Halal Bihalal Purnawirawan TNI, Gatot Nurmantyo Bahas Mati Syahid

Selasa, 25 Juni 2019 17:30 WIB

Purnawirawan TNI - Polri menggelar halal bihalal di Masjid At Tin Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, 25 Juni 2019. Tempo/Imam Hamdi

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo mengajak prajurit maupun purnawirawan TNI dan Polri untuk tetap mengingat janji setia terhadap NKRI.

Baca: Usut Purnawirawan TNI, Kapolri: Membuat Tidak Nyaman, tapi...

Pesan itu disampaikan Gatot dalam acara halal bihalal purnawirawan ABRI, TNI dan Polri di Masjid Agung At Tin Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Selasa, 25 Juni 2019.

"Sebagai prajurit maupun purnawirawan ABRI, TNI-Polri kita sudah disumpah," kata Gatot kepada ribuan purnawirawan yang hadir dalam acara halal bihalal itu. "Sumpah itu tidak mengatakan saya sebagai prajurit TNI atau Polri. Tapi demi Allah saya bersumpah, demi Tuhan saya berjanji,"

Gatot berujar sumpah setia yang diucapkan prajurit itu akan terus berlaku. Pria kelahiran Tegal, Jawa Tengah, ini pun bertanya kepada para purnawirawan yang hadir, "Sumpah itu akan tetap berlaku sampai sekarang. Sampai kapan? sampai suara salvo di telinga kita tidak kita dengar lagi," ujarnya.

Gatot meminta agar prajurit terus mempertahankan Pancasila agar tetap hidup dan menjadi dasar negara. Jangan sampai, kata dia, Pancasila hanya dijadikan lambang, tapi tidak diamalkan.

Advertising
Advertising

Menurut dia, saat ini pengamalan nilai Pancasila semakin memudar. Hal itu bisa dilihat dari pengamalan sila keempat tentang musyawarah untuk mufakat. Sila keempat berbunyi kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.

"Dulu ada MPR. Sekarang ada, tapi fungsinya sudah berubah. Menggunakan voting. Itu bukan Pancasila."

Terakhir, kata dia, pelajaran agama sebagai akar dari Pancasila itu pun akan dihilangkan dari sekolah. "Ini adalah proses yang harus sama-sama kita diwaspadai," ujarnya.

Gatot meminta prajurit maupun purnawirawan terus memperjuangkan agar nilai Pancasila menjadi kepribadian bangsa Indonesia. "Selanjutnya dengan ini maka kita masih punya peluang untuk jadi pahlawan. Orang mengatakan jaman Rasulullah dulu, orang berlomba-lomba untuk mati syahid, bukan, tapi berbondong-bondong untuk berjihad," ujarnya.

Baca: Purnawirawan TNI Tersangka Makar, Panglima TNI Serahkan Kepada Polisi

Selain itu, konsep mati syahid tidak hanya dikenal oleh umat Islam. Agama lain pun, kata Gatot Nurmantyo kepada para purnawirawan TNI dan Polri, seperti Kristen dan Hindu pun ada hal mengenai mati syahid. "Jadi Syahid itu bukan hanya umat Islam. Kita harus mengamalkan Pancasila karena Pancasila adalah sumber dari segala sumber hukum."

Berita terkait

Perjalanan Biksu Ritual Thudong, Pelepasan di TMII hingga Perayaan Waisak Candi Borobudur

17 jam lalu

Perjalanan Biksu Ritual Thudong, Pelepasan di TMII hingga Perayaan Waisak Candi Borobudur

Menjelang perayaan Waisak 2568 BE pada 23 Mei 2024, sebanyak 40 bhikkhu (biksu) melaksanakan ritual thudong menuju ke Candi Borobudur

Baca Selengkapnya

Prabowo Tinggalkan Tamu Asing Demi Hadiri HUT Adik Tien Soeharto

22 hari lalu

Prabowo Tinggalkan Tamu Asing Demi Hadiri HUT Adik Tien Soeharto

Presiden terpilih Prabowo Subianto menghadiri acara ulang tahun ke-87 adik Tien Soeharto, Siti Hardjanti Wismoyo, di TMII hari ini.

Baca Selengkapnya

Sebelum Pulang ke Korea Selatan, Pemain Red Sparks Sempat Diajak Berkeliling TMII

26 hari lalu

Sebelum Pulang ke Korea Selatan, Pemain Red Sparks Sempat Diajak Berkeliling TMII

Para pemain klub bola voli Red Sparks sempat diajak berkeliling mengenal ragam budaya Indonesia di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.

Baca Selengkapnya

Wahana di TMII, Telah Disediakan Angkutan Wara-Wiri Untuk Keliling Taman Mini Indonesia Indah

27 hari lalu

Wahana di TMII, Telah Disediakan Angkutan Wara-Wiri Untuk Keliling Taman Mini Indonesia Indah

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) berusia 49 tahun, suatu kawasan taman wisata bertema budaya Indonesia di Jakarta Timur. Ada apa saja di sana?

Baca Selengkapnya

49 Tahun TMII Gagasan Tien Soeharto, Pembangunannya Tuai Pro-kontra

28 hari lalu

49 Tahun TMII Gagasan Tien Soeharto, Pembangunannya Tuai Pro-kontra

Tie Soeharto menggagas dibangunnya TMII sebagai proyek mercusuar pemerintahan Soeharto. Proses pembangunannya menuai pro dan kontra.

Baca Selengkapnya

Berawal Ide Tien Soeharto, Begini Sejarah Taman Mini Indonesia Indah atau TMII di Usia 49 Tahun

28 hari lalu

Berawal Ide Tien Soeharto, Begini Sejarah Taman Mini Indonesia Indah atau TMII di Usia 49 Tahun

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dibangun pada 1972 dan diresmikan pada 20 April 1975, berawal dari ide Tien Soeharto.

Baca Selengkapnya

Jumlah Pengunjung Beberapa Destinasi Wisata selama Libur Lebaran 2024

35 hari lalu

Jumlah Pengunjung Beberapa Destinasi Wisata selama Libur Lebaran 2024

Beberapa destinasi wisata mengalami kepadatan pengunjung selama libur Lebaran 2024. Berikut rincian jumlah pengunjungnya.

Baca Selengkapnya

Terpopuler: Cerita Mudik Sri Mulyani Bertemu Menteri Basuki, KCIC Tanggapi Kabar Gerbong Whoosh Bocor

35 hari lalu

Terpopuler: Cerita Mudik Sri Mulyani Bertemu Menteri Basuki, KCIC Tanggapi Kabar Gerbong Whoosh Bocor

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis pada Jumat, 12 April 2024, dimulai dari cerita Menkeu Sri Mulyani mudik Lebaran ke Semarang.

Baca Selengkapnya

Harga Tiket Masuk TMII Naik Sejak 8 April 2024

36 hari lalu

Harga Tiket Masuk TMII Naik Sejak 8 April 2024

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) tetap beroperasi selama pekan Lebaran.

Baca Selengkapnya

Ingin Libur Lebaran Hari Kedua di TMII? Simak Program Acaranya Lengkap di Sini

37 hari lalu

Ingin Libur Lebaran Hari Kedua di TMII? Simak Program Acaranya Lengkap di Sini

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) tetap beroperasi selama pekan Lebaran tanggal 11 - 15 April 2024. Apa saja acaranya yang digelar pada hari ini?

Baca Selengkapnya