Wagub DKI Berharap Formula E di Jakarta Dapat Digelar Tahun 2022

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana kawasan Monumen Nasional di Jakarta, Senin, 22 Maret 2021. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan pelaksanaan balapan Formula E ditunda ke tahun 2022 karena pandemi virus corona belum mereda di Jakarta. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Suasana kawasan Monumen Nasional di Jakarta, Senin, 22 Maret 2021. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan pelaksanaan balapan Formula E ditunda ke tahun 2022 karena pandemi virus corona belum mereda di Jakarta. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih berharap program balap mobil listrik Formula E di Ibu Kota tetap dapat digelar pada tahun 2022. Namun Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria enggan menjelaskan secara rinci teknis bagaimana Formula E di Jakarta akan digelar.

    Menurut Wagub DKI itu, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai Badan Usaha Milik Daerah yang diberi tugas penyelenggaraan Formula E yang akan menjelaskan secara teknis. Termasuk ke mana perginya anggaran untuk acara balap mobil listrik itu manakala batal digelar.

    "Harapan kami program yang sudah dicanangkan, dijadwalkan, diagendakan tidak batal dan dapat dilaksanakan sebaik mungkin," ucap Riza Patria di Balai Kota DKI pada Kamis malam, 14 Juli 2021.

    Pemprov DKI Jakarta telah menggelontorkan dana sebesar Rp 560 miliar sebagai commitment fee untuk penyelenggaraan Formula E. Sebanyak Rp 360 miliar digunakan untuk commitment fee tahun 2020 dan Rp 200 miliar untuk tahun 2021.

    Adapun FIA telah merilis kalender Formula E untuk musim 2022. Dalam laporan yang dipublikasikan Marca, terdapat 16 seri balapan yang akan digelar di 12 negara di dunia.

    Jika dilihat pada kalender Formula E musim 2022, Jakarta tidak masuk dalam daftar dari 16 seri balapan tersebut. Namun masih ada satu seri yang belum diputuskan, yakni seri 9 yang akan digelar pada 4 Juni 2022.

    Seri yang kosong tersebut terkonfirmasi akan diisi oleh Jakarta. Pendiri sekaligus direktur kejuaraan Formula E, Alberto Longo mengatakan pihaknya telah memiliki kontrak kerja sama dengan Indonesia, tepatnya Jakarta.

    "Rencana kami adalah pergi ke sana (Jakarta). Tapi gubernur sendiri telah meminta sedikit waktu untuk mengumumkan balap mobil listrik di Jakarta. Itu sebabnya kami telah memperpanjang tanggal," ucap Longo, dikutip dari Motorsport, Selasa, 13 Juli 2021.

    Penambahan Jakarta ke kalender Formula 2022 akan ditentukan dalam pertemuan dewan FIA World Motor Sport Council di Paris, Perancis pada 15 Oktober mendatang.

    Tahun lalu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta penyelenggaraan Formula E 2021 ditunda akibat pandemi Covid-19.

    Baca juga: Dana Bank Garansi Formula E untuk Jaminan, Wagub DKI: Sudah Dikembalikan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.