Sehari Setelah Digeruduk, AEON Mall JGC Beroperasi Normal

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Situasi AEON Mall, Cakung, Jakarta Timur sehari setelah digeruduk massa, Rabu, 26 Februari 2020. Tempo/M Yusuf Manurung

    Situasi AEON Mall, Cakung, Jakarta Timur sehari setelah digeruduk massa, Rabu, 26 Februari 2020. Tempo/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - Sehari setelah digeruduk massa, AEON Mall di kawasan Jakarta Garden City, Cakung, Jakarta Timur kembali beroperasi dengan normal. Pantauan Tempo pada Rabu petang, 26 Februari 2020, toko-toko di tiga lantai pusat perbelanjaan itu telah buka.

    "Jam 10 pagi tadi mulai buka," ujar Satpam AEON Mall, Kurniawan kepada Tempo, Rabu, 26 Februari 2020.

    Menurut Kurniawan, mall akan beroperasi seperti biasa, buka pukul 10.00 dan tutup pukul 22.00. Dia berujar, kondisi AEON Mall sudah kembali normal. Menurut dia, tiga mobil Brimob tadi pagi juga masih berjaga di sana. Ketika Tempo ke lokasi petang hari, sudah tidak terlihat mobil polisi yang berjaga. Hanya saja, setidaknya ada tiga personel polisi berkeliaran di dalam AEON Mall.

    Dari tiga lantai yang dikunjungi, tidak terlihat ada toko yang tutup. Pengunjung juga tampak lalu lalang di dalamnya, baik untuk mencari makan di foodcourt di lantai 3F maupun berbelanja di lantai-lantai lainnya.

    Wahana bianglala di atap AEON Mall juga tampak beroperasi. Pengelola wahana tersebut, Tomy berujar tak ada penurunan jumlah pengunjung karena peristiwa penggerudukan oleh sejumlah massa, Selasa, 25 Februari 2020.

    "Karena ini weekday memang cenderung sepi ya. Kecuali pas weekend baru ramai. Kalau masalah yang kemarin enggak terpengaruh sih," kata Tomy.

    Seorang pengunjung AEON Mall yang ditemui Tempo, Hendra mengaku sudah tidak khawatir datang ke pusat perbelanjaan itu. Menurut dia, polisi sudah menangani kasus ini. "Pelakunya kan sudah ditangkap juga," ujarnya.

    Corporate Communication Departemen Head PT Modernland Realty, Gunawan Setyo Hadi mengatakan AEON Mall membeli lahan kepada perusahaannya di kawasan Jakarta Garden City. Menurut dia, operasional mal tidak terkait dengan perusahaan pengembang.

    "Tapi menurut saya kejadian kemarin itu kerusakannya minor, mungkin tidak begitu terdampak pada operasional AEON sendiri," kata dia.

    Penggeredukan AEON Mall berlangsung pada Selasa, 25 Februari 2020. Massa melakukan perusakan sejumlah aset mall tersebut. Polisi telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka. Sebanyak enam di antaranya merupakan anak-anak. Para tersangka dijerat dengan Pasal 170 juncto Pasal 160 dan Pasal 406 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau KUHP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.