Media Asing Ungkap Keluhan Soal Suara Azan, Wagub DKI: Tak Usah Dipermasalahkan

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin malam, 11 Oktober 2021. TEMPO/Lani Diana

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin malam, 11 Oktober 2021. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO. Jakarta - Wakil Gubernur atau Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta semua pihak menghormati seluruh agama yang ada di Indonesia. Dia merespons pemberitaan media asing soal keluhan warga Jakarta yang merasa terganggu dengan bunyi pengeras suara. Alat pengeras itu berasal dari masjid dekat rumah dan salah satunya membunyikan suara azan.

    "Dari nenek kita dulu, leluhur kita sudah ada azan, tapi tidak usah dipermasalahkan. Kalau ada media asing bisa disampaikan, bahwa inilah Indonesia," kata dia di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Kamis, 14 Oktober 2021.

    Riza Patria menuturkan, pihaknya bakal mengecek domisili warga Ibu Kota yang mengeluh. Menurut dia, azan sudah menjadi panggilan salat, sehingga tidak perlu dipersoalkan.

    Selama ini, tutur dia, Indonesia adalah negara yang demokratis dan warganya saling menghargai. "Dan azan itu kan tidak berpanjang-panjang, tidak berlama-lama, hanya beberapa menit saja," kata politikus Partai Gerindra itu.

    Baca juga: Maju Calon Gubernur DKI? Riza Patria: Tak Ada Pikiran Seperti Itu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Perlu Diketahui Tentang Kemenangan Indonesia di Thomas Cup 2020

    Kemengan Jonatan Christie di Thomas Cup 2020 menandai kemenangan Tim Merah Putih. Sejumlah catatan ditorehkan oleh regu yang menang atas Cina ini.