Kasus Terus Bertambah, Ini Hasil Investigasi Hepatitis A di Depok

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi hepatitis. Shutterstock.com

    Ilustrasi hepatitis. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Depok – Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita mengungkapkan hasil investigasi dinas memgenai awal mula penyebaran virus Hepatitis A di Depok. Menurut dia, virus itu mulanya diketahui diderita seorang petugas kebersihan atau OB yang juga penjaga kantin SMPN 20 Depok.

    “Sebelum kejadian ini ramai, si OB itu kena sakit hepatitis, diduga virus ini tersebar melalui makanan yang disajikan oleh OB itu,” kata Novarita dikonfirmasi Tempo, Kamis, 5 Desember 2019.

    Novarita mengatakan, hingga hari ini, penderita Hepatitis A di Kota Depok sudah mencapai 262 kasus. “Iya betul sudah menyebar, enggak tau juga penyebarannya tapi yang pasti di sekitar SMPN 20 dan sekitar lingkungan rumah para siswa,” kata dia.

    Menurut Novarita, jumlah kasus bisa saja bertambah mengingat saat ini sudah memasuki musim penghujan. “Musim hujan banyak sekali penyakit, apalagi kalau lingkungan kotor,” ujarnya.

    Untuk itu, Novarita mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kebersihan dan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

    Pemerintah Kota Depok sebelumnya telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) terkait kasus Hepatitis A. Status itu berlaku sejak 20 November 2019 hingga 20 Januari 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.