Viral Penumpang KRL Pukul dan Ludahi Petugas, KAI Commuter: Dapat Ditenangkan

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi KRL. TEMPO/Ninis Charunnisa

    Ilustrasi KRL. TEMPO/Ninis Charunnisa

    JAKARTA- Sebuah video viral di media sosial menggambarkan seorang wanita paruh baya mengomeli dan memukul petugas pengawalan kereta di Kereta Rel Listrik atau KRL Commuterline. Manager External Relations KAI Commuter Adli Hakim mengatakan peristiwa itu terjadi pada Kamis, 21 Oktober 2021 sekitar pukul 11.40 WIB.

    Adli menjelaskan, saat itu KRL tengah dalam perjalanan dari Stasiun Parungpanjang menuju Stasiun Tanah Abang. Di tengah perjalanan, wanita paruh baya yang ada di video itu, kata Adli, beberapa kali mengganggu kenyamanan penumpang lain.

    Ia juga sulit untuk menerapkan protokol kesehatan dan tak kooperatif saat ditegur oleh petugas. "Namun, dengan kesabaran petugas, pengguna itu dapat ditenangkan dan turun di stasiun tujuannya," ujar Adli dalam keterangan tertulis pada Jumat, 22 Oktober 2021.

    Video viral itu direkam oleh petugas keamanan yang dimaksud oleh Adli. Terlihat beberapa kali dirinya dimaki oleh wanita paruh baya yang tak memakai masker.

    "Sabar saja, sabar," ujar petugas keamanan itu kepada penumpang lain. Ia memang terlihat tak menggubris makian yang dilontarkan kepadanya.

    Wanita itu juga terlihat meludahi petugas keamanan sekali sebelum memukul menggunakan kardus yang ia bawa. Menerima pukulan itu, petugas keamanan yang merekam video tetap tak merespon dan kembali mengatakan sabar.

    Adli hakim meminta penumpang untuk melapor ke petugas keamanan kereta manakala ada penumpang lain yang mengganggu keamanan dan ketertiban. "Dengan kerja sama pengguna dan para petugas dj lapangan, ketertiban menggunakan KRL dapat kita jaga untuk kenyamanan bersama," ujar dia.

    Baca juga: PT KAI Pindahkan Layanan KRL Bogor-Kota di Stasiun Manggarai ke Lintasan Layang

    ADAM PRIREZA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sembilan Hakim MK Terbelah dalam Putusan Uji Materil UU Cipta Kerja

    Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan uji formil UU Cipta Kerja. Ada dissenting opinion.