Gaji Belum Dibayar, Satu Operator Transjakarta Tak Beroperasi

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 22.1.a.-Transjakarta-perluas-jaringan-tahun-ini__TERKAIT

    22.1.a.-Transjakarta-perluas-jaringan-tahun-ini__TERKAIT

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Steady Safe Tbk, salah satu operator bus Transjakarta, tidak beroperasi hari ini, Kamis, 18 Oktober 2018. Alasannya, sopir yang bekerja pada perusahaan itu melancarkan mogok kerja karena gaji mereka belum dibayar.

    Baca: Koridor 13 Transjakarta Akan Terhubung ke Bandara Soekarno-Hatta

    Kepala Hubungan Masyarakat PT Transjakarta Wibowo membenarkan aksi mogok para sopir Steady Safe itu. "Memang mereka menyampaikan, ada masalah internal,” katanya. Namun aksi itu tidak mengganggu operasional Transjakarta secara keseluruhan. “Informasinya besok mereka sudah kembali beroperasi."

    Menurut Wibowo, PT Steady Safe melayani penumpang di Koridor 2, 11, dan 12. Mereka mulai beroperasi hingga pukul 23.00 WIB. Masalah pembayaran gaji sopir, kata Wibowo, tidak ada hubungan secara langsung dengan PT Transjakarta.

    Baca: Bos Transjakarta Sebut Kecelakaan Bus Mayoritas Faktor Eksternal

    Wibowo mengatakan, PT Transjakarta sudah melaksanakan kewajiban kepada semua perusahaan yang menjadi operator bus, termasuk kepada Steady Safe. "Saya pastikan tidak ada masalah pembayaran,” katanya. Ia berharap Steady Safe bisa menyelesaikan masalah internal mereka secepatnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPK Berencana Menghapus Hasil Penyadapan 36 Perkara

    Terdapat mekanisme yang tak tegas mengenai penghapusan hasil penyadapan 36 penyelidikan yang dihentikan KPK.