Puluhan Pejabat Dinkes Mundur, Gubernur Banten Resmi Buka Lowongan

Jumat, 4 Juni 2021 07:56 WIB

Gubernur Banten, Wahidin Halim. wikipedia.org

TEMPO.CO, Serang - Gubernur Banten Wahidin Halim resmi membuka lowongan untuk mengisi 20 jabatan di lingkungan Dinas Kesehatan atau Dinkes Provinsi Banten yang ditinggal pejabatnya secara massal. Pendaftaran dibuka sejak 3 hingga 7 Juni 2021.

Pengumuman pengisian calon pejabat administrasi di Dinkes Banten tertuang dalam surat Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten Nomor 800/2167-BKD/2021. “Saya umumkan bagi ASN di yang yang ada di kota/kabupaten maupun Provinsi Banten, sesuai dengan pendidikan maupun profesinya,” kata Wahidin Kamis, 3 Juni 2021.

Mantan Wali Kota Tangerang dua periode itu menuturkan, kesempatan dibuka untuk mengisi kekosongan 20 jabatan struktural setelah ditinggal pejabatnya yang mengundurkan diri. “Kesempatan untuk mengisi kekosongan jabatan yang yang ditinggal oleh sekdis (sekretaris dinas), kabid (kepala bidang) dan kasi (kepala seksi) yang kosong. Dibuka kesempatan bagi saudara yang berminat untuk mengisi kekosongan jabatan itu,” katanya.

Menurut Wahidin Halim, mereka yang menjabat sebagai pejabat eselon di lingkungan Pemprov Banten akan diberi tunjangan kinerja (tukin) yang besar. Tukin untuk pejabat eselon IV sekitar Rp19 juta per bulan, eselon III Rp30 juta per bulan. “Eselon IIB Rp40 juta, jadi cukup dan harusnya diimbangi dengan kinerja. Silakan yang berminat sesuai dengan bidang-bidang yang ada disitu saya berikan kesempatan,” katanya.

Adapun 20 lowongan jabatan yang dibuka adalah sekretaris dinas, kepala sub bagian umum dan kepegawaian, kepala sub bagian keuangan, serta kepala sub bagian program, evaluasi, dan pelaporan. Kemudian, kepala bidang pelayanan kesehatan, kepala bidang kesehatan masyarakat, kepala bidang pencegahan dan pengendalian penyakit, kepala seksi kerjasama pelayanan kesehatan, kepala seksi pelayanan kesehatan rujukan, kepala seksi pembiayaan dan jaminan kesehatan masyarakat.

Advertising
Advertising

Selanjutnya, kepala seksi kesehatan keluarga dan gizi, kepala seksi promosi dan pemberdayaan masyarakat, kepala seksi kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, dan kesehatan olahraga, kepala seksi pencegahan dan pengendalian penyakit menular, kepala seksi pencegahan, pengendalian penyakit tidak menular, dan kesehatan jiwa. Berikutnya, jabatan kepala seksi surveilans, imunisasi, dan krisis kesehatan, kepala seksi sumber daya manusia kesehatan, kepala seksi obat publik dan perbekalan kesehatan, kepala seksi farmasi dan pangan serta kepala sub bagian tata usaha UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah.

Kepala BKD Provinsi Banten Komarudin mengatakan, pihaknya sudah menerima berkas administrasi sejak kemarin hingga Senin, 7 Juni 2021. “Sudah ada yang bertanya-tanya, baik dari internal pemprov maupun kabupaten/kota,” ujar mantan Penjabat (Pj) Bupati Tangerang ini.

Sebelumnya, seluruh pejabat eselon di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Banten ramai-ramai mengundurkan diri. Mereka mengaku kecewa dengan penetapan tersangka LS selaku Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan dan Kefarmasian dalam kasus pengadaan masker. Mereka menilai tidak ada upaya perlindungan dari pimpinan.

Mereka mengaku selama ini bekerja di tengah tekanan dan intimidasi dari pimpinan, padahal sudah bekerja maksimal. Kondisi tersebut membuat para pejabat Dinkes Banten itu bekerja dengan tidak nyaman dan penuh ketakutan.

