


Iran Murka Dituding AS Dalangi Penembakan Donald Trump

1 hari lalu

Calon presiden dari Partai Republik dan mantan Presiden AS Donald Trump saat menyaksikan calon wakil presiden dari Partai Republik J.D. Vance pada Hari ke-1 Konvensi Nasional Partai Republik (RNC), di Fiserv Forum di Milwaukee, Wisconsin, AS, 15 Juli 2024.  REUTERS/Callaghan O'Hare
Iran Murka Dituding AS Dalangi Penembakan Donald Trump

Laporan intelijen AS menyebutkan bahwa Iran berada di balik penembakan Donald Trump pada Sabtu lalu.


Aktivis HAM Papua Yan Christian Warinussy Ditembak Orang Tak Dikenal di Manokwari

1 hari lalu

Ilustrasi penembakan. annahar.com
Aktivis HAM Papua Yan Christian Warinussy Ditembak Orang Tak Dikenal di Manokwari

Aktivis HAM Papua Yan Christian Warinussy ditembak orang tak saat keluar dari bilik mesin ATM di Jalan Yos Sudarso Sanggeng Manokwari.


ASN di Sumsel Ditangkap Atas Kepemilikan Senjata Api Ilegal, Ini Ancaman Hukumannya

1 hari lalu

Ditreskrimum Polda Sumsel menangkap seorang ASN di Palembang dalam kasus kepemilikan senjata api ilegal, Senin, 15 Juli 2024. TEMPO/Yuni Rahmawati
ASN di Sumsel Ditangkap Atas Kepemilikan Senjata Api Ilegal, Ini Ancaman Hukumannya

ASN di Sumatera Selatan ditangkap dengan dugaan kepemilikan senjata api ilegal. Bagaimana ancaman hukumannya?


Usai Penembakan Trump, Polisi Tangkap Pria Bersenapan AK-47 di Dekat Acara Partai Republik

1 hari lalu

Petugas polisi berjalan di dekat lokasi penembakan polisi di sela-sela Konvensi Nasional Partai Republik di Milwaukee, Wisconsin, AS, 16 Juli 2024. REUTERS/Adrees Latif
Usai Penembakan Trump, Polisi Tangkap Pria Bersenapan AK-47 di Dekat Acara Partai Republik

Seorang pria kedapatan menenteng senapan AK-47 di dekat konvensi Partai Republik usai penembakan Trump.


ISIS Mengklaim Bertanggung jawab atas Penembakan di Oman yang Menewaskan 9 Orang

1 hari lalu

Anggota ISIS memegang bendera di Raqqa , 29Juni 2014. REUTERS
ISIS Mengklaim Bertanggung jawab atas Penembakan di Oman yang Menewaskan 9 Orang

ISIS lewat Telegram mengungkap bertanggung jawab atas aksi penembakan di sebuah masjid syiah di Oman.