Pasangan Deddy Mizwar - Dedi Mulyadi Unggul di TPS SBY

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY memberikan keterangan kepada media usai nyoblos di TPS, Bogor, Rabu, 27 Juni 2018. Demokrat

    Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY memberikan keterangan kepada media usai nyoblos di TPS, Bogor, Rabu, 27 Juni 2018. Demokrat

    TEMPO.CO, Bogor - Pasangan Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi unggul dalam penghitungan suara pemilihan gubernur Jawa Barat atau pilgub Jabar di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 06 Nagrak, Kabupaten Bogor, Rabu, 27 Juni 2018. Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memberikan hak suara di TPS itu.

    Pasangan Deddy-Dedi, yang diusung Partai Demokrat dan Partai Golkar, memperoleh 119 suara dari 247 surat suara sah. Sedangkan jumlah surat suara rusak atau tidak sah sebanyak enam suara.

    Pasangan yang diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera, Sudrajat-Ahmad Syaikhu, menempati posisi kedua dengan perolehan 86 suara. Di urutan ketiga, pasangan calon nomor urut 1, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, mendapatkan 32 suara. Sedangkan pasangan TB Hasanuddin-Anton Charliyan menempati posisi terakhir dengan perolehan 10 suara.

    Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Aep Nurbaeni mengatakan pemilih dalam daftar pemilih tetap berjumlah 315 orang. Namun hanya 253 pemilih yang menggunakan haknya di TPS 06 Nagrak. "Sekitar 80 persen penduduk yang menggunakan hak pilihnya,” kata dia.

    Dalam pencoblosan tadi pagi, SBY datang bersama istrinya, Ani Yudhoyono. Mereka didampingi Edhi Baskoro Yudhono alias Ibas dan istrinya, Siti Ruby Aliya Radjasa. SBY dan keluarganya memberikan dukungan penuh kepada pasangan Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi dalam pilgub Jabar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.