Perbaikan Pipa Bocor, Suplai Air Aetra Bakal Terganggu Hari Ini

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas pengelolaan air bersih Aetra menemukan pipa air ilegal, saat melakukan penertiban. Kegiatan ini dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan, tingkat kehilangan air (Non Revenue Water), dan menindak warga yang kedapatan melakukan pencurian air dengan cara, pemutusan sambungan dan pidana. Tanjung Priok, Jakarta Utara, 19 Maret 2015. TEMPO/Dasril Roszandi

    Petugas pengelolaan air bersih Aetra menemukan pipa air ilegal, saat melakukan penertiban. Kegiatan ini dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan, tingkat kehilangan air (Non Revenue Water), dan menindak warga yang kedapatan melakukan pencurian air dengan cara, pemutusan sambungan dan pidana. Tanjung Priok, Jakarta Utara, 19 Maret 2015. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Perbaikan secara permanen pipa bocor milik Aetra di Jalan Raya Penggilingan, Jakarta Timur, membutuhkan waktu selama 12 jam mulai Kamis malam nanti, 27 Februari 2020. Kebocoran itu terjadi pada pipa induk distribusi air. 

    "Selama proses pengerjaan, pelanggan di wilayah Cakung, sebagian Duren Sawit serta sebagian Cilincing akan mengalami gangguan suplai air," ujar Corporate and Customer Communication Aetra Air Jakarta, Astriena Veracia di Jakarta, Kamis pagi.

    Penyempurnaan pekerjaan teknis perbaikan pipa air di Jalan Raya Penggilingan dilakukan PT Aetra Air Jakarta mulai pukul 21.00.

    Pekerjaan ini memerlukan waktu kurang lebih 12 jam sebab jaringan pipa induk berada di kedalaman tanah sekitar tujuh meter yang membutuhkan perhatian khusus.

    "Selama terjadi gangguan, kami siagakan mobil tangki bagi pelanggan yang membutuhkan akses air bersih," katanya.

    Kebocoran pipa induk berdiameter 800 milimeter pada Senin, 17 Februari sempat berdampak pada terganggunya distribusi air bersih menuju rumah penduduk di empat kelurahan.

    Area yang signifikan terdampak pipa bocor itu berada di Kelurahan Penggilingan, Rawa Terate, Pulogebang dan Ujung Menteng. "Tapi kami sudah berupaya menekan dampak gangguan seminimal mungkin," kata juru bicara Aetra itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.