Peluang PAD dari Wisatawan Gowes, Bima Arya Akan Bikin Jalur Sepeda di Bogor

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Bogor Bima Arya mensterilkan pedestrian di lingkar Kebun Raya Bogor di Kota Bogor, Sabtu, 19 September 2020. Kredit: ANTARA/HO/Pemkot Bogor

    Wali Kota Bogor Bima Arya mensterilkan pedestrian di lingkar Kebun Raya Bogor di Kota Bogor, Sabtu, 19 September 2020. Kredit: ANTARA/HO/Pemkot Bogor

    TEMPO.CO, Jakarta - Wali Kota Bogor Bima Arya mengungkapkan ia sering melihat ramai orang dari Jakarta bersepeda ke Kota Hujan itu.

    Ia pun mengungkapkan hal ini bisa menambah potensi pendapatan asli daerah atau PAD Kota Bogor.

    "Pada akhir pekan, Sabtu dan Minggu, saya melihat ramai sekali orang dari Jakarta dan sekitarnya yang bersepeda di Kota Bogor," kata Bima Arya, di Kota Bogor, Selasa, 24 November 2020.

    Menurut Bima Arya, Kota Bogor sebagai kota jasa dan pariwisata harus dapat menangkap peluang wisata sebesar-besarnya, termasuk wisata olahraga.

    Guna memaksimalkan potensi wisata olahraga tersebut, Bima Arya mengusulkan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor untuk membangun jalur khusus sepeda di tengah Kota Bogor.

    Jalur sepeda yang diusulkan Bima Arya adalah di Jalan Sudirman, Jalan Pemuda, dan Jalan Ahmad Yani. "Saya juga suka melihat warga bersepeda di sekitar Katulampa," katanya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Eko Prabowo, mengatakan, Pemerintah kota akan mendapat bantuan dana untuk pembangunan jalur khusus sepeda dari Badan Penyelenggara Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

    Menurut Eko Prabowo, bantuan dana tersebut sekitar Rp 2,4 miliar pada tahun anggaran 2021, untuk pembangunan jalur khusus sepeda di jalan nasional, yakni Jalan Raya Pajajaran Kota Bogor.

    "Rencananya, jalur khusus sepeda itu akan dibangun mulai dari perempatan Jambu Dua sampai ke pertigaan Jalan Raya Pajajaran ke Jalan Jalak Harupat, dekat Lippo Pangrango," katanya.

    Eko Prabowo memperkirakan, jalur khusus sepeda tersebut, bentuknya pembatasan dengan jalur kendaraan umum lainnya serta diberi warna berbeda.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fatwa MUI Nyatakan Vaksin Covid-19 Sinovac Berstatus Halal, Ini Alasannya

    Keputusan halal untuk vaksin Covid-19 itu diambil setelah sejumlah pengamatan di fasilitas Sinovac berikut pengawasan proses pembuatan secara rinci.