Epidemiolog Guyon Virus Corona Berterima Kasih Kepada Indonesia...

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi virus Corona atau Covid-19. Shutterstock

    Ilustrasi virus Corona atau Covid-19. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Epidemiolog Universitas Indonesia, Pandu Riono, berguyon tentang varian baru virus corona B117 yang sudah ditemukan di Indonesia.

    Dia menyatakan Covid-19 berterima kasih kepada Tanah Air lantaran sudah ramah menerima kedatangan virus asal Cina itu.

    "Virus berterima kasih kepada negara Indonesia, karena ini negeri yang sangat ramah terhadap virus. Jadi harus mengucapkan terima kasih dengan memberikan virus yang lebih baik, lebih efisien cara penularannya," kata Pandu Riono sembari tertawa saat dihubungi, Kamis, 4 Maret 2021.

    Virus yang dia maksud lebih efisien adalah mutasi Sars-CoV-2 bernama B117. Virus Corona atau Covid-19 jenis baru ini pertama kali terdeteksi di Inggris.

    Pada 2 Maret 2021, Kementerian Kesehatan Indonesia mengumumkan dua orang Indonesia terinfeksi varian baru Covid-19 B117.

    Dua orang itu adalah pekerja migran Indonesia (PMI) atau TKI dari Arab Saudi. Kini mereka diisolasi di Karawang, Jawa Barat.

    Pandu berujar, pemerintah harus memperkuat pengetesan dan pelacakan. Tujuannya untuk mencegah penyebaran Covid-19 B117 meluas. Selain itu, penerapan protokol kesehatan 3M juga perlu ditingkatkan.

    Baca juga : Setahun Pandemi, Epidemiolog: Indonesia Butuh 2 Tahun Lagi Perang Lawan Covid-19

    "Ini yang harus menjadi perhatian kita, karena kita masih abai," ujar dia.

    Epidemiolog UI ini menuturkan, cara ini seharusnya juga diterapkan meski tidak ada virus baru. Pencegahan Covid-19, Pandu melanjutkan, dilakukan dengan cara yang sama apapun jenis virusnya.

    LANI DIANA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.