Tiga Pelajar Teler di Jalan di Manggarai, Lurah Akan Lakukan Ini

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mengintip penggerebekan pelajar dari balik tembok di kawasan Velbak, Kebayoran Lama, Jakarta, 22 Agustus 2014. Menurut warga, tempat penggerebekan memang sering dibuat `nongkrong` oleh pelajar sampai larut malam, lokasi juga dekat dengan sekolahan. Tempo/Nita Dian

    Warga mengintip penggerebekan pelajar dari balik tembok di kawasan Velbak, Kebayoran Lama, Jakarta, 22 Agustus 2014. Menurut warga, tempat penggerebekan memang sering dibuat `nongkrong` oleh pelajar sampai larut malam, lokasi juga dekat dengan sekolahan. Tempo/Nita Dian

    TEMPO.CO, Jakarta - Lurah Manggarai Budi Santoso menyatakan akan menindaklanjuti kasus pelajar diduga konsumsi narkoba jenis tembakau gorila. Para pelajar itu, tiga di antaranya tak sadarkan diri di jalanan, berasal dari SMP dan SMA yang berbeda-beda.

    "Saya akan mendatangi sekolah ketiga pelajar itu besok pagi," kata Budi pada Kamis malam, 28 November 2019.

    Budi menyatakan tidak ingin kejadian serupa terulang kembali. Kedatangannya ke sekolah akan meminta adanya tindakan tegas terhadap siswanya yang kedapatan mengkonsumsi narkoba. 

    "Mereka masih pelajar sudah konsumsi narkoba, jelas-jelas itu membahayakan dan terlarang," kata Budi.

    Budi menganggap kejadian pelajar didapati dan ditangkap warganya karena konsumsi narkoba sebagai persoalan serius dan memprihatinkan. Ia juga menyarankan agar pelajar tersebut diberi sanksi tegas seperti pencabutan Kartu Jakarta Pintar (KJP) milik masing-masing.

    "Ini sebagai efek jera, agar tidak ada lagi pelajar yang bermain-main dengan narkoba. pelajar pemegang KJP tugasnya belajar bukan konsumsi narkoba," kata Budi.

    Selain mendatangi sekolah, Budi juga mengungkap rencananya memanggil orang tua ketiga pelajar. Dia berharap bisa memberikan arahan agar keluarga ikut mengawasi pergaulan anak-anaknya.

    Seperti diberitakan sebelumnya tiga pelajar kedapatan tak sadarkan diri di pinggir jalan sekitar kawasan Manggarai. Mereka ambruk dan tak sanggup bangkit lagi, sedang beberapa rekannya lari dengan terhuyung. Diduga mereka mengkonsumsi narkoba jenis tembakau gorila.

    Adapun identitas ketiga pelajar berjenis kelamin laki-laki tersebut inisialnya IP (14) pelajar SMP Negeri 145, FP (15) pelajar SMP Nurul Islam dan RA (15) pelajar SMA YMIK 2.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.