Jumat, 21 September 2018

Ahmad Dhani Mengaku Akan Terus Menyebarkan Kebencian

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ahmad Dhani memenuhi panggilan Polres Metro Jakarta Selatan sebagai saksi atas tuduhan ujaran kebencian yang dia lakukan melaui akun Twitter-nya, 10 Oktober 2017. TEMPO/NAFI'

    Ahmad Dhani memenuhi panggilan Polres Metro Jakarta Selatan sebagai saksi atas tuduhan ujaran kebencian yang dia lakukan melaui akun Twitter-nya, 10 Oktober 2017. TEMPO/NAFI'

    TEMPO.CO, Jakarta - Musikus Ahmad Dhani Prasetyo memenuhi panggilan pemeriksaan atas laporan ujaran kebencian di kantor Kepolisian Resor Metropolitan Jakarta Selatan pada Selasa, 10 Oktober 2017.  

    Dhani mengatakan, setelah panggilan dari polisi ini dia tetap terus menyebarkan kebencian kepada para pembela penista agama. Menurut salah satu pendiri Band Dewa 19 ini, penista agama dan pembelanya adalah perusak kebhinnekaan. “Mereka harus dimusnahkan dari bumi Indonesia,” kata Dhani setibanya di Polres Jakarta Selatan.

    Ahmad Dhani dilaporkan oleh pendiri Basuki Tjahaja Purnama (BTP) Network, Jack Lapian. Jack mempersoalkan ujaran kebencian Dhani dalam cuitan Twitter pada 9 Maret 2017. Dhani menulis pada 5 Maret 2017 melalui akun Twitter bahwa, “siapa saja yang dukung penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi mukanya.”

    Penista agama yang dimaksud Dhani adalah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang kala itu maju dalam pemilihan gubernur bersama Djarot Saiful Hidayat, melawan Anies Baswedan-Sandiaga S. Uno. Ahok memang disebyt penista agama oleh lawan-lawan politiknya gara-gara pernyatannya soal ayat Almaidah.

    Dhani beranalogi bahwa menyebarkan kebencian kepada pembela penista agama sama dengan seruan kebencian kepada pembela pengedar narkoba. “Kalau kita tidak boleh menyebarkan kebencian kepada pembela penista agama, berarti kita tidak boleh menyebarkan kebencian kepada para pembela pengedar narkoba dan para pendukung koruptor."

    Ahmad Dhani, yang juga suami biduan Mulan Jamila, juga menyatakan kedatangannya untuk diperiksa polisi ini sekaligus untuk menegaskan, "Bahwa saya ini adalah penyeru kebencian kepada pembela penista agama.”


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Richard Muljadi Ditangkap Ketika Menghirup Kokain, Ini Bahayanya

    Richard Muljadi ditangkap polisi ketika menghirup kokain, narkotika asal Kolombia yang digemari pemakainya karena menyebabkan rasa gembira.