Cerita Pemulung yang Diduga Ditemui Risma di Thamrin: Minta Dibelikan Kompresor

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Nursaman, 60 tahun, pemulung yang ditemui Menteri Sosial Tri Rismaharini, saat ditemui di daerah Manggarai, Jakarta Selatan, pada Kamis, 7 Januari 2021. Tempo/Adam Prireza

TEMPO.CO, Jakarta -Nursaman, 60 tahun, pemulung yang diduga ditemui Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Risma di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, pada Senin, 4 Januari lalu mengatakan tak sempat mengobrol dengan mantan Wali Kota Surabaya itu.

Menurut Nursaman, saat itu dirinya tengah tidur dan terbangun lantaran rombongan Risma lewat.

“Saya bangun tidur, bu Risma ngelongok. Terus jalan lagi,” kata Nursaman saat Tempo temui di Jalan Minangkabau Timur, Manggarai, Jakarta Selatan, pada Kamis, 7 Januari 2021.

Baca juga : Diduga Pemulung yang Ditemui Mensos, Nursaman: Saya Gak Tau Itu Bu Risma

Nursaman mengatakan saat itu dirinya tak tahu kalau yang mendatanginya itu adalah Menteri Sosial. Ia baru tau setelah diberi tau oleh rekannya sesama pemulung. “Itu tuh yang baju putih Bu Risma,” ujar Nursaman menirukan perkataan rekannya.

Nursaman bercerita, saat itu dirinya tengah berkeliling dari Manggarai, Kuningan, dan Sudirman-Thamrin untuk memulung. Sebenarny, Nursaman ingin sekali dapat berbincang dengan Risma.

Ia ingin minta dibelikan mesin kompresor angin. Nursaman berencana membuka usaha tambal ban di pinggir Kali Minangkabau, Manggarai, Jakarta Selatan, dekat tempat dia tinggal.

"Kalau sempet ngobrol, saya ingin dibantu dibelikan mesin kompresor. Keterampilan saya kan tambal ban,” tutur dia. Saat itu, kata Nursaman, ia ingin menyusul Risma untuk mengutarakan permintaannya, namun takut karena banyak pengawal di sekitar politikus PDIP itu.

Nursaman memang pernah membuka usaha tambal ban tahun 1965 lalu di Jalan Dr Wahidin Raya, Jakarta Pusat, dekat Taman Lapangan Banteng. Ia diajak oleh seorang bernama Jono, pria asal Semarang, untuk menjalani usaha tersebut.

Kini Nursaman sehari-hari bermata pencaharian sebagai pemulung. Setiap hari ia keliling Ibu Kota untuk mencari barang bekas yang bisa dijual kembali. Sudah dua tahun ke belakang dirinya tinggal di trotoar yang menempel dengan Kali Minangkabau, Manggarai, Jakarta Selatan.

Tempo melihat lokasi tempat Nursaman tinggal. Di sana terdapat sejumlah barang bekas yang ia kumpulkan. Nursaman mengatakan biasa tidur beralaskan plasti dan kardus bekas di sana. Jika hujan turun, ia tidur di halaman toko penjual furnitur, sekitar 5 meter dari bibir kali.

Nursaman mengatakan tak berminat jika diajak pindah ke Balai Penampungan Sementara Kementerian Sosial di Bekasi, Jawa Barat.

Pria asal Indramayu itu lebih memilih untuk membuka usaha tambal ban. “Saya biasa di sini. Pengennya dikasih bantuan mesin kompresor, buka usaha tambal ban di dekat situ,” kata Nursaman. Ia menunjuk halte yang berada di depan pom bensin Jalan Minangkabau, Manggarai, Jakarta Selatan.

ADAM PRIREZA






Payung Hukum Program Regsosek BPS Rp 4,17 Triliun Dinilai Tak Jelas

10 hari lalu

Payung Hukum Program Regsosek BPS Rp 4,17 Triliun Dinilai Tak Jelas

Nasib program Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) yang sekarang dijalankan Badan Pusat Statistik atau BPS terombang-ambing. Kenapa?


Risma Minta Jakarta Punya Transportasi Umum Khusus Disabilitas

19 hari lalu

Risma Minta Jakarta Punya Transportasi Umum Khusus Disabilitas

Menteri Sosial Tri Rismaharini ingin Jakarta memiliki kendaraan sejenis city car yang khusus untuk penyandang disabilitas


Kelurahan Kalibaru Cilincing Jadi Proyek Percontohan Penanganan Kemiskinan Terpadu

19 hari lalu

Kelurahan Kalibaru Cilincing Jadi Proyek Percontohan Penanganan Kemiskinan Terpadu

Kemensos akan membangun pengolahan ikan teri, penyediaan air bersih, dan pusat komunitas di Kelurahan Kalibaru, Cilincing untuk atasi kemiskinan


BPS Temukan 224 Tunawisma di Jakarta Barat

39 hari lalu

BPS Temukan 224 Tunawisma di Jakarta Barat

Badan Pusat Statistik mengadakan pendataan terhadap warga yang tidak mempunyai tempat tinggal atau tunawisma dalam kegiatan Regsosek 2022


Risma Salurkan Santunan untuk 125 Ahli Waris Tragedi Kanjuruhan

4 Oktober 2022

Risma Salurkan Santunan untuk 125 Ahli Waris Tragedi Kanjuruhan

Setiap ahli waris korban tragedi Kanjuruhan mendapatkan bantuan sebesar Rp 15 juta dan paket sembako.


Kemensos Rancang Program Bansos untuk Lansia, Disabilitas dan Yatim Piatu Rp 493 Miliar

1 Oktober 2022

Kemensos Rancang Program Bansos untuk Lansia, Disabilitas dan Yatim Piatu Rp 493 Miliar

Kementerian Sosial sedang mencoba mengembangkan program bansos khusus untuk disabilitas, lansia, dan anak yatim piatu. Seperti apa bentuknya?


Calon Gubernur DKI 2024, Survei: Risma Kalahkan Anies Baswedan, Ada Gibran dan Grace Natalie

25 September 2022

Calon Gubernur DKI 2024, Survei: Risma Kalahkan Anies Baswedan, Ada Gibran dan Grace Natalie

NSN mengungkapkan, mantan Ketua Umum PSI Grace Natalie masuk bursa Calon Gubernur DKI Jakarta untuk Pemilihan Gubernur 2024.


Hasto Kristiyanto Ungkap Usulan Nama Calon Gubernur DKI Jakarta dari PDIP

22 September 2022

Hasto Kristiyanto Ungkap Usulan Nama Calon Gubernur DKI Jakarta dari PDIP

Risma mengatakan pilihan calon Gubernur DKI Jakarta merupakan hak prerogatif Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.


Kemensos Bakal Bagikan BLT Khusus Yatim Piatu hingga Lansia pada Desember 2022

16 September 2022

Kemensos Bakal Bagikan BLT Khusus Yatim Piatu hingga Lansia pada Desember 2022

Bantuan ini, kata Risma, dianggarkan setelah Kemensos mendapat dana tambahan sebesar Rp400 miliar dari Kementrian Keuangan.


Mensos Risma Klaim Sudah Salurkan BLT BBM ke 12,7 Juta Kepala Keluarga

16 September 2022

Mensos Risma Klaim Sudah Salurkan BLT BBM ke 12,7 Juta Kepala Keluarga

Pemerintah bakal memberikan BLT BBM sebesar Rp600 ribu untuk enam bulan kepada 20,65 juta keluarga kurang mampu.