Kantor Media Katadata di Senayan Dibobol Pencuri

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pencurian atau pembobolan rumah. chronicle.co.zw/

    Ilustrasi pencurian atau pembobolan rumah. chronicle.co.zw/

    TEMPO.CO, Jakarta - Kantor media Katadata, sebuah kantor berita tentang data dan riset online di bidang ekonomi dan bisnis, yang berlokasi di Kompleks Rukan Permata Senayan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, dibobol pencuri pada Sabtu malam, 16 November 2019, sekitar pukul 23 WIB. Pencuri merusak kamera CCTV di lokasi sebelum membawa kabur sejumlah komputer.

    "Jumlah kerugian sedang dihitung," ujar Co-Founder dan Managing Director Katadata Ade Wahyudi saat dihubungi Tempo, Senin siang, 18 November 2019.

    Ade menerangkan, adanya pencurian diketahui petugas satpam kantor berita itu pada Senin pagi ini. Petugas satpam curiga dengan pintu kantor yang dikunci menggunakan borgol. Setelah dibuka, si petugas baru mengetahui kantor dibobol maling.

    Ia lalu melaporkannya ke satpam Rukan Permata Senayan. Dari hasil koordinasi itu, diketahui yang memasang borgol sebagai kunci kantor adalah satuan pengamanan kompleks rukan.

    "Yang mengunci pakai borgol itu adalah satpam pengelola rukan," katanya sambil menerangkan satpam kantor pada hari kejadian sedang mudik ke kampung halaman dan baru kembali Senin. "Satpam pengelola rukan curiga pintu terbuka. Dia kunci pintunya dengan borgol, tapi tidak info ke kami," ujar Ade.

    Saat ini Kepolisan Sektor Kebayoran Lama tengah memeriksa kantor perusahaan media, data dan riset online di bidang ekonomi dan bisnis tersebut. Ade mengatakan para karyawan untuk sementara dilarang masuk ke kantor untuk memberi ruang penyelidikan anggota polisi.. 

    CEO Katadata Metta Dharmasaputra sudah mengetahui kantornya dibobol pencuri. Namun dia mengatakan sedang berada di Hong Kong untuk suatu urusan dan menyerahkan permasalahan ini kepada rekannya yang lain. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.