Tolak DWP 2019, Ormas Bakal Demo di Balai Kota dan JIExpo Kemayoran

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penonton membuat tulisan untuk mendukung DJ idolanya, Hardwell di DWP 2017 hari kedua di Jiexpo, Jakarta, 16 Desember 2017. Tempo/Fakhri Hermansyah

    Penonton membuat tulisan untuk mendukung DJ idolanya, Hardwell di DWP 2017 hari kedua di Jiexpo, Jakarta, 16 Desember 2017. Tempo/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Gerakan Pemuda Islam atau GPI Jakarta Raya bakal menggelar demonstrasi di Balai Kota Jakarta dan JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat pada Kamis, 12 Desember 2019. Humas aksi, Rahmat Himran, mengatakan GPI menolak penyelenggaraan Djakarta Warehouse Project atau DWP di Ibu Kota.

    "Kami dari Gerakan Pemuda Islam sangat mengutuk keras kegiatan DWP yang akan dilakukan di JIExpo karenamerupakan event maksiat terbesar di Asia," kata Rahmat saat dihubungi, Selasa, 10 Desember 2019.

    Menurut Rahmat, GPI menolak acara musik yang mewadahi warga untuk berpesta pora. Rahmat mengklaim, dalam tiga tahun belakangan ini beberapa anggota GPI sengaja datang ke DWP memantau kegiatan di dalamnya. Hasilnya bahwa pengunjung justru mengonsumsi minuman keras.

    "Setiap tahun kami menyusup dalam acara tersebut," ujar Rahmat. "Para penikmat maksiat akan berkumpul JIExpo Jakarta dan melakukan pesta baik itu seks bebas maupun narkoba dan kegiatan minuman keras," lanjut dia.

    Dia memperkirakan sekitar dua ribu orang akan turut menggeruduk Balai Kota dan JIExpo lusa mendatang. Hingga kini, dia menambahkan, beberapa organisasi kemasyarakatan (ormas) sudah mengonfirmasi mengikuti aksi. Ormas itu antara lain Gerakan Pemuda Jakarta (GPJ), Forum Umat Islam Bersatu (FUIB), Forum Syuhada Indonesia (FSI), serta Forum Mahasiswa dan Pemuda Indonesia (FMPI).

    DWP 2019 bakal diselenggarakan di JIExpo Kemayoran pada 13-15 Desber 2019. DWP merupakan acara musik bergenre electronic dance music yang menampilkan sejumlah disc jockey atau DJ baik lokal maupun internasional.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.