Baca juga: Gubernur Banten Bahas Pengunduran Diri Pegawai Dinas Kesehatan Hari Ini

WASIUL ULUM

Berita terkait

Projo Banten Dorong Program Calon Kepala Daerah Searah dengan Program Prabowo-Gibran

2 hari lalu

Projo Banten Dorong Program Calon Kepala Daerah Searah dengan Program Prabowo-Gibran

Projo Banten berharap program-program Prabowo-Gibran dapat berjalan dan searah dengan program kepala daerah.

Baca Selengkapnya

Seleksi CPNS Diminta Ditunda hingga Usai Pilkada, Rentan Menjadi Komoditas Politik

2 hari lalu

Seleksi CPNS Diminta Ditunda hingga Usai Pilkada, Rentan Menjadi Komoditas Politik

Ketua Ombudsman RI Mokhammad Najih menyarankan agar rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) ditunda hingga Pilkada selesai.

Baca Selengkapnya

Ini Alasan Nurul Ghufron Bantu Mutasi ASN Kementan ke Malang Jawa Timur

3 hari lalu

Ini Alasan Nurul Ghufron Bantu Mutasi ASN Kementan ke Malang Jawa Timur

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menjelaskan perihal laporan dugaan pelanggaran etik yang ditujukan kepadanya soal mutasi ASN di Kementan.

Baca Selengkapnya

Proses Kesiapan Boyongan Puluhan Ribu ASN ke IKN

3 hari lalu

Proses Kesiapan Boyongan Puluhan Ribu ASN ke IKN

Adapun jumlah ASN yang diperlukan untuk berada di IKN pada prioritas pertama sebanyak 11.916 orang.

Baca Selengkapnya

Apa Syarat Menjadi Pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai?

4 hari lalu

Apa Syarat Menjadi Pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai?

Salah satu syarat calon pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai adalah harus lulus seleksi sebagai calon mahasiswa kampus PKN STAN.

Baca Selengkapnya

Azwar Anas Minta Pemda Percepat Input Formasi Kebutuhan ASN

5 hari lalu

Azwar Anas Minta Pemda Percepat Input Formasi Kebutuhan ASN

Badan Kepegawaian Negara sedang melakukan verifikasi dan validasi rincian formasi ASN yang sudah ditetapkan berdasarkan usulan dari seluruh instansi pusat dan daerah.

Baca Selengkapnya

Catatan Dosen Unair untuk Relokasi ASN ke IKN: Kebijakan Terburu-buru

5 hari lalu

Catatan Dosen Unair untuk Relokasi ASN ke IKN: Kebijakan Terburu-buru

Sejak Oktober 2023 lalu, Pemerintah telah mengumumkan keputusan untuk memindahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara atau IKN

Baca Selengkapnya

KPK Terima 214 CPNS Baru di 19 Unit Kerja

6 hari lalu

KPK Terima 214 CPNS Baru di 19 Unit Kerja

KPK berharap ke depannya, paraCPNS baru ini dapat menjaga nama baik lembaga dalam menjalankan tugasnya.

Baca Selengkapnya

Gempa Bermagnitudo 4,8 Guncang Banten, BMKG: Belum Ada Laporan Kerusakan

8 hari lalu

Gempa Bermagnitudo 4,8 Guncang Banten, BMKG: Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa tektonik bermagnitudo 4,8 mengguncang wilayah Banten dan sekitarnya. BMKG mencatat waktu kejadiannya pada Sabtu, 27 April 2024 pukul 15.27 WIB.

Baca Selengkapnya

Kementerian PUPR: Progres Rusun ASN di IKN Rata-rata Capai 40 Persen

8 hari lalu

Kementerian PUPR: Progres Rusun ASN di IKN Rata-rata Capai 40 Persen

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan progres pembangunan rumah susun (Rusun) ASN di di IKN rata-rata capai 40 persen.

Baca Selengkapnya